Manusia Di Halau Ke Padang Mahsyar

Semua manusia itu setelah dibangkitkan dari alam kubur itu, maka semuanya akan dihalau dan digiring menuju ke Padang Mahsyar dan di dalam cara penghalauan manusia itu berbeda-beda antara manusia yang satu dengan yang lainnya.

Sebagian manusia itu ada yang dihalau dengan cara berjalan kaki, ada yang memakai kendaraan dan ada pula yang berjalan dengan mukanya sendiri.

Hal itu adalah tidak lain dan tidak bukan adalah akibat dari amal perbuatan mereka  sendiri sewaktu masih hidup di alam dunia, dan sebagai bukti akan kebenaran keterangan tersebut di atas maka di tulis sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Abi Hurairah, bahwasannya Rasulullah Saw telah bersabda:

“Para manusia yang akan digiring ke Padang Mahsyar pada hari kiamat nanti yang pertama dalam keadaan yang berjalan kaki, kedua mereka yang berkendaraan dan yang ketiga mereka yang berjalan dengan menggunakan mukanya”

Di samping itu pula saat manusia itu dihalau atau digiring nanti itu ada dalam keadaan lapar ada yang dalam keadaan haus, dan ada pula yang dalam keadaan telanjang serta dalam keadaan buta.

Di dalam firman Allah SWT, telah dijelaskan dan disebutkan dengan benar, mengenai penghalauan atau penggiringan manusia ke Padang Mahsyar nanti dan itu telah disebutkan di dalam firman Allah SWT diantaranya adalah terdapat di dalam surat:

  1. Terdapat di dalam surat An Naml ayat 83 yang mana artinya adalah:

“Dan (ingatlah) hari (ketika) Kami kumpulkan dari tiap-tiap golongan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, lalu mereka dibagi-bagi (dalam kelompok-kelompok)”

  1. Berdasarkan pada firman Allah SWT, di dalam surat Maryam ayat 85-86 yang artinya adalah:

“(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat, dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke Neraka Jahanam dalam keadaan yang dahaga”

Dan di dalam satu riwayat yang lainnya telah disebutkan bahwa mereka orang-orang kafir akan dihalau dengan cara menggunakan tapak kaki mereka (berjalan tanpa alas kaki), dan orang-orang mukmin itu juga akan dihalau dengan kurban-kurban mereka itu sebagai kendaraannya.

Bahkan Sayyidina Ali pun telah berkata: “Orang-orang mukmin itu akan dihalau di Padang Mahsyar besok pada hari kiamat itu dengan berkendaraan dari kurban-kurban mereka”.