Dressing Time!

Hari ini Linda ulang tahun. Put dan beberapa teman di sekolah diundang datang ke rumahnya. Katanya sih, Mama Linda udah nyiapin sesuatu yang spesial buat Linda.

Dari Mimi dan Ayu yang paling rajin cari kabar burung or jadi detektif amatir dadakan. Katanya yang paling spesial itu berbagai macam makanan yang selama ini belum pernah Linda rasakan.

Yang di undang juga ngak banyak. Palingan beberapa teman sekelas, yang emang di kenal akrab sama Mamanya Linda. Dan untungnya acaranya itu pas hari minggu, jadi Insya Allah Put dan semua temen-temen bisa hadir.

Yang udah-udah sih kalau Linda, Elisa atau Put yang ulang tahun, dimulai dengan baca doa, terus nasehat dan ucapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberi kita umur panjang, dan semoga umur yang panjang ini di barengi dengan amal yang baik (amin!), terus bagi-bagi kado, dah itu baru deh makan-makan.

Tiup lilin! Ih, ngak lagi. Itu mah ngak ada di tradisi kita. kalau ada temen-temen Put yang ulang tahun terus pake acara tiup lilin, ya itu sih terserah mereka aja.

Terus, kira-kira Put pake baju apa ya. Dy.

O ya Put kan masih ada simpanan hadiah dari Bang Vince, waktu  Bang Vince ulang tahun. Atau pake hadiah dari  Bang Hamka dan Bang Iid, juga waktu abang –abang Put itu ulang tahun. Atau dari Bang Harap.

Bingung kan? Hehe…di keluarga Put memang beda. Kalau abang-abang Put ulang tahun, maka mereka wajib memberikan hadiah buat Put.

Ehm…coba kita lihat dulu ya!

Dari Bang Vince, baju putih polos, rok putih dengan renda pink. Plus jilbab berenda pink dengan motif bunga yang juga berwarna pink. Hmmm…lumayan tapi kesannya kayak SPG lagi dalam masa training, hehehe.

Hadiah Bang Harap baju panjang kotak-kotak kecil biru, rok panjang bahan jeans belel di padu dengan bahan biasa warna putih, slayer garis-garis panjang dengan warna model Bob Marley, dan jilbab indian etnik. Wah terlalu rame.

Kalau dari Bang Hamka kemeja tangan panjang warna coklat tanah (ini istilah Bang Hamka aja!), celana jeans model bootcut, jilbab pink.

Nah, hadiah dari Bang Iid rok panjang hitam dengan garis vertical di samping kiri dan kanan, plus baju panjang warna merah hati (ini lumayan mahal lho soalnya dari merk terkenal) di tambah jilbab hitam motif merah.

Duh… bingung juga pake yang mana. Cap cip cup dulu, deh!

Ehm, yang mana ya?

Taraa…

Doa berpakaian

“Bismillahirrahmanirrahim. Ya, Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu akan kebaikan pakaian ini dan yang berkaitan dengannya”

Sip! Sekarang hati Put sudah mantap, Put akan memilih hadiah dari… Mama!

Lho?

Iyalah baju dari Mama kan masih baru dan lagi baru seminggu yang lalu di berikannya ke Put dan yang penting belum pernah dipakai sekali pun juga.

Waktu itu Mama membelikan hadiah buat Put itu di sebuah pusat perbelanjaan yang terkenal. Belinya barengan sama kado buat adik sepupu Mama yang tinggal di Bandung dan kebetulan mampir ke rumah.

Puput pakai dulu bajunya ya.

“Bismilahirrahmanirrahim Allahumma inni as-aluka min khoirihi wa khoiri maa huwa lahu wa a’uudzu bika min syarrihi  wa syarri maa huwa lahu”

Artinya;

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon, kepada-Mu akan kebaikan pakaian ini dan yang berkaitan dengannya. Aku berlindung kepada Mu dari kejahatannya dan dari kejahatan yang diakibatkan”

Nah, sekarang Put udah cantik, ih muji diri sendiri! Hehehe…

E…eh tungu. Dy belum tau kan yang Put pake?

Ini dia! Baju blus warna hijau muda dengan motif ukiran di bagian kedua lengan, bawahan rok batik warna yang didominasi warna hijau daun, dan jilbab warna hijau muda motif bunga-bunga kecil warna putih.

Tapi kenapa semuanya didominasi warna hijau, ya? Sungguhan. Put heran juga dengan selera Mama.

Oh ya, waktu Put memakai baju tadi, rasanya ada selembar surat dari Mama yang belum sempat Put baca. Terbukti dari tulisannya yang rada –rada keriting gimana gitu…(Maaf ya Ma….)

Ehm, ini dia tulisannya,

“Maaf ya Dik Sita, kakak Cuma bisa kasih ini dan gak bisa kasih apa-apa lagi. Mohon maaf salam buat keluarga di Bandung”

Hah? Dik Sita? Itu kan… nama sepupunya Mama?

Jadi…

Hoaaa…hadiahnya ketuker.

Hiks!