ARK – Buku 05 Bab 01

ARK Buku 05 – Bab 1 – Dunia Bawah Tanah (Underground World)

 

-Summon Warwick dari Magic Sword.

 

Pedang yang terbentuk dari tulang belakang manusia itu mulai berguncang dan berdengung. Setelah beberapa saat, pedang itu jatuh dari tangannya.

 

“Eh? Apa-apaan ini?”

 

Pedag itu tertancap secara tegak ke dalam tanah dan berputar-putar di udara.

Oduduk, Odududuk, Crunch!

Suara yang mengerikan dapat terdengar dan pedang itu mulai berubah.

Tulang yang seperti mata gergaji mulai menjulur keluar dari kedua sisi pedang. Tulang itu mulai mulai membengkak dan bergerak dari satu sisi ke sisi lain, dari atas ke bawah, sampai mereka menyatu seperti sebuah puzzle rubik yang rumit. Itu mirip dengan transformasi robot yang sering muncul dalam film kartun animasi.

Hasilnya juga sama.

Pedang itu membentuk sebuah batang tubuh hitam berbulu, dihiasi dengan armor yang terbuat dari bagian logam mata gergaji tadi, dan sebuah pedang. Setelah melihat adegan transformasi dengan matanya sendiri, dia tidak dapat mengerti bagaimana sebuah pedang bisa berubah menjadi sebuah sosok seseorang. Well, robot dalam film kartun juga sama, tapi….

Biar bagaimanapun, Saw Blade (Pedang mata gergaji) itu berubah menjadi Skeleton Knight Lv 60.

 

‘Penjelasan pada Saw Blade menyebutkan kalau tulang belakang itu berasal dari seseorang yang diterlantarkan di neraka.’

 

Dia sudah melihat banyak hal di New World.

Efek spesial yang luar biasa sudah tidak luar biasa lagi. Tapi melakukan transformasi dengan cara seperti itu, dia tertangkap lengah.

Ark memandang dengan tampang bego.

Ketika Skeleton Knight Warwick mengangkat tubuhnya, sebuah api biru membara di dalam kantong matanya. Api itu bergerak ketika dia memalingkan kepalanya dan melihat pada Ark.

 

‘Apakah orang ini juga seseorang yang tidak punya sopan santun?’

 

Ark mengingat pertama kalinya dia bertemu dengan pemilik Magic Sword, Dunphil. Namun Warwick sangat berbeda dengan Dunphil.

Warwick membuka tulang rahangnya dan mulai berbicara.

 

“Orang asing……. Kamu kraken….. mengalahkannya?”

 

“Kenapa?”

 

Warwick langsung berlutut dan menunduk.

 

“Kepadamu…… Aku menyampaikan terima kasih dan rasa hormatku.”

 

“Apa?”

 

“Namaku Warwick… …Dulu aku dengan penuh kehormatan menyatakan kesetiaanku kepada Monarch (raja)…. Aku bertarung dengan barbarians dan menjadi seorang Honorable Knight. Tapi, setelah aku mati tanpa diduga…. sebuah roh jahat menangkap jiwaku pada Hills of the Dawn dan menyegelku ke dalam pedang ini agar aku tidak bisa pergi.”

 

“Hills of Dawn?”

 

Ark kebingugan sebelum terlambat menyadari artinya.

Itu adalah sebuah nama yang sering ditemui dalam buku sejarah New World.

 

“Hills of Dawn di Valhalla?”

 

Ini adalah pengetahuan umum! Valhalla adalah tempat bagi orang-orang mati pada Mitologi Norse. Seorang pejuang yang mati dengan terhormat di peperangan akan menerima undangan ke Tanah Suci dari dewa Odin. Mereka akan melatih keterampilan mereka disana sampai pada Perang Akhir, Ragnarok.

New World adalah game fantasi yang menerapkan berbagai macam mitologi dari berbagai belahan dunia. Dan di daratan utara, kebanyakan mitologi yang diberlakukan adalah mengenai dunia Nordic.

Warwick ingin secara langsung pergi menuju tanah suci itu, tapi malah tertangkap oleh Kraken.

Warwick menunjukkan penyesalan pada matanya sambil melanjutkan berbicara.

 

“Sejak saat itu, selama ratusan tahun…. …. ….rohku menjadi korup dan aku menjadi iblis… …kehormatanku telah ternodai. Itu adalah saat-saat yang mengerikan. Dengan mengakhiri mimpi buruk itu…. kamu telah membawa cahaya penyelamatan. Kamu dengan begini memperoleh ucapan terima kasihku.”

 

Tidak seperti yang satu lagi, Warwick tak diduga sangat sopan.

Wajah Ark menjadi gembira sambil menggaruk kepalanya.

 

“Well, karna kamu sudah mengucapkan terima kasihmu…..”

 

“Aku tau.”

 

Warwick mengangguk dan memunculkan sebuah tubuh.

 

“Kamu telah melepaskan kutukan dari Magic Sword…….. sekarang kamu memiliki kemampuan untuk memanggilku…. Alasan kenapa kamu memanggilku dapat mudah kumengerti….. Dan aku juga…. Aku sudah menunggu-nunggu saat ini!”

 

“Kamu menunggu?”

 

“Aku sudah pergi ke Hills of Dawn….. undangan itu juga sudah korup. ………….Namun, bertemu dengan seorang lawan yang sungguh terhormat telah membangkitkan semangatku seperti di masa lalu….. Jika kamu bisa duel…. Jiwaku akan terselamatkan…. … dan kekuatan dan pengalamanku akan menjadi pondasi bagimu….. itu akan menyenangkan! Sekarang… ….Siapa yang akan menjadi lawanku…. ….Siapa kamu? Tentu saja, jika summon-mu mengalahkan Kraken…. Kemampuannya pasti lebih baik dari yang kubayangkan! oohhh….. Semangat bertarungku sedang membara!”

 

Warwick tidak dapat menyembunyikan semangatnya dan berteriak, sambil menggoyangkan pedangnya.

Tulangnya menjadi hidup oleh karena hal ini.

 

“Sekarang, aku sudah siap…. semangat tarungku…. panggil dia sebelum aku menghilang!”

 

“Dia sudah di summon.”

 

“Apa?”

 

Warwick memeriksa di sekeliling kami dengan mata heran. Matanya yang berapi menemukan Dedric yang berdiri di tepi.

 

“Sangat jelas…. Aku merasakan roh Netherworld dari anak ini…. tapi….. ini sulit! Meskipun jiwaku sudah corrupt….. tubuhku tetaplah tubuh seorang ksatria terhormat! Bagaimana aku bisa melawan seorang anak kecil dengan menggunakan pedang?”

 

“Apa? Anak kecil? Hei, bung! Berapa tua kamu?”

 

Dedric yang berubah menjadi wujud seorang anak kecil berkata dengan marah.

Pada saat itu, Ark menunjuk pada Skull yang berguling-guling di lantai.

 

“Jangan khawatir soal itu, Warwick. Lawanmu disini.”

 

Tatapan Warwick mengikuti ujung jari Ark. Dan menemukan Skull yang tampak bangga setelah menerima nominasi dari Ark.

Tampaknya…….. sebuah keheningan yang canggung dan memalukan terjadi.

Warwick tampak terkejut sambil dia mengintip pada skull kemudian memandang pada Ark.

Sebuah lelucon ? Matanya yang membara itu seolah bertanya.

Ketika Ark menggelengkan kepalanya, Warwick yang biasanya sopan langsung berteriak.

 

“Aku sudah bersikap sopan kepadamu. Tapi kau sekarang menghinaku!”

 

“Maafkan aku, tapi inilah situasinya. Jadi tidak bisakah kamu mencoba dan bertarung?”

 

“Aku tidak bisa menahannya lagi, tidak peduli seberapa banyak kamu menolongku!”

 

Warwick mengancam dengan pedangnya sambil menghampiri Ark. Pada saat itu, Skull melompat dan menabrak ke Warwick.

Warwick tersentak lalu melangkah mundur. Skull telah menghentikannya. Dia menunjukkan tampang marah yang tidak biasa.

Warwick melihat pada Skull dengan mata terkejut.

Dia melakukan ini untuk beberapa saat seolah ada sebuah dialog yang terjadi diantara mereka berdua, sebelum Warwick akhirnya mendesah lalu mengangguk.

 

“Benar…… itu yang terjadi? Maafkan aku…… meskipun hanya tengkorakmu saja yang tersisa…… kamu juga adalah seorang pejuang yang mengenal rasa hormat….. Aku hanya melihat dari luar dan mengabaikanmu…. Aku minta maaf.”

 

Clack clack clack!

 

Setelah mendengar kata-kata itu, Skull mengangkat tinggi dagunya.

Namun, Warwick menggelengkan kepalanya.

 

“Semangat bertarung dan keberanianmu….. aku akui sepenuhnya….. tapi aku tetap tidak bisa menerima duel ini…. setelah melihatku kau akan meneyadarinya….. untuk sekarang kau masih kurang terlalu banyak….. sampai perbedaan kita dipersempit….. aku tidak akan menerima duel denganmu.”

 

Clack clack clack!

 

“Kau bisa katakan berapa kalipun kau mau, jawabanku tetap sama……. hatiku tidak akan terbakar dengan melawan lawan lemah….. aku tidak bisa pergi ke Hills of Dawn dengan duel seperti ini….. panggil aku lagi…. jika kau sudah meningkatkan kekuatanmu sampai cukup untuk melawanku.”

 

Skull tampak terkejut ketika dia menutup mulutnya.

Warwick mendesah lalu memandang Ark.

 

“Aku berhutang kepadamu….. namun, tidak peduli berapa kalipun kamu panggil aku….. Aku tidak bisa melawan lawan yang tidak membuatku bersemangat….. Pet-mu juga…… dan kau juga pasti tidak ingin menang dalam cara yang tidak terhormat.”

 

“Tidak, kurasa tidak?”

 

Ark menjawab dengan cepat.

Tidak terhormat? Apa kau bercanda?

Lagian, jika Skull menang, maka dia bisa berevolusi.

Juga, jika pertarungan melawan Warwick tidak sulit, maka dia akan lebih berterima kasih. Namun, Warwick lebih keras kepala dari yang dia bayangkan.

 

“Kuharap? Fu…. …untuk sesaat, aku pikir kau akan menyindir secara tidak langsung…. tapi, aku sudah berlebihan….. berpikir orang yang mengalahkan Kraken itu akan memiliki pemikiran seperti itu….. Aku minta maaf….. lagipula….. inilah alasan kenapa aku tidak bisa menerima duel ini…. dengan begini…..”

 

“Tidak, sepertinya ada kesalahpahaman….. aku bukan orang yang seburuk yang kau bayangkan. Bagus, itu bagus? Hey, Hey! Apa kau mendengarkanku? Woy! Aku bilang tunggu.”

 

Tapi, sebelum Ark bisa berkata banyak, Warwick sudah berubah kembali menjadi sebuah pedang.

Dedric mendengus dan bergumam.

 

“Dia tidak lucu.”

 

Ditto.

Dia tidak pernah menyangka kalau pemilik magic sword akan menolak berduel.

Pemilik magic sword benar-benar banyak macam.

Ark mendesah lalu mengangkat Saw Blade itu.

Lagipula, karena dia hanya bisa men-summon sekali dalam 24 jam, dia tidak bisa men-summon lagi. Dan kalaupun dia summon Warwick lagi, hasilnya juga akan sama dengan penolakan duelnya.

 

‘Dipikir-pikir lagi, Skull yang sekarang tidak punya peluang untuk mengalahkan lawan Lv 60….’

 

Saat ini, level rata-rata summonnya berkisar antara 45. Tapi, level rata-rata ini tinggi karena Dedric. Faktanya, Skull masih berada di sekitar Lv 45. Ditambah lagi, dia tidak punya skill offensif. Dia tidak berada dalam situasi dimana dia bisa melawan Warwick dan menang.

 

‘Mungkin memang lebih baik kalau dia menolak duel.’

 

Jika Skull mati, maka dia juga tidak bisa dipanggil lagi dalam 24 jam. Dengan begitu dia tidak akan bisa berlatih selama 24 jam. Dia memanggil Warwick untuk mengetahui statsnya dan dia menilai tidak ada alasan untuk berduel.

 

‘Untuk sekarang aku harus berpikir lebih banyak lagi.’

 

Meskipun itu mengecewakan, Ark menenangkan dirinya lalu mengambil pedang itu.

Damage dari Saw Blade lebih tinggi dari Lancel’s Sword. Tapi jika dia mempertimbangkan bonus Attack dari bertarung bersama Dedric, sang pemilik Magic Sword, maka Lancel’s Sword akan lebih berguna.

 

“Eh? Apaan ini? Skull, ada apa?”

 

Ark baru saja akan bergerak ketika Skull menarik ujung pakaiannya. Ark menjongkok kebingungan disaat Dedric bergumam.

 

“Ooh, benarkah? Benarkah? Ha, kata-kata itu?  Aku akan pass.”

 

“Apa maksudmu?”

 

“Ohehehe, Master. Skull bertanya kapan kau akan membuat makanan baru untuknya yang bisa membuatnya berubah? Apapun yang kau buat akan menenangkannya.”

 

“Apa? Skull, benarkah?”

 

Skull menganggukkan kepalanya.

Ark juga tau perasaan ini.

Sebenarnya Ark malah khawatir kalau Skull akan menjadi depresi setelah duelnya ditolak. Tapi sebaliknya, entusiasme Skull malah meluap. Meskipun Skull sekarang kehilangan ingatan dan tubuh masa lalunya,dia juga merupakan seorang Warrior yang terhormat.

Mungkin percakapan yang dia lakukan dengan Warwick adalah tentang hal itu. Dia juga pasti merasakan keinginan untuk menang dengan cara yang adil setelah mengingat masa lalunya. Dulu, Dedric juga akan makan gila-gilaan agar bisa membalas dendam kepada Dunphil. Tapi, Skull adalah seorang Warrior yang hanya akan makan demi kehormatan Ark dan dirinya sendiri. Magic sword ini mengambil sebuah peran motivator yang menginspirasi summonsnya. Dan itu akan membuat Petnya bertumbuh beberapa kali lebih kuat.

 

“Oke, Skull. Kalau begitu kau harus bersiap-siap menerima latihan yang lebih keras lagi.”

 

Setelah dia merangkum situasinya, Ark menyeberangi Bone Room (Ruang tulang).

Ruang dimana Kraken berada memiliki sebuah sisi yang ditutupi oleh sebuah pintu besi besar.

Penghuni Underground World telah mengukir kalimat ini pada pintu besi itu.

Tapi tuas untuk membuka pintunya telah rusak, namun ketika Ark mengalahkan Kraken, dia sudah tau bagaimana cara membuka pintu itu.

 

“Snake, lem ectoplasma!”

 

Pada perintah Ark, Snake membuka mulutnya lalu memuntahkan sesuatu.

Itu adalah tabung gas LPG dengan slime hijau yang berkedut di dalam tabung transparant itu. Setelah Kraken musnah, ini adalah item yang Snake temukan diantara tumpukan tulang dan items.

 

[Spirit Body Glue (Special)

Ini adalah lem yang terbuat dari ectoplasma yang bisa melekatkan tubuh dan roh. Sejak dulu, banyak tubuh telah diterlantarkan di neraka. Roh dari tubuh yang mati di labyrinth itu dikumpulkan oleh roh jahat, yang dicampur dengan kenajisan untuk membentuk ectoplasma ini. Insting untuk menempel ke ectoplasma sangat kuat. Juga, ketika ectoplasma disentuh, dia akan mengenali tubuhnya dan tidak akan bisa terpisah.

Ectoplasma itu akan menempel satu sama lain dan membentuk sebuah bongkahan besar, yang kemudian akan menyebar ke sekitarnya dan mengcorrupt segalanya. Itulah hasil dari corruption Kraken. Tapi, karna sekarang nukleus Kraken sudah hilang, roh dari orang-orang itu sudah kembali menjadi ectoplasma lagi.

Ketika ectoplasma digunakan, semua macam objek dapat menempel padanya. Pada dasarnya, tidak ada batasan ukuran pada tubuh spiritual. Ditambah lagi, sekali sebuah objek digabungkan, itu tidak akan lepas kecuali dimusnahkan. Menggunakan ectoplasma ini untuk bercanda sangat dilarang! Seseorang mungkin saja harus menghidupi seluruh hidupnya dengan tangan atau kaki menempel padanya.

{Jumlah pemakaian: 5 kali}]

 

Dengan kata lain, menggabungkan roh yang mati akan membuat sebuah lem.

 

-Aku kesepian dan bosan. Apakah tidak ada yang bisa kutempeli?

 

-Mr. Woo, apa yang kau lihat? Sesuatu untuk ditempeli?

 

-Hahaha, aku adalah lem. Tempelkan aku pada apapun!

 

Setelah mengguncang tabung itu, suara-suara dapat terdengar.

Ark melihat pada tabung itu dengan ekpresi aneh. Meskipun ini adalah sebuah game fantasi, menggunakan ectoplasma sebagai lem itu seperti sebuah film horror…..

Apalagi, jika perekatnya bergoyang sedikit saja, maka mereka akan mengeluh tiada akhir. Ini adalah item yang akal sehatmu tidak yakin, apakah harus tertawa atau takut.

 

‘Dimana bisa kupakai benda ini?’

 

Ketika dia pertama kali memeriksa itemnya, dia tidak bisa membayangkan dimana dia bisa menggunakannya. Jeez, meskipun lem ini bisa digunakan dimana-mana, kenapa dia menemukan item aneh ini pada saat ini.

Tapi setelah beberapa saat, Ark segera mengerti.

Jalan keluar dari Bone Room harus menggunakan tuas yang patah.

 

‘Aha, jadi meskipun aku mengalahkan Kraken, aku tetap tidak bisa membuka pintu ini.’

 

Ark menghampiri tuas itu dengan membawa sebuah tulang dengan ukuran yang sesuai. Dia membuka tabung yang berisi suara bergumam itu lalu membiarkan mereka keluar.

 

-Uoooh, Akhirnya aku keluar!

 

-Hebat. Tempel! Ayo tempel!

 

Setelah tulang itu didekatkan ke tuas, lem kental itu mengalir kesana dan merekatnya bersama-sama.

Sekali sudah merekat, tulang dan tuas itu tampak seolah-olah sudah seperti itu sejak dari awal. Ectoplasma juga tampaknya puas dan tidak bergumam lagi.

 

‘Sekarang aku akhirnya……’

 

Ark melihat ke pintu besi dengan gelisah.

Hanya ada satu hal lagi yang perlu dia lakukan!

Yaitu membuka pintu besi menuju Underground World. Itu adalah dunia baru yang belum pernah dilihat oleh orang lain, sama seperti Dunia bawah air!

Dia mengira-ngira apakah akan ada harta karun dibalik pintu besi itu. Atau monster legendaris yang tidak diketahui. Ark memeriksa equipmentnnya sebelum menarik tuas.

Dia menyusun item di dalam tasnya dan memperbaiki equipment yang durabilitynya sudah berkurang. Dan terakhir, dia memeriksa informasi karakternya.

 

“Stat window”

Nama Karakter Ark Ras Manusia
Alignment Good+200
Fame 1695 Level 95
Profesi Dark Walker
Title Cat Knight, Caretaker of All, Jackson’s Hero
HP 1925 Mana 1520 (+100)
Spiritual Power 100 Strength 232 (+ 5)
Agility 282 (+ 15) Stamina 362
Wisdom 31 Intelligence 275
Luck 42 Flexibility 27
Art of Communication (Ilmu komunikasi) 23 Affection (kasih sayang) 55 (+ 10)
Special stat: Knowledge of Ancient Relics 83
Equipment item effects
Guardian Armour of the Merpeople: Water Attribute Resistance +100%, Penalty based on water is nullified.

Cat Paws: Attack Speed +10%, Agility +15, Critical Hit +10%

Crystal Golem’s Head: Mana + 100

Norad Boots: movement speed + 10%, avoidance rate + 5%

Adelaine’s Necklace: Def + 40, Affection + 10

Resurrecting Spirit: Strength + 5, Mana Recovery + 5%

* Semua kemampuan meningkat 30% dalam kegelapan

* Kamu memiliki kemampuan untuk bersembunyi di dalam kegelapan (Durasi 15 menit. Dibatalkan ketika masuk ke dalam pertarungan)

* Resistance pada Fear, Darkness, Blind, dan Seduction bertambah 50%.

* Kamu dapat membawa keluar kemampuan sesungguhnya dari semua jenis peralatan.

 

Setelah mengalahkan Kraken, levelnya naik 2 menjadi 95!

 

“Okay!”

 

Ark mengambil napas dalam lalu menarik tuasnya.

Kkurururu, bersama dengan sebuah suara menjemukan, pintu besi itu bergetar dan terangkat naik.

Disaat yang sama, mulut Ark terbuka sambil bengong.

 

“Apa, apa ini? Ini dunia bawah tanah? ”

 

Pemandangan yang luar biasa terbuka di depannya.

 

 

 

 

 

 

 

Tempat dimana Ark berada sekarang adalah di puncak gunung yang tinggi.

Gunung, benar, itu adalah sebuah gunung.

Di Cairo, dia telah jatuh melalui ribuan meter sebelum mencapai ke dasarnya. Dari sana, dia turun lagi puluhan meter melalui labyrinth bawah tanah sampai dia mencapai ke pintu besi…. ….Tapi dia sekarang malah berada di atas gunung yang tinggi.

 

“Apa yang terjadi?”

 

Ark melihat sekelilingnya dengan tampang bego.

Pada dasar pegunungan itu, sebuah hutan padat dan jurang yang dalam membentang sampai ke horison. Tidak ada yang berbeda dari pemandangan ini jika dibandingkan dengan Brandt Mountains.

 

“Jeez, apakah aku membuat kesalahan? Bahkan bintang di langit…..Ara? Bintang-bintang itu begitu dekat………..? ”

 

Ark memandang ke langit dan kebingungan.

Langit malam yang gelap itu sangat jelas dan ada banyak bintang yang melayang seperti permata. Tapi anehnya, dia merasa kalau dia bisa menjulurkan tangannya lalu menbambil bintang itu kapanpun dia mau. Tapi tidak, itu hanya perasaannya saja. Bintang-bintang itu memang tidak jauh.

 

“Aneh. Dedric, periksa.”

 

“Ah, okay.”

 

Dedric mengepakkan sayapnya lalu terbang pergi. Dan setelah beberapa menit, dia menggengam sebuah bintang.

 

“Ini…………ini bukan bintang? Batu, batu bersinar!”

 

“Batu bersinar? Kalau begitu, cahaya dari atap itu berasal dari ores ?”

 

“Ya, semua tempat lain juga ditutupi dengan batu-batu ini.”

 

Mulut Ark melebar. Tidak perlu ragu lagi.

Langit-langitnya begitu tebal sampai-sampai tambang ore terbentuk. Ini menandakan kalau Ark menemukan Underground World yang benar. Tapi ada alasan lain kenapa Ark terkejut. Ark mengira ore yang banyak itu adalah bintang!

Ore grade rendah dapat digunakan untuk memproduksi berbagai macam perhiasan.

Satu ore sebesar jari saja berharga 20-40 Silver.

 

‘Jika ore-nya sebesar itu…..! ‘

 

Ark menelan air liurnya lalu bertanya.

 

“De-Dedric. Apakah bisa diambil keluar?”

 

“Ugh, tidak. Ini sangat keras. Aku tidak bisa menggerakkannya.”

 

Tentu saja, tidak ada artinya seberapa tersembunyi tempat ini jika dia tidak bisa mengambil apapun dari sini. Meskipun jika Ark bisa terbang membawa beliung, dia tetap tidak bisa mengambil ore itu. Itu adalah batu permata satu jenis, tapi menempel pada lingkungan.

 

‘Aku harus berjalan melewatinya, meskipun itu adalah uang yang besar…..’

 

Ark memandang ore itu dengan mata merah sebelum benar-benar memalingkan kepalanya. Berjalan pergi dari pemandangan langit itu seperti obat pencahar yang menyebabkan sakit perut.

 

‘Lagipula, tempat ini sepertinya adalah Underground World. Jika benar, uty artinya salah satu Three Marvels tersembunyi di sekitar sini. Dan juga akan ada penduduk underground world, The Beastmen. Tampaknya aku harus mencari mereka dulu.’

 

Ark memeriksa perlengkapannya lagi sebelum menuruni lereng itu. Tempat ini berada di bawah tanah dan gelap, tapi ores yang menempel di langit-langit membuatnya lebih terang dari dungeon umumnya. Dia melanjutkan perjalanannya sampai ke area dimana hutan terbentang. Ketika dia masuk, hutan itu langsung mendapatkan perhatian Ark. Di dalam hutan, pohon-pohon dan tanaman-tanaman disana adalah spesies yang tidak pernah dia temui sebelumnya. Itu mungkin karena tempat ini terisoloasi sangat lama sampai-sampai sebuah ekosistem unik terbentuk. Itulah kenapa buah-buahan yang tidak dapat kita bayangkan tersebar di sekitar sungai.

 

“Whoa! Master, lihat! Buah itu terayun-ayun!”

 

Dengan penuh penasaran, Dedric mencoba menarik buah aneh yang menempel di struktur itu.

Setelah selesai menelusuri labyrinth bawah tanah, sisa persediaan bahan makanan mereka sudah sedikit. Ditambah lagi, melihat sebuah bahan makanan untuk pertama kalinya berarti hidangan baru dapat dibuat.

Ark bergegas untuk memetik buah itu. Namun, seketika buah itu jatuh dari pohon, sebuah suara dapat terdengar dan buah itu hancur.

 

-Panen gagal.

 

Setelah banyak percobaan yang gagal, dia hanya berhasil memetik satu buah. Dan setelah identifikasi gagal dua kali, dia akhirnya berhasil memperoleh informasi tentang buah itu.

 

[Bao Fruit (Food)

Bao Fruit (buah Bao) adalah tanaman spesial yang hanya tumbuh di Underground World. Karena ukurannya yang berbeda dan merupakan tanaman yang sangat sensitif, skill Advanced Foraging diperlukan. Ketika dipetik, dapat digunakan sebagai bahan masakan ataupun bahan magic, jika dikeringkan lalu ditumbuk, dapat digunakan sebagai bumbu.

 

Skill Foraging dan Ingredient Identification-nya masih berada pada level Intermediate.

Meskipun begitu, fakta bahwa buah ini sangat sulit dipetik menandakan itu adalah bahan level tinggi. Jelas, setelah dia berhasil memetik satu, skillnya naik 1. Tentu saja, beberapa bahan masakan miliknya tidak dapat digunakan lagi karena sudah basi, sampai-sampai jika diletakkan begitu saja akan langsung membusuk.

 

‘Apakah level bahan yang tinggi juga berarti efek yang lebih besar? Bahan seperti itu tersebar di area ini. Ouhahaha. Ini adalah surga bagi Survival Cooking!’

 

Buah adalah buah, herb adalah herb, tanaman beracun tetap beracun….

Meskipun beracun, ciri memasak Ark adalah jangan pernah menyia-nyiakan bahan apapun. Ark pelan-pelan memandang bahan-bahan itu lalu mengumpulkannya dengan gila-gilaan, sampai dia lupa alasan kenapa dia berada di underground world. Berapa jauh dia sudah berjalan?

Ketika tas nya sudah dipenuhi oleh bahan-bahan….

Sebuah tanaman semak di sampingnya mulai bergetar dan suara seseorang dapat terdengar.

Ark menahan nafasnya secara reflex.

Dia sudah berada di Underground World selama 30 menit, dia akan sangat senang dengan penampakan seekor serigala biasa. Tapi sama sekali tidak ada monster. Tak lama kemudian, dua monster muncul di semak di belakangnya. Itu adalah pertama kalinya dia melihat monster seperti itu.

Itu adalah monster yang terlihat seperti jangkrik dengan 2 kaki yang  mematahkan ranting-ranting pohon ketika mereka berjalan. Dan yang satu lagi adalah monster berbentuk seperti tanaman yang menunggangi monster jangrik itu.

 

“Musuh? Eyes of the Cat!”

 

Setelah memeriksa informasi dengan Eyes of the Cat, Ark mengambil nafas dalam.

 

‘Kanggeul? Level…….Huk, 150?’

 

“Aid! Kara! Hidung!”

 

Ketika monster yang menungganginya berteriak, Kanggeul itu menyerang Ark. Ketika sebuah ranting berduri mengenainya, dia langsung kehilangan 300 HP. Juga ada efek Bleeding yang kuat yang membuatnya kehilangan lebih banyak HP lagi.

 

‘Oh my god, monster pertama yang aku temui adalah monster level 150!’

 

Level Ark saat ini adalah 94. Dengan bonus dark attribute, dia setara dengan level 120. Namun, tidak peduli kemampuan ataupun levelnya, lawan Ark sangat kuat. Khususnya jika dia menyerang dulu.

Ark menilai situasinya dengan cepat.

 

‘Resiko dalam pertarungan ini terlalu besar.’

 

Terlebih lagi, Ark tidak boleh mati disini.

Dia masih belum mengupdate tempat bangkitnya. Jika dia mati, dia tidak punya pilihan selain bangkit di tempat Andel menunggu.

Apakah resiko itu layak dipertaruhkan dengan melawan monster lv 150?

 

“Dedric, Skull. Plan D darurat. Beri aku sedikit waktu untuk lari!”

 

“Sheesh, master. Bagaimana kalau aku membiarkannya memukul satu kali?”

 

“Diamlah! Tidak ada waktu untuk bermain-main.”

 

Ark berteriak lalu memutar tubuhnya.

Lalu Dedric dan Skull berdiri di kedua sisinya, menahan Kanggeul. Jika ada dua musuh, penggunakan plan D dalam kasus ini berarti ada paling tidak 80% kemungkinan untuk kabur. Ini karena monster biasanya melihat ke depan untuk menyerang. Tapi………!

 

“Chic! Chic! Woo-ramba!”

 

Monster yang menunggangi Kanggeul itu menyadari dan merenggut tali kekang sambil berteriak. Lalu badan Kanggeul terlempar ke langit, dan melayang sejauh 10 meter hingga mendarat di depan Ark.

Sebuah tombak tajam menusuk dari depannya.

 

“Fiuh, apa ini…!”

 

Ark berguling di lantai untuk menghindari serangan tombak itu.

 

“Master, ini bukan salah kami!”

 

“Diamlah dan cepat bergerak! C-3! Lakukan apapun yang kalian bisa untuk menghentikan makhluk ini!

 

Ark meninggikan nadanya dengan marah.

Mobilitas dari jangkrik Kanggeul tidak bisa dibayangkan.

Dia tau jangkrik itu bisa melompat lebih tinggi beberapa kali lipat dari tingginya sendiri. Dengan semak-semak dan pepohonan di depannya, ini akan sulit untuk lolos darinya. Tapi dia masih mempunyai summons untuk membantunya.

 

‘Benar, petsku seharusnya mengurus satu musuh. Aku tidak punya pilihan lain selain menyelesaikan ini.’

 

Keputusan cepat! Sebuah penilaian situasi dengan cepat membuatnya segera mengambil tindakan.

 

“Ok, mari lihat dimana dia berada. Bocah tanaman itu akan menangis! Snake, pedang! Bukan, pedang paling murah terbaik!”

 

Ark sedang mencari pedang murah.

Berkat latihan dari Ark, Snake sekarang bisa menentukan nilai items lalu mengeluarkan sebuah pedang rongsokan. Seketika dia menangkap pedang itu di tangannya, dia mempersiapkan skill tak terkalahkannya.

 

“Blade Storm!”

 

Pedang rongsokan itu pecah menjadi serpihan lalu menyerang Kanggeul. Namun, kebiasaan Ark untuk selalu memperhitungkan untung rugi dalam pertarungan membuat situasinya menjadi semakin buruk. Pedang itu pecah menjadi puluhan pecahan saja. Masing-masing pecahan hanya memberikan 5 damage. Damage yang diberikan oleh puluhan pecahan bisa diperoleh hanya dengan satu Dark Blade. Blade Storm mengeluarkan spesial efek yang mencolok lalu menyerang Kanggeul tanpa alasan.

 

-Critical Hit 500 damage! Kamu terkena Bleeding dan akan menerima 10 damage setiap 10 detik selama 1 menit.

 

Dalam waktu singkat selama dia menggunakan skillnya, dia tidak memiliki pertahanan.

Ark mendapat sebuah critical hit dan berada dalam status bleeding. Oleh karena itu, darahnya dengan cepat jatuh ke 40%.

 

“Makan ini!”

 

Kata-kata kasar sekali lagi keluar dari dadanya setelah waktu yang lama. Dia menelan air mata darahnya lalu menarik keluar pedang yang lumayan bagus. Pedang itu mengejutkannya senilai 1 Gold!

 

“Batarat! Rasakan kekuatan sepuluh ribu won!”

 

Ini seperti sebuah panggung dimana dia menyadari bahwa uang sama berharganya dalam game seperti di masyarakat.

Ketika uang sudah terlibat, efek spesialnya berbeda. Ketika pedangnya pecah, terdapat suara ledakan keras dan retakan kasar yang menyebar.

Sebuah badai seperti tornado terbentuk dan menyerang kanggeul.

Beberapa waktu yang lalu, Kanggeul tertawa pada serangan yang sama. Tapi sekarang, ini sama sekali tidak bisa disamakan. Kekuatan serangan 1~2 ribu won tidak akan sama dengan kekuatan serangan sepuluh ribu won.

Ini adalah kekuatan uang!

Sebuah jeritan terdengar ketika darah Kanggeul berkurang 40%. Kesempatan double critical yang muncul ketika jangkrik itu terjatuh membuat Ark bergerak dengan cepat.

 

“Brengsek, kau pikir aku tak punya uang? Snakes, deadly poison!”

 

Pedangnya menyala hijau akibat efek racun ketika dia menggunakan Dark Blade. Damage dari Deadly Poison juga ditambahkan pada damage yang mengabaikan defense. Kanggeul tersandung ke belakang dan terburu-buru mengangkat tombaknya.

Tapi, amarah Ark sangat mengerikan. Ketika dia berlari maju dengan air mata darah, Kanggeul sangat terkejut. Dan dalam kegilaan ini, dia mengeluarkan serangan beruntun.

 

“Ma-Master! Kamu masih hidup!”

 

Dedric dan Skull berjuang di belakangnya.

Dia adalah lawan yang mengerikan bagi dua summons yang baru saja berlevel 45. Ditambah dengan mobilitas jangkrik itu, jika bukan karena kombinasi dengan lawan, maka dia mungkin sudah mati.

Mata Ark merah membara.

 

“Aku akan mendapatkan exp sebanyak yang aku bisa!”

 

Amarah sepuluh ribu won-nya memang mengerikan.

Ark menjerit lalu berlari pada Kanggeul yang berada dalam posisi defensif. Menggunakan formasi A-2, yang berkonsentrasi pada gelombang serangan bersama summonsnya, lawannya segera jatuh ke dalam kondisi kritis.

 

“Dendam soal uang itu mengerikan!”

 

Ark mengayunkan pedangnya dan membuat serangan penentuan.

Pada saat itu, Kanggeul menjerit dan mencoba untuk melarikan diri dengan cara melompat melewati pepohonan.

 

“Disana! Dedric, hentikan dia!”

 

“Okay!”

 

Dedric membuka sayapnya lalu terbang ke atas. Tapi tidak seperti yang dia pikirkan, Kanggeul ternyata tidak melarikan diri. Setelah melalui sebuah cabang pohon besar, dia tiba-tiba berhenti. Kanggeul hinggap pada cabang besar itu dan mulai berbicara.

 

“Eric, I, Noraness!”

 

“*Terengah*, Master!”

 

Dedric terkejut lalu tersandung ke belakang.

Crunch, wadeudeuk! Kwajak!

Hutan itu bergerak. Tidak, tepatnya, pohon itu bergerak.

Sebuah pohon besar berdiameter beberapa meter pelan-pelan terangkat dan… dia menghampiri Ark? Dan dalam kegelapan, beberapa helai ivy dicambukkan keluar.

Dia menghentikannya secara refleks dengan menggunakan pedangnya, tapi darahnya tetap terkuras. Disaat yang sama, wajah Ark kehilangan warna.

Dia mengangkat dagunya terengah-engah. Monster yang muncul di depannya adalah sebuah pohon besar. Itu tampak seperti roh pohon yang biasa muncul dalam film fantasi.

Tapi penampilan monster ini jauh lebih buruk dan mengancam. Puluhan tanaman merambat tergantung pada batang pohon itu dan berayun ke semua arah ketika dia mengancam Ark.

Plant Golem… Itu adalah monster dengan level 250.

 

“Ini curang!”

 

Dia bukanlah boss monster, tapi hanya monster biasa dengan level 250?

 

‘Apakah datang ke tempat ini adalah sebuah kesalahan?’

 

Ark mulai bertanya apakah ada sesuatu yang salah.

Ini adalah situasi dimana setiap orang yang bermain game online pernah mengalaminya. Pengalaman dimana kamu bertualang ke segala tempat lalu tidak sengaja mencapai ke area level tinggi.

Dalam hal itu, jika pemain bertemu dengan musuh berlevel dan stats tinggi, mereka terpaksa harus berputar balik dan lari, atau mereka akan mati. Tentu saja, Ark sering mengalami hal ini dalam game lain. Ini adalah situasi yang biasa terjadi. Sebelum dia masuk ke Underground World, dia telah menghadapi skeletons berlevel 100 di Underground Labyrinth.

Slime berlevel 130, yang menandakan dia adalah boss intermediate. Tapi ketika dia masuk ke Underground World, dia bertemu dengan monster level 250?

Itu bukan monster biasa. Dia sama sulitnya dengan monster yang memiliki tentakel!

 

“Apa-apaan! Aku baru saja melewati pintu besi, dan perbedaan level tak masuk akal apa ini?”

 

Ark memaki sambil menyerang rambatan yang terbang kemana-mana.

Meskipun dia melakukan hal ini, darahnya yang tadi tersisa 20% berkurang dan sekarang masuk ke kondisi kritis.

 

‘Tidak! Meskipun aku memiliki 100% darahku, aku tidak akan bisa mengalahkan Plant Golem.

 

“Skull, Dedric.  Formasi D-4!”

 

“Sialan kau, Aku mengerti!”

 

Atas perintah Ark, summonsnya menyebar ke arah berbeda. Dedric dan Skull akan menarik perhatian monster sampai Ark keluar dari zona pertarungan… Jika memungkinkan, dia sebenarnya tidak ingin menggunakan strategi ini.

Setelah Skull dan Dedric melewati bahaya dan menyerang sesuai rencana, dia berputar balik lalu lari. Kemudian Plant Golem menjerit lalu mengejar Skull dan Dedric.

Sementara itu, dibawak efek adrenaline yang aktif akibat kondisi kritisnya, Ark berusaha keras untuk melarikan diri.

Berapa banyak waktu yang sudah berlalu? Tiba-tiba sebuah cahaya merah menyala, dia menerima damage.

 

– Skull telah dipanggil paksa kembali ke Netherworld. Kamu telah menerima damage 50% dari darah familiar.

 

Skull yang tidak lincah adalah yang pertama terbunuh oleh Plant Golem. Dan tidak sampai 1 menit kemudian, Dedric juga dipanggil paksa. Jika dia tidak melarikan diri dan minum potion, dia pasti akan mati dari damage. Namun, situasinya menjadi lebih buruk. Karena familiarnya mati lebih cepat yang dia kira, dia masih belum keluar dari battle state.

 

‘Aku tidak boleh mati disini, jadi aku harus lari sejauh yang aku bisa.’

 

Itu adalah sebuah kesalahan memikirkan soal uang.

Untung saja, Kanggeul dan Golem itu masih belum menemukan Ark. Namun, dengan mobilitas si jangkrik, itu hanyalah masalah waktu. Dia tidak akan bisa lari jika dia terlihat.

 

‘Apakah aku datang kesini hanya untuk mati?’

 

Ark sangat putus asa ketika dia mendengar Kanggeul di belakangnya. Ketika dia memutarkan kepalanya untuk memeriksa, sesuatu menarik kakinya. Disaat yang sama, tubuhnya ditarik ke dalam tanah, dan tempat itu gelap.

 

“Apa, apa ini?”

 

“Shhh!”

 

Ark kebingungan, ketika sesuatu melangkah di depan dia.

Disaat yang sama, dia mendengar suara jangkrik tepat di atasnya. Langkah kaki Kanggeul dan Plant Golem melewati dia beberapa kali sebelum benar-benar hilang, karena mereka tidak menemukan Ark disana.

Ark menghembuskan nafas lega ketika battle-statenya hilang. Lalu dia mendengar suara dari belakangnya.

 

“Kamu adalah orang asing?”

 

“Aku…….eh? Penampilanmu….. mungkinkah kamu….”

 

“Heheh, itu benar. Aku adalah seorang Beast.”

 

Dalam kegelapan, bocah chubby itu menjawab dengan senyuman besar.

Ya, bocah itu bukan orang biasa.

Dia adalah NPC yang mirip dengan binatang (beast). Namun, penampilannya berbeda dengan Mermaid ataupun Meow yang pernah dia temui.

Bocah ini memiliki lingkaran hitam di sekitar matanya serta perut bulat yang menonjol keluar. Dan di pinggul belakangnya terdapat ekor pendek bercorak belang-belang yang berayunan kesana kemari.

Ketika dia melihatnya, bayang seekor binatang muncul di dalam kepala Ark.

 

“Raccoon?”

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *