Menunggu Sidang Di Padang Mahsyar

Bagi orang yang telah pernah melakukan suatu kejahatan dan sementara ia masih dalam tahanan sebelum disidangkan di muka jaksa, maka hal ini atau keadaan seperti itu semua telah menunggu di suatu tempat tahanan yang bersifatnya sementara.

Mereka itu akan dibawa atau digiring, oleh petugas menuju ke tempat persidangan, di saat mereka akan dimulai untuk di sidang, dan di saat itu juga semua penonton akan memandang atau melihat bagaimana para penjahat itu waktu digiring ke tempat persidangan, sebagaimana wajah mereka dan bagaimana pula keadaan mereka sebelum mereka memasuki ruangan persidangan, padahal mereka itu telah di suruh untuk berkumpul dahulu pada tanah lapang yang sangat panas.

Semua manusia nanti juga akan mengalami hal yang sama seperti yang di atas, yaitu sebelum berlangsungnya persidangan Mahkamah Allah SWT, di Padang Mahsyar, namun mereka semua itu sudah dibangkitkan terlebih dahulu dari alam kubur, kemudian digiring dan dihalau ke suatu tempat yang sangat lapang untuk berkumpul, yaitu yang disebut dengan “Padang Mahsyar”

Antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya itu nantinya akan nampak berbeda-beda keadaannya, ketika para manusia itu dihalau atau digiring di tanah lapang nanti dan berada di dalam Padang Mahsyar itu begitu panasnya, sebab antara kepala manusia dan matahari itu letaknya sangat dekat sekali sampai-sampai keluarlah peluh mereka semua.

Adapun peluh mereka itu semua ada yang sampai pada kaki, lutut, dada, bahkan ada pula sampai ke leher dan juga telinga. Di samping itu juga wajah mereka pun kelihatannya berbeda-beda, ada yang kelihatannya wajah mereka yang berseri-seri dan bercahaya, adapula wajah dari mereka yang kelihatannya suram dan kusut.

Sehingga wajah orang yang demikian itulah sebagai pertanda dari orang-orang sewaktu hidup di dunia itu telah melaksanakan semua perintah Allah SWT, dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa, orang-orang yang beriman, dan beramal shaleh secara benar dan ikhlas hanya kepada Allah SWT.

Akan tetapi sebaliknya bagi orang-orang yang selama hidupnya di dunia mereka telah melakukan segala apa yang telah dilarang oleh Allah SWT, maka wajah mereka kelihatannya suram, cemas, tunduk, dan juga hitam kelam dan ternyata inilah yang dimaksud  dengan wajah dari orang-orang yang kafir serta durhaka kepada Allah SWT.

Sedangkan keadaannya nanti di Padang Mahsyar itu adalah rata dan lapang, tak satu pun tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di sana. Tak ada rumah bahkan tak ada tempat untuk berteduh, padahal di Padang Mahsyar itu bukan main panasnya.

Karena saking panasnya maka mereka telah berkata. Di manakah tempat lari untuk berteduh? Namun tak ada tempat yang mereka jumpai, sehingga pandangan mereka itu sama sekali tidak ada tujuan, malah mereka itu takut,  gemetar, dan juga panik sekali.

Demikian itu adalah merupakann balasan atau ganjaran bagi mereka yang ingkar akan peringatan dari Allah SWT. Dan adapun cara penghalauan manusia ke Padang Mahsyar keadaan manusia saat  di halau dan lain-lainnya itu adalah merupakan suatu rantai kegiatan dari persidangan Mahkamah Allah SWT nanti.