Awal Dari Sebuah Pertemuan (3)

“Arga lagi sedikit patah hati!” kata Tia.

“Maksudnya?” tanya Ressa.

“Lihat nih!” Tia menunjukkan postingan status Reni kepada Nina, Ressa, dan Feri.

“Dia pacarnya Arga?” tanya Feri.

“Bukan, tapi mau di deketin. Eh, malah dia punya gebetan yang dia suka!” jawab Arga dengan murung.

“Emang siapa dih gebetan dia? Dia suka sama siapa? Bisa aja kan kalau dia itu suka sama loe!” kata Nina.

“Suka sama gue? Mana mungkin, baru aja ketemu! Masa udah suka!”

“Siapa tahu aja bener! Pandangan pertama cuy!” kata Tia.

Tiba-tiba Arga teringat sesuatu? Dia ingat saat Reni memujinya karena dia berbeda dengan murid-murid cowok lainnya. Tak lama kemudian? Arga pun tersenyum. Membuat sahabat-sahabatnya keanehan melihatnya.

“Aneh loe! Tadi murung sekarang senyum-senyum sendiri!” kata Feri.

“Gue baru inget! Tadi waktu gue di data sama Kak Reni, dia muji gue. Katanya dia salut sama gue karena gue lebih baik dari murid-murid cowok seperti biasanya!” Arga tersenyum.

“Nah, yakinin aja kalau postingan status Kak Reni yang ini itu buat loe!” kata Tia.

“Udah, langsung pdkt-an aja cepet!” kata Ressa.

“Cepetan Ga! Sebelum keburu digebet orang lain!” kata Nina.

“Nanti kalau udah jadian jangan lupa ya PJ nya?” kata Feri tersenyum girang.

“Woke-woke!” Arga tersenyum senang.

Malam hari? Arga menonton film Harry Potter and the Chamber Of Secret di dalam kamarnya menggunakan Laptop. Tiba-tiba? Handponenya berbunyi! Diapun melihat Handponenya, ternyata ada yang mengirim pesan WhatssApp kepadanya.

Setelah melihat pesan WhatssApp itu? Arga langsung tersenyum senang, karena yang mengirimkan pesan WhatssApp kepadanya adalah Reni. Pesan WhatssApp itu berisi “Hei, jangan telat lagi ya datang ke Sekolahnya? Berangkatnya pagi-pagi banget!”

Sementara di dalam rumah Reni? Reni sedang menunggu balasan pesan WhatssApp dari Arga sambil duduk di kursi sofa yang berada di dalam ruangan tamu. Dia pun mendapat balasan pesan WhatssApp dari Arga, dan dia langsung tersenyum senang.

“Siap. By the way? Dapet nomor WhatssApp aku darimana?”

Kemudian mereka mulai membalas chattingan pesan WhatssApp satu sama lain.

“Aku dapet nomor WhatssApp kamu dari temen kamu Nina!”

“O”

“Cuma O doang?”

“Lagi ngapain?”

“Lagi duduk, kalau kamu lagi apa?”

“Lagi tiduran!”

Setelah pesan Arga itu? Reni bingung harus membalas apa, jadi dia memutuskan untuk tidak membalas pesan itu. Kemudian dia pergi ke Kamarnya untuk tidur. Ke-esokan harinya? Arga sedang bermain Handpone bersama Nina di bangku Kantin.

Sementara Ressa, Feri, dan Arga sedang memesan makanan kepada Ibu Kantin. Tanpa Arga sadari? Dari tadi disana ada Reni yang sedang duduk di bangku Kantin dan berada di belakangnya, dia terus memandangi Arga.