ATG – Chapter 788 – Jasmine Ku (1)

ATG – Chapter 788 – Jasmine Ku (1)

Yun Che dengan santai memperhatikan lukanya sebelum memfokuskan pikirannya dan melangkah ke arah bunga Netherworld Udumbara.

Empat kelopak bunga mengeluarkan cahaya ungu yang sangat aneh dan fantastis. Saat Yun Che berada di jarak seratus lima puluh meter dari bunga itu, dia dengan jelas merasakan jiwanya di tarik oleh tangan tak terlihat. Yun Che terhenti, mengambil nafas panjang sebelum dia berbicara dengan nada suara tenang, “Jasmine, jangan khawatir. Aku tidak sebegitu menyedihkan hingga bisa mati karena aku terlalu percaya diri pada kekuataan ku. Selain itu, hidup ku terhubung dengan hidup mu. Alasan jiwa ku hampir dicuri oleh bunga Netherworld Udumbara awalnya karena aku belum pernah merasakan rasa ngeri yang sesungguhnya, jadi aku tidak cukup mempersiapkan diri ku.”

“Bagaimanapun, sekarang ini, aku sedikit tahu metode yang bunga itu gunakan untuk mencuri jiwa seseorang. Dengan fakta hanya tersisa empat kelopak bunga membuat kemungkinan bunga itu tidak semengerikan dulu. Jika aku menggunakan semua kekuataan dan usaha ku untuk mencoba hal ini, itu tidak juga menjamin aku akan gagal. Aku juga memiliki Sky Poison Pearl dengan ku, selama aku bisa mendekati bunga itu, memanen bunga itu tidak masalah sama sekali.”

“Jika hasil akhirnya kacau balau dan aku tidak punya harapan sukses, lalu aku akan menyerah.”

“Hmph!” Jasmine mendengus marah lalu dia menjawab, “Lagi pula, aku tidak bisa menghentikkan kamu apapun yang aku katakan, jadi aku tidak akan menganggu mu lagi! Ketika kamu tersiksa hingga kamu memohon mati kemudian, jangan salahkan aku tidak memberikan mu lebih banyak peringatan!”

“Aku mengerti itu.”

Kedua tangan Yun Che perlahan mengenggam erat menjadi tinju lalu keningnya merajuk bersama dengan erat… Sepanjang hidup ini, dia yakin dia tidak akan bisa lupa betapa mengerikannya kemampuan mencuri jiwa bunga Netherworld Udumbara. Sekarang dia berpikir tentang itu lagi, seluruh jiwanya mulai merasa ngeri tak terkendali lalu ketakutan yang sangat muncul di hatinya.

Jika sesuatu di tempatkan di depan dia adalah sesuatu yang lain, bahkan jika itu harta legendaris, artifak tenaga dalam tak tertandingi atau bahkan gunung kristal suci, dia berpaling tanpa sedikit rasa ragu dan pergi tanpa memandang lagi… karena dia pastinya tidak ingin merasakan sakitnya di ambil dari dirinya lagi.

Tapi apa yang di hadapan dia adalah bunga Netherworld Udumbara … Hanya satu-satunya bunga  Netherworld Udumbara di dunia ini.

“Aku pasti berhasil!”

“Hah!!”

Yun Che berbisik sebelum mengeluarkan teriakan keras. Seluruh tubuhnya mulai terbakar lalu dia naik ke udara, berlari dengan seluruh kekuataan menuju bunga Netherworld Udumbara.

Pertama kali dia mendekati bunga Netherworld Udumbara dan terpengaruh dengan kemampuan mencuri jiwa bunga itu, semua kekuataannya di tubuhnya tiba-tiba menghilang… Jadi kali ini, dia ingin melihat apakah dia bisa menggunalan kecepatan penuhnya untuk mencapai bunga Netherworld Udumbara dalam seketika.

Ding…

Sinar ungu jahat berada di hadapannya bersinar dan dunia  menjadi benar-benar hening. Setelah itu, jarum es yang tak terhitung jumlahnya menusuk jiwanya ketika tangan kegelapan yang tak terhitung keluar dari jurang  demi merobek jiwanya berkeping-keping…

Bang!!

Yun Che jatuh ke tanah setelah dia jatuh dari langit. Semua api di tubuhnya padam. Jiwanya terkoyak dan di ikuti dengan rasa sakit yang sangat di sebabkan luka dalam, seluruh tubuhnya kejang-kejang tak terkendali. Tiap helai rambut dan sel di tubuhnya gemetar.

Dia mengertakkan giginya dengan seluruh tenaganya, memaksa jeritan kesakitan tidak keluar dari mulutnya. Rasa sakit yang tak tertahankan, membuat pandangannya menjadi kabur tapi dia masih bisa melihat cahaya ungu indah yang aneh dengan jelas. Cahaya itu berada sekitar lima puluh meter dari dia.

Itu juga cahaya ungu ini membuat dia terus menghindar mematahkan jiwa dalam sepotong. Dia memaksa dirinya berdiri dan mencoba berjalan ke depan menuju cahaya ungu. Tapi setelah dia berjalan satu langkah ke arah cahaya itu …

Itu hanya satu langkah mendekati ke bunga itu… dengan segera, ribuan jarum menusuk jiwanya lalu sepuluh ribu mata pisau menusuknya…

Saat dia harus melakukan serangan mematikan ke Moon Slaughter Devil Sovereign, membuat tubuhnya terluka parah, dia bahkan tidak mengeluarkan rengekan kesakitan. Tapi sekarang, Yun Che berteriak. Hanya berjalan satu langkah mendekat seperti halnya berjalan melewati neraka dan menemukan neraka lainnya di dalam neraka itu. Dia bisa merasakan tubuh dan jiwanya di koyak menjadi kepingan dan potongan kecil. Ini rasa sakit yang melebihi semua rasa sakit yang pernah Yun Che rasakan sebelumnya, itu bahkan melebihi rasa sakit yang Yun Che sendiri pahami!

Ditambah lagi, rasa sakit yang sangat ini menimbulkan rasa ngeri!

Ketakutan dan kengerian menelan semua keingunan dan keberanian Yun Che yang tersisa. Tubuhnya bereaksi dengan sendirinya lalu dia terjatuh terguling-guling ke belakang.

Perasaan jiwanya di tebas dan pikirannya di liputi dengan rasa sakit yang dramatis, berkurang tiap inchi dia mundur. Saat pikirannya menjadi jernih kembali, dia mendapatkan kembali kendali atas tubuh dan kekuataannya. Yun Che lanjut terhuyung-huyung mundur.Dia akhirnya berhenti saat dia mencapai jarak dimana dia bisa menahan rasa sakitnya. Kedua lututnya tenggelam ke tanah lalu dia menggunakan tangannya untuk menopang dirinya. Dia bernafas dengan berat dan keringat bercucuran dari keningnya seperti hujan lebat. Dalam sekejap mata, tanah di bawahnya menjadi basah kuyup.

“Haah… Haah… Haah…”

Tubuhnya kejang tak terkontrol lebih dari sepuluh nafas lalu  dia mengambil nafas panjang. Di saat ini, Yun Che merasa seperti dia harus bertahan dari siksaan paling kejam di seluruh dunia … Tidak! Rasa sakit ini jauh lebih mengerikan dibanding segala macam siksaan yang bisa dia bayangkan.

Dia memalingkan wajahnya, mengangkat wajah putih pucat ke arah posisi dimana dia berada sebelumnya. Tempat ini hanya sekitar empat puluh lima meter jauhnya dari bunga Netherworld Udumbara. Dia bisa merasakan batasan jarak yang bisa dia tahan. Jika dia mencoba untuk maju, bahkan jika itu hanya sedikit langkah kecil … dia tidak sanggup menahan rasa sakitnya.

Dia juga tidak bisa membayangkan neraka seperti apa yang menunggu dia jika dia terus lanjut berjalan maju. Dia juga bisa membayangkan dunia mengerikan apa yang menunggu dia saat dia tinggal selangkah lagi dari bunga Netherworld Udumbara.

Empat puluh lima meter… Bagi dia, normalnya ini jarak yang sangat pendek.

Tapi di tempat ini, ini tampak bahkan lebih jauh dan lebih membuat putus asa dibanding jarak ratusan juta kilometer.

Satu langkah adalah satu langkah menuju jurang terdalam …. Satu langkah seperti melewati jurang!

“Apa kamu … baik-baik saja?” Jasmine bertanya dengan suara khawatir. Tapi saat dia menyadari rasa khawatir di suaranya, dia segera merubah nada suaranya menjadi dingin, “Hmph! Ini hasil kamu memandang tinggi kekuataan mu sendiri! Aku akan mengatakan ini sekali lagi! Bunga Netherworld Udumbara bukan sesuatu yang seseorang dari planet mu bisa dekati! Rasa sakit jiwa di curi, kamu sekarang telah merasakan ini kedua kalinya! Sejujurnya, fakta kamu tidak pingsan patut di puji! Karena rasa sakit macam ini, bahkan jika itu adalah aku … bahkan jika itu adalah seorang dewa dalam legenda, ini masih sangat sulit untuk di tahan ! Apalagi seseorang seperti kamu!”

Saat Jasmine selesai berbicara, Yun Che berdiri sekali lagi. Setelah itu dia berpaling dan menatap bunga Netherworld Udumbara lagi. Tapi kali ini,tekad tak tergoyahkan di matanya yang sudah sejak lama hilang  lalu rasa takut malah menggantikannya.

Di beberapa tahun terakhir, Yun Che tidak takut akan apapun—apa itu kekuataan yang tak bisa di tahan, menghadapi kematian, atau kekuataan alam yang dia tidak bisa lawan …

Ini kali pertama dia pernah merasakan ketakutan karena “rasa sakit.”

Crack!

Dia mengenggam keras tangannya hingga dia mematahkan dua jari tangannya … tapi wajah pucatnya tak bergeming. Karena itu tidak bisa di banding dengan gigitan semut saat dia membandingkan rasa sakit yang dia pernah alami saat jiwanya di curi.

Kakinya mulai bergerak lalu dia mulai berjalan ke arah bunga  Netherworld Udumbara lagi.

“Apa yang kamu lakukan?” Tindakannya membuat terkejut Jasmine. Dia tahu dengan jelas rasa sakit seperti apa Yun Che tahan dan dia juga merasakan kengerian pada dia. Jadi dia berpikir Yun Che tidak pernah akan mencoba  mendekati bunga Netherworld Udumbara lagi… dan mungkin, dia mungkin bahkan tidak berani untuk menatap itu lagi tapi dia sekarang … mencoba mendekati bunga itu lagi!

“Aku masih… belum… gagal!!” Yun Che berkata dengan parau. Tapi kata-kata yang dia keluarkan masih gemetaran karena rasa takut yang tersisa.

“Kamu… Apa kamu benar-benar tidak mau menyerah!? Apa kamu benar-benar hanya akan menangis saat kamu melihat kuburan mu!?” Jasmine berteriak dengan marah.

“Ini bunga Netherworld Udumbara … itu tepat di hadapan ku! Itu hanya berjarak enam puluh meter jauhnya sekarang! Jika aku kehilangan keberanian untuk melanjutkan karena halangan kecil ini, lalu  bagaimana … aku bisa menemui kamu selanjutnya!?”

“Aku!?” Jasmine berteriak terkejut, “…Apa halangan kecil!? Bagaimanapun dalam dunia ini adalah halangan kecil bagi kamu!? Rasa sakit  pada tubuh mu merasuk ke jiwa mu dan luka jiwa bukan sesuatu yang bisa dibandingkan dengan rasa sakit fisik  .” Jasmine merasakan rasa sakit jiwa terbakar sekali dalam hidupnya dulu. Itu ketika dia mewarisi tenaga dalam Heaven Slaughter Star God. Jadi dia mengerti dengan jelas tentang rasa sakit ini! Bahkan seseorang sekuat dia akan gemetar ketakutan tiap dia mengingat pengalaman itu. Dan hingga hari ini, dia masih tidak punya keberanian untuk mengalami hal itu kedua kalinya!

Tapi demi bunga Netherworld Udumbara tak lengkap, Yun Che mau untuk menghadapi rasa sakit ini untuk ketiga kalinya!!

Yun Che tidak menunggu jawaban Jasmine. Dengan teriakan keras, dia berlari ke arah bunga Netherworld Udumbara saat  Jasmine tercengang.

Empat puluh lima meter…

Jarak ini membuktikan batasannya lagi. Sekali lagi, Yun Che  merasa semua kekuataan dalam tubuhnya menghilang lalu dia jatuh ke tanah. Dia memaksa membuka matanya sangat lebar tampak seperti matanya akan meledak dan dia mengertakan giginya sangat keras hingga hampir patah lalu dia melangkah maju.

“UWAAAAAAHHHHHHH!!”

Tangis kesakitan  bergema di seluruh ujung Moon Slaughter Devil Nest. Itu sangat nyaring hingga kerikil di tanah mulai bergetar Rasa sakit jiwa terkoyak adalah sesuatu Yun Che tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata dan ide untuk melakukan bunuh diri untuk kabur dari rasa sakit ini muncul di kepalanya.

Satu hal yang tersisa di tubuhnya dan pikirannya adalah insting untuk “melarikan diri”… untuk kabur apapun resikonya! Tangisan nyaringnya lanjut mengoyak udara, tubuh Yun Che bergelinding dan jungkir balik ke belakang … Saat pikiran dia jernihnya pulih, dia telah jungkir balik enam puluh meter jauhnya.

Wajah Yun Che menjadi semakin pucat dibanding sebelumnya dan seluruh tubuhnya berkedut dan gemetaran seperti serangga kejang-kejang akan mati. Keringat dingin mengalir jatuh dari tubuhnya. Dia mengertakkan giginya …kali ini, itu menghabiskan seluruh tiga puluh nafas sebelum akhirnya tubuhnya berhenti gemetar.

“Itu cukup, jangan mencoba itu lagi. Berapa kali aku sudah memberi tahu kamu, itu tidak mungkin bagi kamu untuk berhasil! Kamu hanya menderita untuk hasil yang nihil!” Saat ini, Jasmine tidak memarahi dia dan seseorang bisa mendengar sedikit gemetaran dalam suaranya. Pada awalnya, dia benar-benar yakin tidak peduli betapa kuatnya kemauan, saat seseorang mengalami rasa sakit jiwa di curi, itu akan meninggalkan ingatan gelap abadi dan orang itu tidak akan punya keberanian untuk memikirkan pengalaman itu. Tapi Yun Che… melemparkan dirinya sendiri lagi dan lagi.

Tindakan putus asanya sangat ekstrim itu seperti terpaksa meloncat ke jurang terdalam, bahkan dewa akan takut, berulang kali melakukannya. Ini bahkan bukan untuk memenuhi keinginan dirinya … itu semua untuk Jasmine  !!

Saat Yun Che harus menahan badai ruang waktu dalam Primordial Profound Ark, apa yang dia alami adalah rasa sakit fisik paling ekstrim. Jasmine kagum dengan  kemampuannya untuk menahan semua ini, tapi dia tidak terlalu terkejut dengan hasil akhirnya. Tapi dibandingkan dengan rasa sakit jiwa … ini berada level yang berbeda!!

Dengan paksa menarik jiwa dari tubuh … ini adalah proses yang jutaan kali lebih menyakitkan dibanding mengeluarkan semua tulang dan darah dari tubuh seseorang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *