kisah Kasih di Sekolah Bagian 3

Sebelumnya kisah kasih di sekolah bagian 2.

Setelah sampai dirumah Melody, Melody pun turun dari motor milik Dimas dan berterimakasih kepada Dimas karena sudah mengantarkannya sampai kerumah.

“terima kasih ya kak, sudah mengantarkan aku sampai rumah.” Ucap Melody dengan tersenyum kepada Dimas
“sama-sama Melody, ya sudah kakak pulang dulu ya.” Balas Dimas
“tidak mampir dulu kak ?.” tawar Melody
“tidak usah, lagian juga ini kan sudah malam.” Balas Dimas
“ya sudah, hati-hati ya kak.” Ucap Melody
“ya Melody, kakak pulang dulu ya.” Ucap Dimas
“ya kak.” Balas Melody

Setelah itu, Melody pun memasuki rumahnya, kemudian ia mandi, berganti pakaian dan tidur. Lain halnya dengan Dimas, setelah ia sampai rumah, kemudian ia mandi, berganti pakaian dan tiduran sambil memikirkan kekasihnya itu.

“semoga saja aku dan kamu akan bersama selamanya ya Melody.” Ucap Dimas

Setelah itu, Rio pun tertidur hingga pagi. Kring…Kring…Kring. Suara alarm milik Melody pun berbunyi menandakan bahwa waktu sudah menunjukkan pukul 05.00. Tetapi Melody juga tidak bangun. Ibunya yang sudah bangun tidak mendengar anaknya bangun, lalu Ibunya pun menghampiri kamar Melody untuk membangunkan Melody. Setelah sampai di kamar Melody, Ibunya mengetok-ngetok pintu kamar Melody tapi tidak ada jawaban, Ibunya pun menjadi khawatir dengan keadaan Melody.

“tok..tok..tok.. Melody bangun nak, sudah hampir siang apa kamu ingin terlambat ke sekolah ?.” tanya Ibu Melody
“…..”
“nak, buka nak pintunya, Ibu ingin masuk.” Ucap Ibu Melody dengan wajah yang sangat khawatir
“…..”

Akhirnya dengan terpaksa, Ibunya pun membuka pintu yang ternyata tidak terkunci.

“nak, kamu kenapa nak ?.” tanya Ibu Melody
“emmm ..”
“badan kamu panas sekali, Ibu panggilkan dokter ya ?.” tanya Ibu Melody
“emm,, tidak usah Bu, aku baik-baik saja kok.” Balas Melody
“baik bagaimana, badan kamu tuh panas sekali.” Sahut Ibu Melody dengan wajah yang sangat amat khawatir
“tidak apa-apa kok Bu, mungkin dengan istirahat, kondisi Melody akan membaik.” Ucap Melody
“ya sudah, Ibu ambilkan komperan untuk kamu ya, dan Ibu mau menelpon pihak sekolah bahwa kamu tidak masuk sekolah untuk hari ini.” Ucap Ibu Melody
“ya Bu.” Balas Melody

Setelah itu, Ibunya pun turun kebawah untuk mengambil kompresan untuk anaknya itu dan menelpon pihak sekolah bahwa anaknya itu tidak masuk sekolah untuk hari ini. Dimas, kekasih sekaligus kakak kelas Melody yang sudah sampai di sekolah terlebih dahulu pun mencari kekasihnya itu ke kelas. Setelah sampai di kelas Melody, Dimas pun mencari Melody, tapi Dimas tidak melihat Melody. Akhirnya Dimas pun menanyakan kepada 2 orang sahabat Melody.

“hei, Sonya, Melody kemana ya kok belum datang ?.” tanya Dimas
“tadi kata Wali kelas aku sih katanya Melody sakit, jadi Melody tidak masuk hari ini.” Balas Sonya
“sakit ? apa mungkin gara-gara kemarin dia kehujanan ya ?.” ucap Dimas
“memangnya kemarin kakak dan Melody kehujanan ya ?.” tanya Allisa
“ya kemarin saat perjalanan pulang, tiba-tiba saja hujan deras, dan baju Melody basah semua, karena aku takut Melody sakit, aku kasih saja jaketku untuknya.” Balas Dimas
“emm, ya sudah, bagaimana kalau nanti pulang sekolah kita menjenguk Melody ke rumahnya ?.” tawar Allisa
“ide yang bagus tuh Allisa, ya sudah pulang sekolah nanti kita ke rumah Melody.” Ucap Sonya
“tapi aku pakai motor, kalian tidak apa-apa kan ?.” tanya Dimas
“tidak apa-apa kok kak, kami bisa naik angkutan umum kok.” Balas Sonya
“emm, ya sudah, aku ke kelas dulu ya, bye.” Ucap Dimas
“bye kak.” Balas Allisa dan Sonya

Bel pulang sekolah pun berbunyi. Dimas bersiap-sipa untuk menjenguk kekasihnya itu. Tidak lupa juga dia membeli bunga untuk kekasihnya. Lain hanya dengan Allisa dan Sonya, sebelum mereka pergi untuk menjenguk Melody, sahabat mereka, mereka pergi membeli buah-buahan untuk Melody. Sesampainya mereka di rumah Melody, mereka memencet bel yang ada di samping pagar rumah Melody.

“Tring..tring..tring.”

Setelah mereka memencet bel, akhirnya Ibu Melody pun keluar dan menghampiri Dimas, Allisa dan Sonya.

“ekh, ada teman-temannya Melody, silahkan masuk nak.” Ucap Ibu Melody
“terima kasih Tante.” Ucap Dimas

Sesampainya di kamar Melody, Dimas pun langsung menghampiri Melody, dan meminta maaf kepada Melody, menurut dia karena dialah penyebab Melody sampai sakit seperti ini.

“Melody, maafkan aku ya, gara-gara aku, kamu jadi sakit seperti ini.” Ucap Dimas dengan nada bersalah
“tidak, ini bukan salahmu kak, ini salahku.” Balas Melody
“tidak, ini salah kakak, maukah kamu memaafkan aku Melody ?.” tanya Dimas dengan wajah nada bersalah
“aku sudah memaafkanmu kak, sebelum kakak minta maaf juga aku sudah maafkan kakak.” Balas Melody
“terimakasih Melody, kakak janji akan selalu ada di sampingmu, entah dalam keadaan suka maupun duka.” Ucap Dimas dengan tepatnya
“terimakasih kak.” Ucap Melody
“sama-sama.”balas Dimas

Akhirnya, dimanapun dan dalam keadaan apapun Dimas selalu ada di samping Melody untuk selamanya.