Kotak Puzzle

Kisahnya ada seorang wanita muda yang tinggal di sebuah daerah yang sangat terpencil. Ia tidak punya keluarga dan teman serta tidak menikah. Hal yang menghiburnya sehari-hari adalah bermain teka-teki puzzle. Setiap malam dia duduk sendirian di meja dapur dan menyelesaikan sebuah puzzle.

Hingga suatu saat di sebuah malam yang gelap dan hujan, ketika dia sedang beres beres, dan mencoba memindahkan lemari pakaiannya dia menemukan sebuah kotak berdebu di baliknya. Dia mengambilnya dan saat itu pula dia menyadari jika kotak tersebut adalah kotak puzzle.

Namun kotak penutupnya sudah memudar, sehingga dia tidak bisa melihat gambar di atasnya. Rasa ingin tahunya dan kegemarannya akan puzzle membuatnya tidak sabar untuk segera memecahkan puzzle tersebut. Diapun membawanya ke dapur dan mulai bermain disana.

Saat dia mulai menyatukan puzzle tersebut, dia sungguh merasa terkejut bercampur heran, sebab ternyata gambar yang ia bentuk adalah gambar sebuah ruangan dimana dia duduk saat ini. Dan sosok di tengah puzzle tersebut ternyata adalah dirinya sendiri. Dengan tangan gemetar dia meletakan empat keping puzzle terakhir.

Dalam gambar, dia melihat dirinya duduk di meja dapur dan di jendela belakangnya adalah wajah seorang yang gila, menyeringai dan mengacungkan kapak. Karena ketakutan wanita ini tidak berani menoleh. Tiba-tiba terdengar suara kaca pecah, wanita ini pun semakin ketakutan.

Secara reflek dia berteriak, namun terlambat. Suara teriakannya tidak pernah terdengar, karena sebuah kapak menebas kepalanya sampai dengan mulutnya, membelahnya menjadi bagian yang telah terpisahkan antara kepala, mulut dan badannya.