Ark – Volume 5 Chapter 4

Act 4: Maju, Pasukan Rakun!

 

“Wah ah ah!”

 

Bang bang!

 

Bang bang!

 

Sebuah lembah gelap dipenuhi teriakan dan jeritan.

 

Beberapa ratus orang berkumpul dengan senjata mereka, suara pedang dan perisai mneggema di telinga.

 

Subarutalp..... sebuah situasi peperangan terjadi dengan clan racoon berperang melawan monster bawah tanah.

 

Beberapa malam yang lalu, Ark telah selesai melatih para rakin dan mereka pergi. Awalnya, sebuah unit pengintai kecil berkeliling sedikit dan membangun sedikit pengalaman. Bahkan pasukan kecil juga mematikan bagi Kanggeul level 150. Dengan 300 rakun yang melawan Kanggeul, terdapat sekitar 20 kematian. Namun, semakin mereka bertarung, semakin banyak pengalaman yang mereka dapatkan. Meskipun jika rakun jumlah kecil dikorbankan, Ark juga bertumbuh sedikit. Dan mereka akan segera sanggup mengalahkan Plant Golem.

 

“Ayo lakukan!”

 

“Pertama kita harus serang dan habisi Plant Golem!"

 

Sejauh ini, Plant Golem level 250 sudah dianggap musuh tak terkalahkan oleh para rakun. Namun setelah mengalahkan lawan-lawannya, para rakun mulai mendapat kepercayaan diri. Dan level mereka meningkat disaat terus-terusan melawan musuh kuat. Di New World, NPC yang mendapat exp juga akan naik level.

 

Namun ada satu perubahan yang dia perhatikan. Setelah pertarungan selesai, para rakun melihat sesuatu dan bergumam.

 

“Nah, Aku akan menggunakan trik ini untuk pedang."

 

“Itu benar, aku juga sudah mengerti bagaimana cara menggunakan perisai sekarang."

 

“Apakah ini cara yang lebih efektif dalam menggunakan meriam?"

 

Jika seorang rakun menggunakan sebuah senjata, sebuah skill yang berhubungan akan dipelajari.

 

Kekuatan dari pedang dan perisai juga pertahanan mereka akan meningkat.

 

Mereka memperoleh skill penghancur untuk meriam artileri, atau seorang insinyur akan memperoleh skill untuk meningkatkan performa item profesi, seperti potion. Dia menyadari kalau NPC juga dapat mempelajari skill baru.

 

Tentu saja, clan racoon bukanlah satu-satunya alasan dia bertumbuh. Komandan para rakun saat ini adalah Ark, di New World, komandan juga menerima bonus atas semua exp. Berkat bonus exp itu, kecepatan leveling Ark meningkat. ​​ Tentu saja, menjadi seorang komandan tidak hanya memiliki poin menguntungkan.

 

NPC clan racoon seperti NPC craftsman juga makan Warrior's Cookie.

Berkat peniupuan itu, pengertian mereka terhadap taktik telah menurun. Oleh karena itu Ark harus memberi perintah satu per satu dalam kelompok berjumlah 10 orang.

 

‘Gila, 300 rakun itu sangat bodoh sampai mereka harus dikerahkan satu per satu....' Pada awalnya. sama sekali tidak ada semangat.

 

Namun, dia mulai terbiasa dengan taktik dan mendapat penafsiran baru. Di masa lalu, Ark sudah sering membaca buku panduan JusticeMan banyak kali. Tapi karena Ark belum pernah masuk militer, itu sulit untuk dimengerti baginya. Setelah memimpin 300 serdadu dan mengalaminya secara langsung melalui percobaan dan kesalahan, itu menjadi semakin masuk akal.

‘Ada batasan seberapa banyak yang bisa aku pelajari dari buku paman JusticeMan.'

 

Ark memikirkan taktik baru yang dapat diterapkan pada para rakun. Dan ketika tindakan yang sama diulang, pemahamannya akan menjadi semakin dalam, itulah system New World!

 

Kamu telah mempelajari sebuah skill baru.

 

Tactics

Level

Beginner

Tipe

Pasif

Keterangan

Kamu telah memimpin pasukan dan memperoleh pemahaman mendalam terhadap taktik berdasarkan pengalamanmu. Dalam peperangan skala besar, sangat penting untuk memperhatikan taktik. Taktik baik akan membuat situasi menjadi lebih baik bagi kamu dan sekutumu. Kamu juga akan mempelajari bagaimana cara memimpin pasukanmu lebih efektif. Jika pasukanmu terdiri dari 100% NPC, kamu akan bisa menerapkan taktik tambahan.

Efek

Morale, kekuatan ofensif, dan defensif bertambah +10, tingkat pencapaian strategi +5

 

 

Taktik tambahan tingkat beginner

Serang tanpa syarat

Memerintahkan pasukan untuk langsung menyerang satu target.

Mundur tanpa syarat

Memerintahkan pasukan untuk langsung mundur dari peperangan

 

 

‘Ini adalah skill taktikal yang paman JusticeMan bicarakan!'

 

Namun, beberapa strategi yang terdapat di dalam buku panduan JusticeMan itu berbeda dengan yang Ark gunakan.

Sementara itu JusticeMan berada pada Tactics III.

 

Di sisi lain, Ark hanya menuliskan taktik baru yang dia pelajari ditambah dengan taktik tambahannya. Itu adalah hasil yang tak bisa dihindari.

 

JusticeMan memiliki pengalaman seumur hidup dalam pejerjaan yang berhubungan dengan taktik, oleh karena itu Ark tidak mungkin memiliki tingkat pemahaman yang sama. Namun, meskipun Ark pada dasarnya bermain solo, dia tidak puas hanya mempelajari satu skill. Mereka adalah skill yang penting untuk saat ini. Ketika skill itu digunakan, itu terasa oleh pergerakan para rakun yang tampaknya bertumbuh. Jika skill taktikal pengguna digunakan maka itu akan men-buff pasukannya. Pemain lain bisa bergerak berhati-hati.

 

Namun misi ini membutuhkan kompetensi dari NPC yang berarti efek yang diterapkan oleh komandan akan memvariasikan pergerakan mereka. Efek itu ditunjukkan pada pertarungan di Valley of Darkness saat ini. Puluhan Kanggeul berbaris dengan kapak terangkat.

“Mereka melemparkan senjata! Letnan, kumpulkan kekuatan kalian dan tahan!" Ketika Ark mengangkat suaranya, para letnan segera mengangkat perisai mereka. Kapak terbang keluar dari kegelapan dan mengenai perisai yang terangkat.

 

Di hari-hari lalu, jika Ark mengangkat suaranya, para rakun akan merespons dengan lambat. Beberapa rakun bahkan akan berlari langsung menuju ke sebuah kapak. Namun, setelah skill taktikal digunakan, hal itu sudah jarang terjadi.

 

“Tidak, para Nazi, tidak!"

 

Ketika kejutan mereka gagal, para Kanggeul menjerit lalu berlari-lari liar.

Dua puluh jangkrik yang memanjat untuk menyerang bagian belakang rakun jadi membeku. "Artileri divisi kedua, Plan A-3! Cegat para jangkrik itu!"

 

Ark memerintahkan artileri yang segera memutarkan meriam mereka. Ark menggunakan taktik yang sama untuk memerintahkan rakun dengan taktik yang digunakan bersama dengan para summonnya. Plan A-3 adalah taktik dimana summonnya akan menyerang atas perintah Ark. Ketika plan A-3 diterapkan pada artileri, mereka akan membombardir artileri pada sasaran.

 

“Kueeeek!”

 

Para jangkrik dan penunggangnya dipaksa jatuh ke tanah.

Ark memerintahkan mereka untuk mempersempit jarak untuk ksempatan double critical.

 

“Letnan divisi 1, Plan A-2 kepung Kanggeul dan serang secara bergantian!”

 

Lagi, pergerakan 120 letnan mengalir disaat mereka merubah formasi dan menyerang Kanggeul yang tidak berdaya. Kanggeul yang lain berlari ke belakang untuk menolong rekannya. Ark mengganti ke plan B-3 dengan ratio 3:7 attack dan defense untuk menahan serangan itu. Dia kemudian mengganti lagi ke plan B-1 dan menyerbu ke depan disaat Kanggeul mulai mundur dengan lemah.

 

“Huhuhu, mereka bukan rakun yang sama seperti sebelumnya. Sekarang mereka merespons kepada Ark seperti tentara!"

 

Seperti seseorang yang dirasuki, Ark mengendalikan medan tempur menggunakan taktik dan bertempur. Pada awalnya unit rakun bergerak bersama-sama, tapi setelah melawan Kanggeul, dia menjadi familiar dengan memberikan perintah pada pasukan berbeda. Hal seperti itu dimungkinkan berkat Dedric.

 

“Master, bukankah rakun di sisi kanan seharusnya mulai bertarung?"

 

“Katakan pada mereka untuk mengganti ke plan D-1. Dan buat 3 insinyur di belakang mensupport mereka! Bagaimana dengan sisi kiri?"

 

“Ada halangan.”

 

 

“Plan A-1. Katakan pada mereka untuk segera selesaikan kepungan mereka dengan cepat dan bantu sisi kanan."

 

“Mengerti. Aku akan kunjungi mereka sekarang."

 

Dengan situasi pertempuran diamati, Dedric terbang ke langit untuk menyampaikan pesan. Berkat hal itu, dia dapat dengan bebas menggunakan taktik berbeda di dalam pertempuran. Para rakun menghabisi Kanggeul di lembah.

 

Namun, Ark harus memperhatikan beberapa hal lain selain pertarungan.

 

“Snake, sekarang. Telan!"

 

Ssak ssak ssak!

 

Ark memerintahkan Snake sambil melemparnya dari pinggangnya. Ketika dia memikirkan cara untuk mengirimkan Snake kepada Sid, Ark menyadari kalau ada sebuah cara yang sangat mudah dalam menggunakan Snake. Jadi, kemampuan untuk menelan dan meludahkan item ketika terlilit di pinggangnya adalah fitur yang bisa dia gunakan.

Pada perintah Ark, Snake menelan semua item di medan perang pada kecepatan yang mengerikan. Item drop selama pertempuran itu tidak tinggi. Oleh karena itu, Ark bertekad untuk tidak meninggalkan satupun japtem. Meskipun dia harus mengorbankan prajurit rakun untuk memungut item....

 

Apakah itu terlalu buruk? Sama-sama! Para rakun atau japtem yang akan menjadi milik Ark ketika quest berakhir. Masih perlukah memikirkan yang mana yang lebih penting? Tujuan terbesar Ark memainkan game ini adalah uang!

 

Jika sudah berurusan dengan uang, Ark bisa membuang hati nuraninya setiap saat. Ark akan mensurvey medan tempur dan jika dia melihat ada rakun yang mencoba mengambil item, dia akan langsung berteriak padanya.

 

"Hey, kau yang disana! Apa yang kau lakukan ? Kau mau mati? Jika kau punya waktu untuk memungut item, maka ayunkan pedangmu!"

Tersentak. Jadi para rakun akan tersentak dan Snake melahapnya dengan cepat.

Soeeeeeek!

Bang bang!

Kemudian, sebuah rambatan raksasa tiba-tiba berayun melalui kegelapan. Disaat yang sama, formasi bagian samping roboh dengan suara raungan nyaring. Ark dan para rakun bergerak menuju sisi itu.

 

“Plant Golem!”

 

"Dia muncul!"

 

Dari sisi lain lembah itu, sebuah presensi besar sedang mendekat.

Plant Golem setinggi 10 meter sedang mendekat. Levelnya adalah 250!

Para rakin di kanan rambatan Plant Golem langsung terkuras 40% dari darah mereka dan terjatuh ke tanah.

 

"Letnan divisi pertama, Mundur tanpa syarat!" Ark mengaktifkan skill taktik tambahannya.

Skill taktik tambahan itu diterapkan tanpa harus disampaikan oleh Dedric.

 

Kemudian rakun itu berteriak lalu menyebar seperti semut. Ketika formasi mereka pecah, Plant Golem tidak tau siapa yang harus dia kejar jadi dia hanya berdiam. Lalu, seseorang di belakang Ark berteriak. "Ark-hyung!" Dia berbalik dan melihat kalau Popo yang berteriak.

 

"Ini sudah siap."

 

"Oke, Dedric, beritaukan kepada seluruh pasukan. Kita akan menggunakan plan A-4."

 

“Hey, rakun! Plan A-4!”

 

Dedric berteriak disaat dia terbang di udara. Dan para prajurit yang tersebar mundur ke satu sisi. Ketika target dipersempit ke satu sisi, Kanggeul dan Plant Golem segera mengejarnya. Mereka mengejar tentara untuk sementara sampai bumi mulai gemetar. Pada saat yang sama, monster yang mengejar itu jatuh ke sebuah lubang yang muncul di dalam tanah.

 

'Sukses!'

 

Teriak Popo dan melompat-lompat. Popo bertanggung jawab untuk menghancurkan tanah bersama dengan insinyur divisi 3, jadi ketika Kanggeul berlari-lari, tidak ada yang akan terjadi, tapi ketika Plant Golem yang 10 kali lebih berat darinya menginjaknya, tanah akan runtuh. Oleh karena itu, Kanggeul dan Plant Golem yang berlilitan di tanah itu menjadi jembatan untuk diseberangi oleh para rakun. Plant Golem yang tersangkut setengah jalan di dalam tanah menjerit.

Tentu saja, Ark tidak hanya menonton saja.

 

"Sekarang! Divisi artileri 2, plan A-2!"

 

 

Para orang-orang artileri itu memutarkan meriam mereka dan menembak dengan liar.

Plan A-2 digunakan untuk mengatasi kelemahan pengisian ulang mereka yang lamban.

Di masa lalu, unit rifle Napoleon menggunakan strategi pembagian menjadi kelompok dan menembak secara bergantian. Meriam ditembakkan terus-menerus dan meledak di badan Plant Golem. Dia adalah monster besar, jadi ada tambahan damage yang diterima oleh Plant Golem, dan darahnya dapat dilihat berkurang dengan jelas. Sementara itu, para insinyur dengan bersemangat menggunakan potions untuk mengobati yang terluka.

 

"Master, pemulihan divisi 1 sudah selesai."

"Ok, mari kita selesaikan. Serang tanpa syarat!"

 

“Wha Ah Ah Ah! Serang!”

 

Ark menggunakan skill taktik tambahannya lagi. Kemudian semua prajurit rakun mengeluarkan senjata mereka dan berkumpul pada Plant Golem. Pedang dan kapak menyerang Plant Golem sementara ada juga kilatan dari meriam yang terus menerus menembaknya. Para insinyur juga tidak henti-hentinya menuangkan potion.

 

“Keu Ah Ah Ah!”

 

Plant Golem itu akhirnya gugur bersama sebuah jeritan.

Lebih dari 60 Kanggeul dan satu Plant Golem telah dikalahkan. Jika dipikir lagi bagaimana mereka kesulitan menghadapi satu Kanggeul dulu, ini adalah sebuah perkembangan besar.

 

-Kamu telah naik level.

 

Ketika perang selesai, jumlah exp yang ditambahkan sebagai bonus komandan. 5% dari total exp. Exp dari monster level 150 dan 250 itu sangat banyak. Berkat hal itu, Ark selalu naik level setiap sebuah pertarungan selesai. Setelah pertarungan ini, levelnya naik satu lagi sampai akhirnya...!

 

“Jendela Stats!”

 

 

Nama Karakter

Ark

Ras

Manusia

Alignment

 

Good+200

 

Fame

1695

Level

100

Profesi

 

Dark Walker

 

Title

 

Cat Knight

Caretaker of All

Jackson’s Hero

 

HP

1855

Mana

1570 (+100)

Spiritual Power

100

Strength

232 (+ 5)

Agility

262 (+ 15)

Stamina

362

Wisdom

41

Intelligence

305

Luck

42

Flexibility

32

Art of Communication (Ilmu komunikasi)

33

Affection (kasih sayang)

55 (+ 10)

Special stat:
Knowledge of Ancient Relics

83

Efek Equipment

Guardian Armour of the Merpeople: Resistansi Atribut Air +100%, Penalty yang berdasarkan pada air dibatalkan.

 

Cat Paws: Attack Speed +10%, Agility +15, Critical Hit +10%

 

Crystal Golem’s Head: Mana + 100

 

Improved Norad Boots: Movement Speed + 15%, Evasion + 10%

 

Veil of Fire: Fire resistance + 50%

 

Adelaine’s Necklace: Def + 40, Affection + 10

 

Resurrecting Spirit: Strength + 5, Mana Recovery + 5%

Semua kemampuan meningkat 30% di dalam kegelapan

 

Kamu memiliki kemampuan untuk bersembunyi di dalam kegelapan (Durasi 15 menit. Dibatalkan ketika masuk ke dalam pertarungan)

 

Resistansi terhadap Fear, Darkness, Blind, dan Seduction bertambah 50%.

 

Kamu dapat membawa keluar kemampuan sesungguhnya dari semua jenis peralatan.

 

 

'Akhirnya aku mencapai level 100!'

 

.............Dia berpikir kembali ke 30 jam yang lalu. Pada level 100, tidak banyak yang berubah.

Namun, seperti kebanyakan orang, Ark menyukai angka besar. Ketika dia memastikan kalau dia sudah naik ke level 100, dia merasa sebuah rasa kepuasan. Dan itu hanya membutuhkan 30 jam baginya untuk menambah 6 level.

 

Semakin banyak musuh yang datang, semakin cepat levelnya naik.

Berkat hal itu, kecepatan levelingnya bahkan lebih cepat dibanding Quest Event di Jackson.

 

"Ark-hyung, kita berhasil. Sekarang kita sudah menguasai Valley of Darkness. “Mmm”

Ark mengangguk dan menggunakan skill Cartography-nya.

Awalnya, semuanya hitam sampai 1/3 dari map itu menjadi cerah dan terbuka. Di Underground World, terdapat 14 desa rakun.

 

Diantara mereka semua, 13 sudah corrupt oleh Yggdrasil. Namun, Ark telah memimpin pasukan rakun selama empat hari.

Mereka telah menyerbu dan menguasai 6 kemah strategis milik musuh. Itu semua telah direbut kembali.

Dan memperoleh kembali desa-desa berarti mereka bergerak semakin dekat ke Yggdrasil.

 

Ark memimpin pasukan rakun ke kota yang baru saja direbut. Seperti desa lain, kayu hitam telah berunah menjadi reruntuhan dibawah kusutan tanaman merambat. Dan itu melekat pada batang pohon atau bangunan terdekat.

 

Mereka sekarang sudah menjadi obyek familiar.

 

"Divisi 3, singkirkan kempompong!"

 

"Ya, Komandan!"

 

Ark memberi sebuah perintah dan para insinyur segera pergi untuk membereskannya. Mereka menggaruknya dengan cakar mereka dan ketika terkupas, seekor rakun terjatuh keluar.

 

Mereka adalah rakun yang diberi makan kepada Plant Golem. Rakun itu dimasukkan ke dalam kempompong oleh Plant Golem dan melewati sebuah transformasi menjadi Kanggeul. Jika rakun melewati sebuah transformasi, maka Plant Golem akan diterima oleh Yggdrasil. Untung saja, di desa ini tidak banyak yang berubah menjadi Kanggeul. Ketika diobati dengan Purifcation Potion, kebanyakan dari mereka kembali ke bentuk asli mereka.

 

Tentu saja, para rakun itu direkrut ke dalam pasukan dengan menggunakan Warrior's Cookie, dan dibawa ke belakang untuk menerima pelatihan dimana mereka diubah menjadi seorang pejuang (warrior). Ini artinya setiap kali mereka menguasai sebuah desa, mereka mengurangi jumlah musuh dan disaat yang sama meningkatkan jumlah mereka sendiri.

 

Namun, jika mereka tidak mengambil alih sebuah desa, maka kepompong bisa saja bertransformasi menjadi Kanggeul dan menyerang mereka dari belakang. Ini adalah alasan pertama mengapa sebuah kota harus diambil alih.

Semakin dekat mereka pada Yggdrasil, semakin besar pula jumlah korban mereka, sementara jumlah Kanggeul dan Plant Golem juga bertambah.

 

Dan alasan kedua kenapa sebuah kota harus diambil alih...

 

“Popo, apa yang keistimewaan desa ini?”

 

"Tempat ini memiliki banyak craftsman yang membuat meriam. Meriam-meriam ini memiliki jarak yang lebih jauh, membuat damage dari peluru semakin kuat."

 

"Berapa banyak craftsman pembuat meriam yang bisa kita selamatkan?"

 

"Sekitar 10 orang."

 

"Ada 70 orang di divisi artileri. Berikan tujuh orang pada mereka masing-masing."

 

"Ketika kamu hanya berfokus pada pemulihan, itu tidak akan memakan waktu lama."

 

"Popo, katakan pada divisi 3 untuk mendesak pemulihan craftsman meriam. Dan ketika para craftsmen sudah pulih, tanyakan pada mereka berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengupgrade meriam."

 

“Mengerti!”

 

Popo melompat pergi dan berlari melewati kota.

Pertarungan di Underground World mirip dengan game arcade klasik tiga O. Kekuatan Ark pada awalnya adalah 300 rakun dan equipment biasa. Namun jika dia memenangkan sebuah pertempuran dan menguasai sebuah kota, maka akan ada perubahan. ​​ Ketika dia masuk ke sebuah desa, meskipun jumlah korban bertambah, dengan mempurifikasi rakun yang terperangkap di dalam kepompong, maka jumlahlah akan meningkat kembali.

 

Tapi ada lagi. NPC craftsman yang awalnya merupaan pemilik sebuah worskshop masih berada di setiap desa. Ketika dia merebut kembali sebuah kota yang mengkhususkan diri pada item kulit, maka para rakun bisa mengkontribusi armor kulit kepada pasukan. Dan jika mereka dipersenjatai dengan pedang yang lebih baik, maka damage pedang akan meningkat. Satu desa memberikan potion spesial yang dapat meningkatkan damage.

 

Oleh karena itu, tergantung pada spesialisasi setiap desa yang direbut kembali, mungkin saja untuk memperbaiki, mengupgrade bahkan mengganti seluruh equipment. Tentu saja, banyak dana militer disediakan oleh para tetua.

 

'Seperti yang Popo katakan, mungkin saja untuk meningkatkan jarak dan damage meriam.'

 

Artileri adalah bagian inti dari pasukan rakun.

Jika itu diupgrade, damage para rakun akan meningkat pesat. Standar upgrade juga meningkat saat ia mendekati Yggdrasil.

 

'Aku khawatir ketika pertama kali aku masuk ke sebuah desa...'

 

Seperti yang diduga, tidak ada yang mustahil di New World. 'Penyerbuan pasukan rakun baru saja terjadi baru-bari ini.'

 

Jika dia melakukannya sendirian, maka quest ini tidak akan mungkin, tapi dengan satu perubahan saja semua masalahnya teratasi. Pasukan rakun! Berkat mereka, para monster diatas level 200 dapat dikalahkan dan Ark pelan-pelan menguasai Underground World.

 

"Untung saja, aku juga mendapat beberapa item berguna...'

 

Ark melihat pada jendela equipmentnya dengan tampang puas. Ark telah mengganti 2 equipmentnya pada desa pengolah bahan kulit ketika mereka bersinggah tak lama yang lalu.

 

Veil of Fire (Magic)

Jenis Armor

Mantel

Defense

20

Durability

67/80

Berat

5

Syarat Penggunaan

Level 90

Sebuah mantel yang terbuat dari sisik Fire Draconian. Mantel terbuat dari sisik yang dikeraskan ini cukup kuat untuk menangkis pukulan senjata. Ditambah lagi, dia mengandung karakteristik resistansi tinggi terhadap api seperti yang ditemui pada draconians yang tinggal di lava.

Options : Fire resistance +50

 

 

Improved Norad Boots (Magic)

Jenis Armor

Sepatu Kulit

Defense

40

Durability

36/50

Berat

5

Syarat Penggunaan

Level 60

Alas kaki berkualitas baik yang terbuat dari kulit Great Worm. Great Worm adalah monster kuno yang hanya tinggal di lingkungan khusus. Epidermisnya menumpuk di rawa-rawa atau gunung berapi atau bahkan di dalam perut untuk menghindari bahaya.

Options : Movement Speed +15%, Evasion +10%

Special Options : Kamu tidak akan mendapat penalty jika dilukai di tanah.

 

Itu adalah panen lain yang diperoleh dari Underground World.

 

'Aku tidak mengira aku akan merasa puas memimpin rakun ini.'

 

Ketika Ark pertama kali masih ke desa pengolah kulit, terdapat seorang NPC bernama Norad. Ark telah mendengar nama Norad dari suatu tempat sebelumnya. Setelah sekian lama dia akhirnya mengingatnya. Ark mengingat kalau itu terdapat di deskripsi sepasang boots yang dia dapatkan di Jackson.

Pembuat armor yang telah lama hilang, Norad!

 

"Ya, kakekku yang membuatnya. Setiap generasi dari clan-ku mewarisi nama Norad.

 

 

Setelah dia menunjukkan sepatunya, Norad mengangguk.

Lalu, beberapa material muncul di kepala Ark. Ada material yang tidak dia percayakan kepada pemain lain dan terus tersimpan di dalam tasnya. Itu adalah sisik dari fire draconian dan kulit dari Great Worm. Setelah dia menunjukkan material itu kepada Norad, sebuah mantel telah dibuat dari sisik sedangkan kulit Great Worm digunakan untuk memodifikasi Norad Boots. Performanya adalah kualitas terbaik.

 

'Meskipun ada biaya proses sebesar 500L, tapi jika hasilnya adalah seperti ini, maka ini adalah bisnis yang menguntungkan.'

 

Dia memperoleh ore melalui penjualan kue yang stabil. Setelah melihat pada penjualan distribusi, dia meningkatkan harganya 100% menjadi 2L, tapi kue-kue itu tetap langsung terjual habis.

Selain itu, japtem di dalam tasnya dari medan tempur juga terjual pada harga yang lebih tinggi di dunia bawah tanah dan ore menumpuk di dalam tasnya.

 

'Huhuhu, perang di bawah tanah adalah yang aku sangat sukai. Melihat bagaimana semuanya mengalah monster di underground world, mencapai level 120 dalam minggu ini bukan hanya mimpi!"

 

Sangat sulit untuk mencari tempat hunting yang cocok. Dan berapa hari yang dia investasikan dalam melatih para rakun?

Ketika Ark sudah memulai, dia tidak akan berhenti. Jadi meskipun dia bisa saja langsung menuju ke Yggdrasil, dia mengambil jalan berputar untuk merebut kembali kota-kota. Semuanya adalah untuk memperoleh keuntungan!

 

"Jika kamu bisa mencari sumber masalah pada Yggdrasil dan memperbaikinya, maka semuanya akan kembali normal. Oleh karena itu, lebih baik merebut kembali semua desa daripada terus maju."

Beberapa kali seorang elder akan mulai protes.

Namun, jika dia memberinya sekantong kue, maka semua akan selesai. Ketika Ark memanggilnya dengan sebuah siulan, Popo langsung kembali.

 

"Ark-hyung, membutuhkan setengah hari untuk mengupgrade meriam."

 

'Setengah hari... jadi sekitar 2 jam dalam waktu dunia nyata.'

 

Ini adalah hal yang tidak dia sukai dari Underground World. Ketika sebuah kota dikuasai, memang bagus pasukannya bertambah dan equipment diupgrade, tapi sampai semuanya selesai, mereka membutuhkan waktu lama.

 

Ark tidak ingin beristirahat karena waktu yang terbuang terlalu berhaga jika digunakan untuk memperoleh exp. ​​ Meskipun waktu itu berharga, dia tetap tidak bisa mengabaikan peningkatan jumlah pasukannya ataupun upgrade.

 

'Apa boleh bauat.'

 

"Popo, aku akan pergi sebentar jadi beritahu aku ketika semuanya sudah selesai."

 

“Eh eh? Lagi? Kenapa kamu selalu pergi? Ayo main denganku."

 

"Hyung sedang sibuk. Tolong main dulu sendiri."

 

Ark menyodok dengan ringan pada Popo yang menggerutu dan pergi menuju bagian luar desa.

 

“Ini patella (tempurung lutut)?”

 

Ark mengambil sebuah tulang berongga dengan sendi.

 

"Ini cocok. Jadi..... karena pinggulnya F, ini bernomor F-4."

 

Ark memberi label F-4 pada patella dengan sebuah pen sebelum memasukkannya ke dalam tas dan mengambil tulang lain. Dia melihat dengan hati-hati dan mengukir sebuah angka lalu mengulangi hal yang sama. Dia telah melakukan hal ini selama beberapa malam dan pada bagian bawah tasnya, menumpuk tulang-tulang dengan nomor berbeda. Berapa banyak waktu yang sudah berlalu? Setelah sesaat, Ark menemukan sebuah tulang yang sekecil kerikil. Segera, tulang itu digabungkan bersama tulang lain dan disatukan seperti sebuah puzzle disaat Ark menyatakan dengan suara percaya diri.

 

"Oke, ini pasti vertebra serviks ke-3. Sekarang semuanya sudah terkumpul!"

Ark membuang tulang yang lain dan mensummon Skull.

 

"Skull, sekarang semuanya sudah lengkap!"

 

Clack, clack clack clack!

 

Skull bergerak maju dan mundur, bergairah. Sekarang dia sudah siap. Hanya setengah yang tersisa. Sudah satu minggu sejak dia masuk ke Underground World... disaat yang sama, dia tidak melupakan Skull. Demi untuk mengalahkan Warwick, pemilik dari Saw Blade dan menyelesaikan evolusi Skull, mensummonnya di Underground World adalah kondisi optimal untuk pertumbuhannya.

Pertama, ada banyak bahan-bahan di sekitarnya.

 

Ark mengumpulkan bahan-bahan itu dan setiap kali dia sampai ke sebuah desa, dia akan segera memasak hidangan baru. Dan tentu saja, Skull berdedikasi untuk memverifikasi hidangan itu. Dia makan makanan itu dengan antusias dan dalam beberapa hari, Skull sudah level 60.

Ark segera mensummon Warwick dan menantangnya untuk duel.

 

"Jelas.... dia lebih baik dari sebelumnya.... bagus.... duel diterima."

 

Statsnya sudah diterima oleh Warwick yang keras kepala dan dia setuju untuk duel. Namun, hasilnya adalah gagal total! Tidak seperti Dedric yang bersemangat, pertarungan Skull terjadi dengan tenang. Namun, darah Warwick masih tersisa 50% pada saat Skull kalah.

 

'Ini adalah sebuah masalah.'

 

24 jam kemudian, Ark mendesah disaat dia melihat Skull yang berguling-guling dengan marah. Ark juga tau alasan atas kekalahan Skull. Perbedaan besar diantara Warwick dan Skull adalah karena Skull tidak memiliki anggota tubuh. Pemahaman Skull terhadap pertempuran lumayan baik. Karena dia berlatih bersama Ark banyak kali. Namun, satu-satunya pergerakan yang bisa Skull lakukan tanpa anggota tubuh hanyalah berguling dan melompat kedepan untuk sebuah sundulan. Serangan sederhana seperti itu tidak akan bisa mengalahkan Warwick.

Ketika dia mengambil bagian dalam operasi bersama Ark dan Dedric, dia bisa menyelesaikan perannya, tapi ketika 1-1 dengan seekor(seorang?) Goblin, itu jelas lebih sulit.

 

'Meskipun jika Skull berlevel 70, dia tetap tidak punya kesempatan menang melawan Warwick.'

 

Sekarang Ark mulai dengan serius mencari cara untuk mengalahkan Warwick. Kemudian, sebuah penampakan tiba-tiba muncul di pikiran Ark.

 

‘Polluted Skeleton!’

 

Di Labyrinth bawah tanah, dia telah menghadapi Polluted Skeletons. ​​ Meskipun mereka dihancurkan sekali, mereka memiliki kemampuan khusus untuk menggunakan tulang-tulang di sekitar dan

 

membentuk ulang diri mereka. Tubuh Skull adalah sebuah kerangka (skeleton). Maka bukankah itu mungkin saja untuk membuat lengan dan kaki untuk Skull dengan cara yang sama? Ark segera pergi kembali ke Labyrinth bawah tanah dan mengumpulkan tulang. Tapi ketika tulang dikumpulkan, dia tau tulang mana yang berada dimana. Ark mendiskusikan hal ini dengan JusticeMan, yang memberikannya sebuah buku panduan Judo. Karena Judo berspesialisasi dalam engsel, buku utu memiliki lamiran ilustrasi tulang-tulang pada tubuh manusia. Sejak saat itu, Ark menata tulang-tulang itu dan sekarang semuanya sudah siap. ​​ Itu adalah sebuah tubuh yang dibuat dengan darah dan keringat! Hal ini sampai membuat Ark bisa menutup mata dan menggambar tulang-tulang pada tubuh manusia. Ketika dia meletakkan tulang itu berdasarkan angka yang tertulis pada mereka, sebuah kerangka utuh terbentuk.

Yang tersisa sekarang hanyalah bagian kepala.

 

"Skull bersiaplah."

 

Ketika Skull diletakkan di wilayah kepala, kerangka itu sudah lengkap seperti robot transformasi. ​​ Tapi sekarang ada sebuah tugas penting. Kerangka itu tidak bisa menjadi sebuah tubuh hanya dengan ditata. Mereka harus dilekatkan dengan erat dan dapat bergerak atas kemauan Skull.

 

'Apa yang bisa membuatnya berhasil?'

 

"Snake, Spirit Body Glue!”

 

Ssak ssak ssak! Snake membuka mulutnya dan memuntahkan keluar Spirit Body Glue.

 

Ark dari awal sudah merencanakan hal ini sejak dia melihat deskripsi dari Spirit Body Glue.

Dia dapat menempelkan tulang-tulang kepada Skull. Terlebih lagi, ini bukan perekat biasa. Roh diatur pada tubuh menggunakan ektoplasma, kemudian ektoplasma itu dapat digunakan seperti saraf untuk menggerakkan badan sesuai keinginan Skull.

 

'Cara untuk tau adalah dengan mencobanya.'

 

Ark menempelkan semua tulang dengan Spirit Body Glue. Dan setelah menempelkan Skull, dia mundur.

"Skull, sekarang semuanya bergantung padamu. Bagaimana? Apa kau bisa bergerak?" Tidak ada resopons dari Skull. Dia berkonsentrasi pada semua saraf di seluruh tubuh barunya.

 

Berapa banyak waktu yang sudah berlalu? Ududuk, jarinya bergerak dengan sebuah suara aneh. Kemudian pergelangan tangan dan lengannya terangkat.

 

'Ada reaksi!'

Skull mencoba untuk mengangkat badannya dengan menekan tangannya ke tanah. Ark bahkan lupa untuk bernafas saat dia melihat kerangka itu. Geppeto pembuat Pinokio mungkin akan mengerti bagaimana perasaannya saat ini.

 

“Skull, kau bisa melakukannya. Pikirkan tubuh yang kau miliki sebelumnya! Maka kau akan mengingat bagaimana rasanya!"

 

Ark merawatnya dengan sentimen seorang ayah.

Pada saat itu, Skull menggertakkan diri dan membuat badannya berdiri. "Sukses!"

Clack….Clack clack clack!

 

Skull melihat pada tangan dan kakinya dengan perhatian aneh.

Dan sekali dia mulai menggerakkan badannya, dia langsung beradaptasi.

Skull menggerakkan badan yang dia dapatkan setelah ratusan tahun seperti bayi baru lahir, dan menjadi sangat akrab dengannya sampai dia bisa berlari dan berguling di tanah. Dia melakukan ini beberapa saat, sebelum Skull melihat pada Ark dengan tatapan seolah menginginkan sesuatu.

Dia menginginkan pertandingan ulang melawan Warwick.

 

"Oke, sekarang kondisinya sudah sama. Jika kondisinya sama, maka tidak ada alasan untukmu kalah. Kamu berbeda dari Dedric karena kamu tidak berbicara. Sementara itu, jangan lupakan pengalaman yang sudah kamu dapatkan selama bertarung bersamaku."

 

Ark memberi saran sederhana sebelum memanggil Warwick.

Ketika dia melihat Skull yang berubah, Warwick berbicara dengan nada terkejut.

 

"Tubuh itu... benar... kita telah bertemu dengan master hebat... ya, jika kamu memiliki tubuh, maka tubuh ini akan lebih memuaskan.... tidak perlu kata-kata lagi, majulah, Warrior!"

 

Tak lama kemudian dua skeleton itu bertarung dengan keras.

Belum pernah terjadi sebelumnya, Warwick tak disangka akan mengluarkan sebuah perisai dan menyerbu ke depan.

Sampai saat ini, Skull tidak bisa mengatasi serangan sederhana sekalipun. Tapi sekarang dia bukan Skull yang di masa lalu. Skull segera bergerak ke samping dan menjulurkan tangannya.

 

Tidak seperti Warwick, Skull tidak memiliki senjata. Summonnya tidak bisa menggunakan equipment. Oleh karena itu, sebuah tulang jari telah ditukar sebelumnya oleh Ark untuk mengkompensasi kelemahan ini. Untung saja, terdapat sedikit bonus terhadap serangan yang diberikan dan membuat Warwick mundur.

 

"Ack.... jelas.... berbeda dari sebelumnya."

 

Warwick bergumam dengan bahagia. Sebenarnya, Ark tidak memiliki ekspektasi besar dalam duel ini.

Meskipun dia hanya memiliki tulang yang tersisa, Warwick masih mengingat masa hidupnya. Ditambah lagi, dia dilengkapi dengan pedang dan tombak. Di sisi lain, Skull yang tidak memiliki ingatan masa lalunya sebelum dia dipenggal hanya mendapatkan sebuah tubuh baru.

 

'Demi untuk lebih akrab lagi dengan tubuh baru ini, beberapa pengalaman bertarung itu lumayan baik.'

 

Itulah pikiran Ark yang sejujurnya. Namun, Ark meleset dalam artian lebih baik.

 

‘Si bocah Skull itu……..!’

 

Ark melihat pada Skull dengan mata bingung.

Tampak seolah Skull menggunakan pergerakan yang sama dengan Ark. Menggunakan gerakan mengelak untuk menghindari serangan musuh, lalu meng-counter melalui celah yang terbuka adalah ciri khas Ark. Bahkan manuver menginjak ke samping dan menendang... dia meniru semua teknik menyerang Ark.

 

Tentu saja, dalam hal kelengkapan, tidak bisa dibandingkan dengan Ark. Namun, Ark sudah melatih Skull dengan sempurna dalam hal teknik bertarungnya.

Dengan pergerakan yang sama persis dengannya, eksistensi ini berbeda. Dia merasa dia sedang memperhatikan anak atau muridnya.

 

"Benar.... setelah mengalahkan Kraken...... kamu akan dapat melihat jawabannya!"

 

Pernyataan Warwick jelas untuk memuji Ark.

 

“Ayo, Skull!”

 

Ark mengepalkan tinjunya dengan erat dan berteriak. Semakin lama pertarungan itu, akan membuat Skull semakin familiar dengan pergerakannya.

 

Meskipun tampak sedikit awal, ketika menghadapi satu sama lain, mereka hampir berada pada tingkat yang sama.

Namun, Warwick juga menjadi semakin kuat, sedangkan pergerakan Skull menjadi lebih baik. ​​ Setelah 10 menit....

 

Darah Skull berada pada 20% sedangkan Warwick masih memiliki sisa 25%! Setelah kedua sisi berbentrok lagi, darah mereka berkurang 10%.

 

“Ini hebat! Demi rasa hormat.... aku akan mempertaruhkan semuanya dalam pukulan berikutnya."

 

 

Teriak Warwick dan mengangkat pedangnya. Skull merasakan resolusinya dan melangkah ke belakang.

Dia melangkah mundur dan bergerak ke belakang Warwick. Terdapat sebuah keheningan seperti statik yang timbul dari ujung jarum...

 

“Sekarang!"

 

Ark, yang merupakan master Skull, membaca timing secara insting. Skull mempersempit jarak dan dengan cepat menyerang menggunakan tangannya. Teknik untuk membaca timing sempurna untuk menyerang harus dipelajari oleh tubuh. Namun, Warwick yang juga berpengalaman dalam pertarungan membaca gerakan Skull. ​​ Pedang Warwick dengan cepat bergerak dari sisi ke sisi.

 

Gemerincing, gemerincing!

 

Warwick memukul dan mengenai tangan Skull seperti halilintar. Dan merobek membuka dadanya dengan pedang itu.

 

"Serangan berani..... tapi kali ini..... adalah kemenanganku!" Mata Ark bersinar.

 

"Skull, sekarang!"

 

Clack clack clack! Clack clack clack!

 

Disaat yang sama, tulang belikat Skull terbelah terbuka dan sebuah tulang tajam naik ke atas. Tulang itu naik melewati bagian samping Warwick. Menuju mata Warwick......... api meletus disaat dia menerima critical hit.

 

“Ini..... ya ampun..... bagaimana!"

 

"Aku menata tubuh Skull. Tidak mustahil untuk memberikan senjata tak terkira pada tubuh itu."

 

Kata Ark dengan sebuah senyuman.

 

Ya, terdapat sebuah tulang tajam tersembunyi di balik tulang belikatnya. Itu adalah tulang yang awalnya bukan milik manusia. Namun, ketika tulang-tulang itu disusun, dia memasang sesuatu yang unik karena Ark menginginkan sebuah senjata rahasia. Itu adalah sebuah resiko untuk melihat apakah Skull dapat memanfaatkan sebuah tulang yang awalnya bukan punya manusia. Namun dalam sebuah situasi mendesak, Skull menunjukkan keinginan kuat dan melampaui ekspektasi Ark. Warwick mengerti situasi ini dan mengangguk.

 

"Benar..... dengan master yang mempercayai summonnya..... dia menghadiahi summon itu.... hu hu hu, kamu dan mastermu..... indah.... aku akan menyerahkan kekuatanku.... dengan kekuatan..... layani mastermu."

Warwick mengatakan satu hal terakhir.

 

"Sudah...... mungkin bagiku untuk pergi ke bukit..... terima kasih..... berkat kepada masa depan kalian..."

 

Warwick mengangkat kepalanya disaat tubuhnya pelan-pelan runtuh. Sebuah jendela pesan muncul di depan Ark.

 

Summon pemain, 'Nameless Dead Man's Skull' telah mengalahkan 'Warwick'. Kamu sekarang dapat menggabungkan summon untuk mengevolusinya. Silahkan pilih satu familiar untuk menjadi yang utama. Familiar yang tercipta karena evolusi akan memiliki stat familiar utama dengan penambahan stat familiar tambahan.

 

Ini adalah pilihan mudah.

Warwick adalah seorang knight yang memiliki keseimbangan baik antara offense dan defense. Namun, skull telah menerima latihan Ark dan sebuah tubuh yang dibuat khusus. ​​ Warwick adalah subyek yang tidak bisa dibandingkan dengan Skull.

 

'Utama, Nameless Dead Man's Skull. Sekunder Warwick."

 

Diakhir keputusan itu, tubuh Skull diselimuti oleh cahaya.

Tubuh skull mulai berubah di dalam cahaya itu. Cahaya itu juga menjadi semakin intens untuk dipandangi. Warwick memiliki sebuah pedang dan perisai tua, dengan chain armor usang yang lengket di badannya.

 

Evolusi familiar telah selesai dengan sukses. Setelah bergabung dengan 'Warwick', Nameless Dead Man's Skull berubah menjadi Skeleton Knight. Dengan keinginan kuat untuk mengendalikan seluruh Netherworld, dia telah menerima nama 'Deimos'. Oleh karena itu, Deimos telah memperoleh status bangsawan peringkat rendah di Netherworld dan telah memperoleh hak untuk membawa sebuah artefak. Saw Blade adalah artefak Deimos sekarang.

Dengan memiliki artefak ini, Deimos dapat menggunakan skill tambahan.

 

Deimos

Seorang penduduk Netherworld yang mewarisi roh Warwick dan

dipromosi menjadi Undead Knight. Sebagai seorang ksatria, kehormatan adalah nilai terkuatnya dan dia bersumpah kesetian absolute kepada pemiliknya. Namun, jika masternya terlibat dalam hal tidak terhormat, kesetiaannya dapat berkurang.

Ras

Undead

Inklinasi

Dark

Ranking

 

Kelas Bawah

 

HP

870 (+ 200)

Kesetiaan

270 (+ 200)

Strength

96 (+ 15)

Agility

63 (+ 15)

Wisdom

38 (+5)

Intelligence

59 (+5)

Luck

 

35 (+15)

 

Hobi Deimos adalah 'Bone Collector'.

 

Mempelajari sifat 'sword'.

 

Sword: Deimos dapat berubah menjadi Saw Blade. Saw Blade yang berubah itu memiliki dua kegunaan, sebagai sebuah pedang dan sebuah cambuk. Jika kamu ingin menggunakannya sebagai cambuk, meskipun mungkin untuk menyerang beberapa musuh disaat yang sama, damagenya berkurang 30%.

 

Konsumsi SP : 100

 

 

‘Deimos?’

 

Ark tau tentang Deimos.

Diantara dua bulan Mars, yang satu adalah master dan yang satu lagi pelayan.

Dengan kata lain, ini artinya familiar Ark memiliki dua bentuk. Statsnya juga telah bertumbuh.

 

‘Statsnya meningkat sebesar 65~70 poin.'

 

Stats barunya mirip dengan Dedric. Hal yang tidak biasa adalah darah dan kesetiaannya meningkat tajam. Darahnya meningkat menjadi 1070! Tubuhnya kompatibel untuk menjadi roti. Juga, kesetiannya meningkat jadi dia tidak perlu khawatir dengan ketidaktaatan seperti Dedric. Malahan kembalinya dia menjadi roti mungkin akan membuatnya semakin semangat untuk melayani Ark.

 

‘Tapi apa hobi 'Bone Collector (Mengkoleksi tulang)' ini ?'

 

Ark melihat pada jendela informasi dan menggelengkan kepalanya.

Mata Deimos tiba-tiba menyala dan dia berlari ke sisa-sisa tubuh Warwick. Dia mencari-cari seluruh tulang sampai dia menemukan sebuah tulang rusuk tanpa cela.

 

“Ara? Deimos, apa yang kau lakukan?"

 

Clack clack clack! Clack clack clack!

 

Deimos menunjuk pada rusuk itu dan menyentuhnya. Itu bukan kode morse... Ark tidak mengerti jadi dia memanggil Dedric. Dia menjelaskan kalau dia membutuhkan Dedric sebagai penerjemah dan mereka berkomunikasi beberapa lama sebelum Dedric berkata dengan tampang aneh.

 

“Master, tak disangka orang ini nakal."

 

“Apa?”

 

“Master melewati masa-masa sulit untuk membuat tubuhku. Tapi itu tidak memuaskan. Master kesulitan dengan rasa keindahan. Aku tidak tulus, tapi dia mengatakan hal yang buruk. Sangat buruk. Benarkan?"

 

Clack clack clack!

 

Kemudian Deimos menraih Dedric dan mengguncangnya.

 

“Uhh, anak ini! Hanya karena dia memiliki sebuah tubuh dia berani..... snap! Ah, aku mengerti. Jangan tarik sayapku. Haruskah aku sampaikan apa yang kau katakan? Ouuk, jangan goncang aku ketika aku terbalik! Tak seperti seekor kelelawar, hobiku bukan terbalik. Aku bisa mabuk! Aku mengerti! Keuk, Master. Aku sedang dilecehkan. Orang ini mengatakan.... tulang yang dikumpulkan oleh master itu tidak bagus. Jadi itu sulit untuk mengeluarkan kekuatannya!"

 

Ark mempercayai kata-kata Dedric. Ark juga tau hal itu. Ketika dia mengumpulkan tulang dari labyrinth bawah tanah, mereka dapat diipakai, tapi kebanyakan sudah retak. Meskipun tubuhnya dibuat dengan menggunakan tulang seperti itu. dia tidak percaya diri terhadap performanya.

 

"Yah, aku juga ingin membuatnya dari tulang bagus..."

 

Uduk, Pakak!

 

Ark mengeluarkan nafas lega. Apakah Deimos akan tiba-tiba menarik keluar salah satu tulang rusuknya? Dia tidak keberatan melukai dirinya sendiri? Ark melihat pada Deimos yang tampaknya mengerti karena dia menggelengkan kepalanya.

 

Dia mengambil tulang dari Warwick dan meletakkannya ke sebuah tempat kosong. Anehnya, tulang rusuk Warwick dan Deimos cocok dengan sempurna.

 

Setelah memasang tulang rusuk itu, Deimos melompat-lompat bahagia. Tiba-tiba sebuah jendela pesan muncul di depan Ark.

 

Skill 'bone collector' Deimos telah menyusun ulang tulang rusuk. Kamu akan bisa mensummon sebuah skeleton yang mencintai tulang. Tulang yang kamu gunakan untuk membuat tubuhnya itu buruk. Hal ini terpancar dalam ketidakpuasan Deimos, yang mendapatkan kemampuan untuk membangun ulang tubuhnya sendiri. Dia akan mencari tulang-tulang yang sesuai dengan kriterianya dan menyesuaikan tubuhnya. Ditambah lagi, ada kemungkinan kecil untuk meningkatkan kemampuan pedang.

Tulang rusuk ke-5 Warwick: Defense +10, Luck -5

Pedang: Max Durability +10

 

 

​​ “Apa……….”

 

Sebuah skill aneh untuk merubah tulang.

Itu adalah situasi yang aneh, tapi efeknya membawa kejutan. Sekali sebuah tulang itu terganti, kemampuannya juga meningkat. Juga ada sebuah penalty tapi dia tidak memperhatikannya karena itu hanya mengurangi luck sebesar 5 poin. Tentu saja dia juga dapat menggunakan tulang monster jadi ada cara lain untuk meningkatkan stats selain makanan.

 

'Jika hal seperti ini terjadi di masa depan, Deimos mungkin saja tumbuh lebih cepat daripada Dedric!'

 

Tubuh yang susah payah dia ciptakan akan digantikan. Itu bukan perasaan yang menyenangkan, meskipun Ark adalah seseorang yang mengikuti doktrin utilitarianisme. Jika ada keuntungan, maka dia akan terima.

 

“Okay, Deimos. Mengkoleksi tulang, aku suka itu."

 

Hal yang disayangkan adalah dia tidak bisa menggunakan Saw Blade dan Deimos secara bersamaan. Karakteristik Warwick yang diwariskan kepada Deimos adalah kemampuan untuk berubah menjadi Saw Blade.

 

'Aku bisa menggunakan Saw Blade sebagai cambuk?'

 

Hal terbaik yang bisa dia lakukan untuk mengetahuinya adalah dengan mencobanya sendiri. “Skull……..tidak, Deimos. Sword!”

Ark memerintahkan Deimos yang kemudian melipat badannya dan berubah menjadi Saw Blade.

 

Dia mengayunkannya tapi tidak banyak yang berubah. Tapi dia memiliki sebuah obyek metal di sepanjang gagangnya. Itu seperti sebuah tombol. Ark menekannya dan obyek metal itu langsung mengayun ke arah yang berlawanan.

 

Cheolkek, Chwarararak, Double bang!

 

“Apa, apaan?”

 

Ark ketakutan. Disaat dia mengayunkan pedang itu, tulang vertebra memanjang seperti tali elastis dan mengenai pohon yang berada 5 meter di depan. Tabut tertegun sejenak sebelum mengayunkannya ke sisi yang berlawanan, ke arah bebatuan. Jaraknya sekitar 6 meter. Tapi pedang itu memanjang dan langsung mengenai batu itu.

 

“Ini bagus.... hebat!"

 

Kapanpun dia mengayunkan pedang itu, dia memanjang! Ark menggengam pedang itu dengan antusias. Dengan mengayunkan pedangnya, dia mengetahui kalau jarak maksimum adalah 7 meter. Itu tidak terlalu hebat jika dibandingkan dengan senjata jarak jauh. Namun jika dia dapat menyerang musuh 7 meter di depan dengan pedangnya, maka itu adalah cerita berbeda. Dan tidak hanya itu.

 

Pak, Pak, Pak, Pak, double bang!

 

Ark membariskan ranting-ranting pohon dan semuanya terpotong. Selain jarak yang lebih jauh, dia dapat menyerang beberapa musuh sekaligus. Sayangnya, damage berkurang 30% tapi jika dipakai dengan tepat maka bisa memberikan hasil yang besar. Ditambah lagi, tidak terlalu sulit menggunakan cambuk itu. Jika dia menentukan target dan mengayunkan pedang itu maka dia akan mengenainya.

 

“Ini adalah sebuah senjata!"

 

Ini semua sebanding dengan banyaknya hari yang dia habiskan dengan membaca tentang tulang manusia. Jadi Ark senang kalau itu dapat membantunya.

 

Kkurururu, Bang! Kwa Kwa Kwa bang!

 

Dia merasakan sebuah perubahan lalu berdiri. Tanah tiba-tiba berguncang dan underground world meletus. ​​ Dan retakan tebal mulai membelah jalan.

 

“Eh? Apa-apaan ini?"

 

Ketika kakinya terjatuh ke nawah, Ark segera melempar tubuhnya dan berguling melewati tanah. ​​ Dia memutar kepalanya ke belakang untuk melihat tanah yang terbelah.

 

“Apa yang terjadi?"

 

“Ark-hyung!”

 

Pada saat itu, Popo berlari dari desa dengan wajah putus asa.

 

"Popo, apa yang terjadi?"

 

"Aku, aku tidak tau. ​​ Para tetua sedang mencari Hyung!"

 

 

5 comments

  1. Bagus babget terjemahan nya kak.. Ditunggu lanjutan nya.. Ane cari” disini yg paling jauh.. Please lanjutin trus , klo bisa update tiap hari kaya novel yg lain :))

  2. Terima Kasih.
    Seperti yang “Silverium Translations” katakan, bukan hanya ukurannya yang berbeda, tetapi Silverium Translations juga ada job translation yg lain seperti untuk Novel Zhan Long, The King’s Avatars, dan kadang-kadang TDG.

    So, Stay Tune z y gan. ^.^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *