Berlindung Dari Nafsu Dan Ahklak Yang Tercela

Ternyata jadi Remaja itu nggak mudah, ya? Tadi pagi Puput ada acara ke Gedung BNN. Kita di terangin soal narkotika dan obat-obat yang lerlarang. Sebenarnya sih secara umum, Puput pikir remaja sudah pada tahu kok. NAZA itu berbahaya dan tidak bagus. Tetapi begitu di kasih tahu informasinya secara detil, terus dikasih lihat vcd sama buku-bukunya. Ternyata itu jauh lebih mengerikan dari yang Puput dan teman-teman tahu.

Kenapa ya remaja banyak yang tergoda narkoba?

Puput sangat sedih memikirkannya.

Terus pulangnya di busway Puput baca koran. Ada berita tentang tawuran remaja. Padahal masalahnya itu  hanya sepele banget terkadang. Bukan ngecilin tapi gak sebanding banget dengan akibatnya? Luka bekas tusukan? Atau mungkin pula nyawa yang dalam kemarahan kita hilangkan?

Lagi remaja pelakunya.

Pas di rumah, Bang Hamka nunjukin berita di koran. Tentang pemerkosaan anak di bawah umur oleh remaja yang berusia empat belas tahunan, gara-gara sering menonton vcd porno. Obrolan berlanjut ke masalah maraknya hubungan yang bebas di kalangan remaja. Bahwa sekian persen dari remaja di DKI sudah pernah melakukan hubungan terlarang dengan pacarnya masing-masing.

Na’udzubillahi min dzalik.

Puput tahu orang-orang dewasa juga pasti punya kecenderungan dan dosanya sendiri. Tapi Puput tiba-tiba takut banget, Puput juga khawatir dengan nasib abang-abang Puput. Moga aja Allah SWT menjaga mereka, ya?

Jadi teringat juga dengan kisahnya si Elisa di masa lalunya, ketika dia masih menjadi model remaja yang ngetop dan terlanjur melakukan kesalahan dengan pacarnya ( buat yang belum tahu, bisa baca di My Pinky Moment Aisyah Putri, ya!). Syukurlah si Elisa kini bisa bertaubat secara bersungguh -sungguh dan memulai hari dengan ke Islaman dan ke Imanan yang baru. Tetapi bagaimana dengan yang tidak? Dan yang masih larut dalam hawa nafsunya?

Saking kepikirannya. Puput sengaja beli buku doa yang lebih lengkap. Pengen tahu ada ngak sih doa untuk menjauhkan kita dari  hawa nafsu yang ngak baik? Apalagi sebagian besar remaja masih sulit di atur dengan logika, bawaannya mau yang instan dan gampang saja. Semuanya itu menuruti kata hati dan kurang memikirkan akibatnya.

Eh, ternyata Puput nemu, lho. Puput terus berdua dan di hapalkannya.