Ark – Volume 5 Chapter 7

ACT 7 Underdog Mengambil Satu Langkah Lagi

 

Suara logam membentur satu sama lain dapat terdengar.

Pertarungannya sudah berlangsung untuk waktu yang lama dan beberapa orang sudah gugur. Itu adalah kelompok rehab dan para penjahat. Tapi bahkan mereka yang masih belum gugur tidak memiliki banyak darah yang tersisa. Bahkan ‘Song of Life’ Roco tidak bisa mengkompensasi darah mereka yang hilang.

Orang-orang yang menyerang mereka adalah NPCs berpakaian hitam, Assassin dari organisasi Dark Brotherhood.

 

“Hu huhu, Apa kau pikir aku akan menyerah begitu saja?”

 

Orang yang menyaksikan dari belakang tertawa brutal. Mereka menunjuk pada assassins dari Dark Brotherhood.

Beberapa malam yang lalu, Andel yang berhasil kabur mengikuti JusticeMan di Kairote.

Tentu saja, itu semua untuk memperhatikan pergerakan party JusticeMan. Dia mengambil alih Quartermaster, agar Ark bisa segera bangkit. Kemudian Andel membayangi mereka secar diam-diam kalau-kalau mereka berpindah ke wilayah lain. Namun, Ark tidak bangkit bahkan setelah beberapa hari.

 

‘Ark itu, apakah sesuatu terjadi padanya pada dunia nyata?’

 

Andel memikirkan sebuah rencana yang bisa menyelesaikan semuanya dalam sekali jalan, dan ini sangat manis. Dia berharap untuk menemukan Ark dan menghajarnya di dunia nyata. Karena dia tidak menyangka kalau mereka akan menjaga di Quartermaster untuk waktu yang lama.

Namun, apakah ada alasan bagi Ark untuk tidak bangkit setelah beristirahat berhari-hari?

Dia harus menggali keluar alasannya…

 

‘Heck, aku benar-benar tidak suka orang itu.’

 

Andel menggertakkan giginya. Jika JusticeMan dan partynya tidak meninggalkan Cairo, itu artinya Ark akan bangkit disini.

Dengan kata lain, ini adalah kesempatan untuk membalas dendam!

 

‘Kalian akan segera lihat, Ark dan JusticeMan. Aku akan membalas 10 kali, tidak, 20 kali.”

 

Andel bersembunyi di dekat Quartermaster di Cairo berharap untuk membalas dendam.

Dan akhirnya, waktu untuk membalas dendam telah tiba. Alan menghubungi Dark Brotherhood lagi dan tambahan 15 orang assassin telah dikirimkan.

Tentu saja itu tidak gratis. Uang yang dibutuhkan untuk menyewa 15 orang adalah 1500 gold. Seperti menyewa mercenary, guild assassin juga membutuhkan kompensasi. Pada akhirnya, jika dia menggabungkan total yang pertama, maka 1800 gold sudah dia keluarkan.

Dalam uang tunai, itu adalah 18 juta won.

Meskipun jika itu adalah Andel, itu masih jumlah yang besar untuknya.

 

‘Sialan, kalau aku pikirkan ceramahan yang harus aku lewati untuk mendapatkan uang itu….. Tapi jika aku bisa membunuh Ark dan orang-orang itu, maka aku tidak peduli. Aku akan bunuh mereka lagi dan lagi sampai aku puas!’

 

Andel telah sepenuhnya melupakan tujuan game ini.

Balas dendam! Demi hal itu, dia bahkan bersedia untuk mengorbankan segalanya.

 

‘Jika Ark bangkit dan melarikan diri ketika aku menghadapi orang-orang itu maka akan sangat menyusahkan.’

 

Andel meninggalkan satu assassin di Quartermaster dan memimpin sisanya ke kabin.

Party JusticeMan terdiri dari 14 penjahat dan kelompok rehab. Secara kesuluruhan, mereka berjumlah 28 orang.

Namun, level rata-rata mereka tidak lebih dari 60. Meskipun mereka telah hunting di sekitar Cairo, hanya beberapa dari mereka saja yang meningkat ke level 70.

Disisi lain, Andel memiliki 14 Assassin dengan level 120.

 

‘Jika aku tidak ingin kalah, maka aku harus menggunakan kekuatan sebesar ini.’

 

Ditambah lagi, assassins baru yang dikirimkan itu lebih berhati-hati dari sebelumnya.

 

“Kami adalah assassins. Kami membunuh lawan dengan kerugian kecil.”

 

Assassins itu menunggu sampai malam.

Mereka mendapatkan bonus 10% pada stats mereka di kegelapan. Ditambah lagi, salah satu senjata utama karakter dengan atribut kegelapan adalah ‘stealth’ dan ‘assassination’.

 

“Para penjahat itu tidak akan menjadi masalah. Namun, sekelompok orang asing dengan kemampuan koordinasi yang baik akan lebih rumit.”

 

Assassins itu menyembunyikan diri dengan ‘Stealth’ dan menunggu di luar pintu kabin. Dan mengejutkan 3 anggota rehab ketika mereka keluar. Dengan skill assassination mereka, mereka menghasilkan 300% damage! Dengan 14 assassin level 120 memusatkan serangan pada mereka, 3 anggota rehab itu bahkan tidak punya waktu untuk berteriak ketika mereka jatuh.

 

“Musuh!”

 

Seorang penjahat datang terlambat untuk membantu anggota rehab itu.

Segera setelah pertempuran dimulai, semuanya berada dibawah kendali para assassin disaat mereka mengeluarkan perintah. Assassin itu mengaktifkan scroll mereka dan menyudutkan mereka. 7 penjahat gugur dalam waktu singkat sedangkan nomor 1408 dan 1409 dari anggota rehab juga terbunuh.

 

“Ack, apa-apaan…!”

 

“Ha haha, bagus sekali. Anak-anak sombong!”

 

Andel cekikikan disaat mereka terus mati.

Sekarang hanya ada 7 penjahat, JusticeMan, dan 6 anggota rehab yang tersisa.

Diluar Lorenzo, Sid, dan Roco, maka hanya ada 15 orang saja. Dan mereka juga hanya memiliki 50% darah yang tersisa.

Dua Assassin juga terbunuh, tapi darah assassin yang lain masih diatas 70%.

 

“Aku akan membuat kalian semua menjadi pengemis bersama Ark!”

 

Ketika NPC mati, para penjahat itu tidak bisa bangkit lagi.

Tentu saja, anggota rehab bisa bangkit tapi itu tidak akan membantu sama sekali. Hukum di New World membuat kalau seorang pemain mati oleh NPC, maka mereka akan langsung dibangkitkan di Quartermaster.

Namun, jika mereka mati dalam sebuah pertempuran grup, maka itu adalah hal yang berbeda. Kebangkitan mereka akan ditunda sampai pertarungan itu selesai. Sistem memastikan mereka tidak bisa bangkit dan bertarung di wilayah sekitar Quartermaster. Dengan kata lain, sekali anggota rehab terbunuh, mereka tidak bisa melakukan apa-apa untuk mengganggu pertempuran ini.

 

‘Ketika pertempuran ini selesai, kita semua tidak bisa bangkit disaat yang sama.’

 

Di Quartermaster, mereka hanya bisa membangkitkan satu orang saja setiap kali.

Pemain yang akan dibangkitkan di Quartermaster bergantung pada waktu kematian mereka. Jika semua anggota rehab mati dan mereka bertahan di Quartermaster melawan kebangkitan, maka mungkin saja untuk mengalahkan mereka. Andel tidak peduli meskipun jumlah Assassin terus berkurang.

 

‘Pertarungan ini hanya bisa berakhir dengan kemenangan.’

 

Dan sekarang, tujuannya berada di depan matanya. Andel tersenyum dan tertawa disaat party JusticeMan berjuang dengan sia-sia.

 

“Anak-anak ini, cepat sekali!”

 

“Sialan, skillku bahkan tidak bisa mencapai mereka…”

 

“Ack, terkena pukulan dua atau tiga kali itu menyakitkan. Orang-orang ini benar-benar kuat.”

 

Meskipun jika JusticeMan menggunakan stat Justice-nya, dia masih tidak bisa melawan Assassin 1v1. Selain itu, ada terlalu banyak musuh sampai-sampai dia tidak bisa keluar dari status battle.

Pada akhirnya, dia tidak punya pilihan lain selain menghadapi mereka secara langsung. Tapi perbedaan agility mereka begitu besar sampai-sampai hampir setiap kali dia menyerang, sebuah MISS besar akan muncul. Lalu, selalu ada serangan balasan yang menyusulnya.

 

“Paman JusticeMan!”

 

Roco segera menggunakan ‘Song of Life’.

Suara Roco terdengar dengan lembut di tengah suara kecapi. Kemudian darah JusticeMan yang berada pada dasarnya langsung pulih dengan cepat. Jika bukan karena Roco, maka pertarungan ini pasti sudah selesai sejak lama.

Ketika pertarungan dimulai, Assassins itu melarang penggunaan potions dengan menggunakan scroll [No Recovery]. Namun, kekurangan scroll [No Recovery] adalah itu tidak ada efek pada lagu Minstrel.

 

“Che, gadis ini lagi!

 

Andel berteriak dengan wajah keras.

 

“Apa yang kalian lakukan? Bunuh dia dulu!”

 

Andel berteriak pada Assassins itu.

 

“Stop!”

 

“Aku tidak akan membiarkan kalian menyentuh Roco!”

 

JusticeMan dan anggota rehab itu berdiri menahan para assassins. Namun, itu tidak cukup dan darah JusticeMan dan partynya terus berkurang dengan cepat.

Beberapa bahkan jatuh ke tanah disaat mereka terstun.

 

“Paman! Oppa!”

 

Roco berteriak dengan suara terisak.

Dia sudah hunting bersama party JusticeMan selama dua bulan. Disaat dia tidak bisa bertarung, mereka selalu membantunya. Daripada rekan, mereka sudah seperti paman dan saudara baginya. Meskipun itu hanyalah sebuah game, mereka tetap saja ditusuk oleh pedang dan gugur oleh assassin yang disewa oleh Andel….

Dia merasakan penyesalan disaat air mata mulai jatuh. Assassin yang men-stun JusticeMan kemudian berlari ke Roco.

 

“Sudah berakhir. Minstrel!”

 

“Ack!”

 

Pisaunya melewati bagian bawah hidungnya. Roco sama sekali tidak berpikir untuk menyerang balik dan hanya mengangkat tangannya untuk melindungi kepalanya. Ketika itulah. Sesuatu yang jelas terbang melewati ruang disana.

Kkakkak, kakakak! Tong!

Sebuah benturan keras bergema di udara.

Mengikuti suara itu, assassin itu terlempar ke belakang. Roco tiba-tiba terkejut lalu mengangkat kepalanya dengan mata dua kali lebih besar. Orang yang yang menggunakan ‘Stealth’ di depannya adalah seorang pemain.

Mengenakan armor kulit dengan sebuah pedang tulang… dia adalah Ark.

 

“Ah, Ark oppa?”

 

“Apakah aku terlambat?”

 

Sebuah senyuman tersebar di mulut Ark.

 

“Ark? Itu Ark?”

 

Semua mata terfokus padanya disaat Roco berbicara.

 

Ark-nim!”

 

“Ark hyung, selamat datang kembali!”

 

Sid dan Lorenzo berbicara dengan air mata di mata mereka.

Andel juga melihat Ark dengan tampang terkejut. Ada alasan dia terkejut ketika Ark muncul. Sebagai persiapan, dia sudah meninggalkan seorang assasin di Quartermaster. Ark bahkan tidak membuat kontak dengan assassin itu dan muncul disini. Kecuali dia….?

 

“Ya, kau…. kau pasti mati waktu itu?”

 

“Siapa yang bilang begitu? Aku takut aku tidak mati oleh tanganmu.”

 

“Tapi di neraka…..”

 

“Ah, memang membutuhkan waktu lama untuk keluar dari sana.”

 

“Tidak mungkin!”

 

“Kau harus menunggu sebelum memutuskan apakah itu mustahil atau tidak… pendapatmu tampaknya sangat berbeda. Apa kau tidak tau tekad bisa membuat banyak hal terjadi?”

 

“Tekad?”

 

“Sudah kukatakan. Aku akan membuatmu telanjang.”

 

Kata Ark dengan sebuah senyuman.

Andel membalas seolah dia sedang bosan.

 

“Kau pikir situasi ini akan berubah hanya karena kau menghilang?”

 

Dan kesadaran ini muncul pada wajah JusticeMan dan partynya.

Itu benar. Mereka telah melupakannya ketika Ark muncul, tapi masih ada 12 assassin lv 120 yang tersisa. Disisi lain, JusticeMan memiliki 15 orang dengan level rata-rata 60~70. Dan darah mereka bahkan tidak sampai 50%. Meskipun itu adalah Ark, 1 orang saja tidak akan merubah situasi.

 

“Kukuku, bodoh. Kau akan menyesal kau tidak lari ketika kau punya kesempatan.”

 

“Aku punya sikap baik, tidak sepertimu.”

 

Namun, Ark masih tenang.

 

“Aku lupa memberitahumu, aku membawa beberapa teman dariku dari bawah sana.”

 

“Apa? Teman?”

 

“Ya, mereka seharusnya sudah sampai sekarang…”

 

“Master!”

 

Suara Dedric dapat terdengar dari belakangnya. Andel memutar kepalanya secara reflex lalu wajahnya mengeras.

 

“A-apa, apa itu?”

 

Di belakang Ark, tanah di sekitar kabin mulai berguncang disaat sebuah bentuk kecil mulai terlihat. Mereka berjumlah hampir 100 orang! Mereka semua berkerudung sehingga tidak bisa memeriksa mereka dengan seksama…. tiga atau empat kumis menonjol dari hidung dapat terlihat dari bawah kerudung itu.

Itu benar, mereka adalah para rakun yang merupakan penduduk Underground World.

Ark telah menerima telepon ketika dia meninggalkan Underground World.

Telepon itu dari nomor 1407 yang telah mati di awal. Andel telah membawa 14 assassin untuk menyergap kabin.

Ark merasa gelisah ketika dia memikirkannya. Jika ada 14 assassins, maka mereka bisa dengan mudah mengalahkan party JusticeMan. Tapi meskipun jika Ark datang, hasilnya akan sama saja. Lalu para pasukan rakun muncul dalam pikiran Ark.

 

‘Ya, mereka bisa muncul di Cairo melalui Yggdrasil!’

 

Ark segera memanggil Yggdrasil melalui benih Popo.

Popo terhubung secara spiritual dengan Yggdrasil dan dapat berkomunikasi dengannya. Ark menjelaskan situasinya kepada Yggdrasil dan meminta bantuan dari para elder.

Permintaannya diterima, dan divisi artileri kedua telah dikirimkan untuk membantu mantan komandan mereka. Sementara itu, Ark meninggalkan Dedric untuk mempersiapkan pertempuran lalu bergegas ke kabin.

 

“Mari kuperkenalkan teman baruku.”

 

Ark tersenyum pada Andel.

 

“Coba katakan lagi. Jumlah kepala tadi adalah….”

 

“A-anak ini…… apa yang kalian lakukan? Bunuh mereka!”

 

Andel berteriak pada mereka untuk menyerang. 12 Assassins itu kemudian berlari maju bersama pedang mereka. Level 120. Itu tentu saja adalah level yang menakjubkan. Tapi siapa itu pasukan artileri rakun? Pasukan yang telah menjalanu latihan spartan Ark dan mengalahkan monster yang berlevel 150 dan 250.

Pada saat itu, puluhan pasukan rakun yang menyaksikan dari hutan langsung meraih senjata mereka. Dan… kling, kling, meriam mereka telah diisi dengan cepat dan kemudian mereka menembak secara kompak.

Bang bang!

Adegan itu bisa membuat jantung berdetak kencang.

Kembang api warna-warni meledak dari semua arah.

Para assassins itu menjadi tidak berbeda dari dedaunan musim gugur. Setiap kali mereka terkena bombardir, darah mereka akan berkurang dengan cepat.

9 assassin mati dari metode sederhana ini sedangkan yang lain tersebar dengan kacau.

JusticeMan dan kelompoknya hanya menyaksikan dengan ekspresi kagum.

 

“Ini, ini konyol!”

 

Andel mengangkat suaranya disaat 9 assassin langsung terbunuh dalam serangan itu. Kemudian Ark mengangkat suaranya untuk menghentikan bombardir lalu bericara.

 

“Aku akan memberimu sebuah kesempatan.”

 

“Apa?”

 

“3 Assassin tersisa. itu adalah jumlah yang kau gunakan untuk mengejarku sebelumnya. Yang lain akan mundur dan menyaksikan aku berduel dengan para assassins. Dan apapun hasilnya, bagaimana kalau aku melupakan hubungan buruk kita?”

 

Ark memperhatikan Andel ketika dia berbicara.

 

“Sejujurnya…….. menyebalkan. Karena aku tau orang-orang sepertimu tidak suka menyerah, dan aku juga tidak bisa melakukan apa-apa jika kau terus mengejarku. Jadi ayo kita selesaikan dengan pertarungan ini.

 

Andel memutar matanya dan bertanya dengan tambang ragu-ragu.

 

“Bagaimana bisa aku mempercayai itu?”

 

“Paman JusticeMan.”

 

Ketika Ark memutarkan kepalanya dan bertanya, JusticeMan langsung mengangguk.

 

“Jika ada kondisi seperti itu maka tidak ada alasan bagiku untuk ikut campur. Aku mengerti. Kami tidak akan memotong.”

 

“Nah, bagaimana? Hanya pilihanmu yang tersisa.”

 

Andel mempertimbangkannya sejenak sebelum mengangguk.

 

“Bagus. Assassins….. aku tidak akan membuat masaah.”

 

“Sudah bisa kita mulai?”

 

Sebuah tawa muncul dari mulut Andel.

 

“Orang bodoh ini masih sama saja. Apakah dia sudah lupa ketika menghadapi jumlah yang sama tidak lama yang lalu?”

 

“Kenangan itu…. aku mengingatnya dengan jelas.”

 

Ark menatap Andel dengan ekspresi dingin disaat dia menjawabnya.

 

“Kalau begitu kau pasti sudah tau apa yang akan terjadi! Pergi, bunuh dia!”

 

Andel memerintahkan assassins itu yang langsung mengeluarkan scroll.

 

[No recovery], [Battle-lock], [Seize]. Itu adalah combo scroll yang memaksa Ark jatuh ke neraka. Para assassins itu menggunakan scroll untuk mencegah adanya peluang sebelum menyerbu.

Pedang mereka menyerang dari tiga arah!

Kemudian mata Ark mulai bersinar.

 

‘Ini waktunya untuk membalas dendam atas kekalahanku sebelumnya!’

 

Tentu saja Ark memiliki keunggulan besar makanya dia meminta untuk duel.

Keinginan untuk menang tersebar dalam Ark.

Sejauh ini, ketika 3 assassin menyerangnya, dia merasa tidak berdaya. Ark tidak akan pernah mengakui kekalahan seperti itu. Dia tidak akan puas jika kondisinya tidak sama.

Dan alasan lain adalah untuk memastikan apa yang dia terima dari Underground World. Dia ingin melihat seberapa besar kemampuannya yang ditingkatkan oleh Three Marvels, bukan hanya dengan melihat pada level skill. Jika dia menang dari 3 assassin dibawah kondisi yang sama, maka ini akan menjadi bukti yang solid.

 

‘Aku bisa menang. Tidak, aku harus menang!’

 

“Dark Dance!”

 

Ark menurunkan tubuh bagian atasnya disaat dia menggunakan skil barunya.

Tiba-tiba, area disana diwarnai oleh kegelapan. Di tengah, 3 jejak merah terlihat sedang mengacungkan pedang. Gambar itu tampak seperti mode infra merah dalam film mata-mata.

Ark yang baru pertama kali mencoba skill ini, merasa sedikit bingung.

 

‘Apa-apaan? Aku pikir Dark Dance adalah skill yang meningkatkan evasion rate?’

 

Dan pada saat itu dia mendengar suara pedang yang terbang.

Sebuah jejak kaki merah juga muncul pada tanah di depannya. Itu terlihat seperti sebuah komentar yang dia lihat dalam buku seni beladiri tentang pergerakan kaki.

 

‘Apakah aku harus mengikuti jejak kaki itu?’

 

Ark meletakkan satu kaki pada jejak kaki merah yang muncul di tanah itu. Jejak kaki itu menghilang sebelum yang baru muncul di depannya. Semakin dia menginjaknya, semakin cepat jejak kaki itu menghilang, Meskipun ini awalnya mudah diikuti, seiring waktu dia harus berkonsentrasi untuk mengikuti jejak kaki itu.

Namun, efeknya memang sangat menakjubkan.

Su susuk, sasasak!

Dia hanya berjalan di sepanjang jejak kaki.

Sementara berkonsentrasi pada jejak kaki, dia hampir tidak bisa melihat pergerakan assassins. Namun, tubuh Ark bergerak seperti angin dan menghindari seluruh serangan.

 

“Ya ampun!”

 

Ketika Ark menghindari serangan mereka dan muncul di sisi lain, para assassins itu terkejut.

Tapi Ark-lah yang membuat mereka terkejut.

 

‘Dark Dance ini……!’

 

Sudah diduga kalau evasion rate dan defense akan meningkat selama periode ini.

Tapi ini adalah teknik yang sulit dilakukan.

Dark Dance ini mirip dengan game menari yang populer dulu. Dengan kata lain, pola pergerakan kaki yang berbeda akan muncul di tanah tergantung pada situasi dan jumlah damage yang berhasil dia hindari akan bergantung pada sebaik apa dia melakukannya.

Pertama kali dia menggunakannya, dia membuat sekitar 40% kesalahan.

Damage yang dia terima dari 3 assassin itu hanya 250 damage. Itu artinya damage yang tidak terhitung hampir 50% pada setiap kali, bahkan juga mempertimbangkan kekuatan pertahanannya!

 

‘Jika persentase penyelesaian ditingkatkan, maka aku mungkin saja tidak akan menerima damage?’

 

Tapi ada lagi. Dark Dance tidak membutuhkan tangannya.

Kali ini, dia berfokus pada mengikuti jejak kaki. Namun, ketika dia sudah familiar dengan Dark Dance, maka dia juga bisa menyerang.

Tentu saja, itu tak semudah kedengarannya.

Jika dia berfokus pada menyerang, maka persentase penyelesaian Dark Dance akan jatuh. Mungkin juga untuk menerima damage yang tak terduga. Ditambah lagi, jika tingkat penyelesaian jatuh dibawah 30% makan penalti menerima critical hit juga akan meningkat drastis.

 

‘Apakah aku sedang melihat pada pedang bermata dua? Tapi jika aku bisa menyerang sambil mempertahankan tingkat penyelesaian diatas 50%, akan ada efek samping yang besar. Pertama, aku harus membiasakan diri pada polanya dulu!’

 

Ark terus menggunakan Dark Dance. Pola jejak kaki akan berubah tergantung pada situasinya. Itu sudah jelas. Karena serangan yang sama tidak selalu digunakan. Namun setelah beberapa pengulangan, dia sudah mulai terbiasa padap pola itu.

Serangan itu dihindari dengan pergerakan minimal sambil mengambil setiap kesempatan untuk menyerang balik. Ketika melihat pada prinsipnya, ini tidak begitu berbeda dengan apa yang sudah Ark lakukan sebelumnya.

 

“Apa, apaan orang ini?”

 

“Gerakan ini…..!”

 

Para assassins itu berkata dengan nada bingung setelah serangan berikutnya juga meleset. Setleah menggunakan Dark Dance keempat, tingkat penyelesaiannya naik ke 60%.

Ark kemudian mulai melawan balik.

 

“Dark blade!”

 

Dia menggunakan chain skill Dark Dance dan Dark Blade, Dark Strike!

Pedang Ark secara langsung menyebar keluar seperti kerangka sebuah kipas dan mengenai leher seorang Assassin. Dark Blade mengabaikan pertahanan dan mendaratkan sebuah critical hit. Menggunakan Dark Strike, tambahan 200% damage juga diberikan.

Darah assassin itu langsung jatuh ke 30% dengan satu serangan.

 

“Tidak mungkin!”

 

Andel menghirup nafas besar setelah melihat damage besar itu.

 

“Ha, apa? Apa kau benar-benar berpikir aku hanya menyia-nyiakan waktuku selama sepuluh hari ini?”

 

Inilah alasan kenapa Ark mengajukan duel. Selama dia di Underground World, Ark telah meningkatkan levelnya. Ketika 3 assassin mendorongnya, dia baru saja berlevel 90.

Namun selama berada di labyrinth bawah tanah, dia meningkatkan levelnya sebanyak 5 level, dan setelah dia memerintah pasukan rakun dalam pertarungan melawan Yggdrasil, dia memperoleh 21 level lagi. Level Ark saat ini adalah 116!

Tapi apakah hanya itu saja? Setelah memperoleh Dark Piece, bonus atribut kegelapannya telah ditingkatkan ke 40%. Dalam perhitungan stats, dia setara dengan level 162. Dia juga memiliki equipment baru dan efek set item. Mereka hanya tau pola bertarung Ark sebelum dia jatuh ke dalam neraka. Ini rasanya seperti sebuah eksistensi yang sepenuhnya berbeda.

Di sisi lain, level para assassins adalah 120. Dengan atribut kegelapan, mereka hanya setara dengan level 132. Meskipun mereka adalah assassin profesional, perbedaan level mereka adalah 32 level…

Bang!

 

“Huk……! Penggantian orang ini…<t0></t0>…..<t1></t1>”

 

Assassin yang menerima serangan terpusat Ark itu langsung gugur.

Dari 3 melawan 1, situasinya sekarang menjadi lebih sederhana, yaitu 2 melawan 1.

Ark menggunakan sisa 400 mananya untuk menyerang menggunakan Dark Strike.

Dibawah hujanan serangannya, satu assassin lagi gugur dengan cepat. Sekarang hanya ada satu assassin yang tersisa, tapi mana Ark sudah habis dan darahnya hanya tersisa 30%.

Di sisi lain, 1 assassin yang tersisa itu masih memiliki 80% darahnya.

 

‘Mulai dari sekarang, ini adalah permainan keahlian!’

 

Ark menggunakan kemampuan bertarung Sword-Handnya untuk melawan assassin itu. Dengan perbedaan levelnya, dia menekan assassin itu hanya dengan Sword-Hand saja.

Kkakkak, Tong!

Ark menangkis pedang assassin itu dan menggunakan Riposte.

Ark memukul assassin itu dengan keras dengan counter attack dan assassin itu terlempar melayang di udara.

Disaat yang sama ketika dia mendarat, Ark menyerangnya dengan tendangan.

Assassin itu juga tidak kalah kuat. Menggunakan sisa-sisa terakhir kekuatannya, dia mengayunkan pedangnya dan mendorong Ark menuju kondisi kritis. Tapi disaat yang sama, dia terkena pukulan di kepalanya oleh Ark lalu mati.

 

“Hyuu, Aku menang.”

 

Ark menghembuskan nafas lega.

Dia telah mengalahkan tiga Assassin Lv 120 sendirian!

 

“Dia, dia menang!”

 

“Ark-hyung menang!”

 

“Wah ah ah!”

 

Anggota rehab, Lorenzo dan pasukan rakun bersorak di sekitar kabin. Tapi sorakan mereka berubah menjadi jeritan pada detik berikutnya.

 

“Huh? Dia, dia….!”

 

“Ark, berbahaya!”

 

Ketika dia selesai bertarung melawan assassin terakhir, Andel yang memperhatikan dengan diam-diam sedang menunggu kesempatan untuk menyerang Ark. Saat ini, darah Ark hanya sejumlah 180 poin. Jika sebuah serangan mendarat, maka dia aka menerima critical hit karena kondisinya.

Tidak, kelihatannya memang seperti itu.

Tapi tepat sebelum pedang Andel mencapai leher Ark.

Cahaya tiba-tiba mati di depan Ark.

 

“Apa….. ke-kerangka?”

 

Sebuah kerangka yang menggengam sebuah pedang dan perisai menahan serangan Andel.

Sementara Andel merasa bingung, Ark membalikkan kepalanya dan teratawa.

 

“Aku tau bagaimana orang-orang sepertimu berpikir.”

 

Dari awal, Ark tidak berpikir Andel akan menepati janjinya. Tidak, dia ‘berharap’ dia tidak akan menepatinya.

Dia ingin mencoba skill yang dia peroleh dari Underground World dan dia tau kalau Andel tidak akan terima hasil duel itu. Dia sudah menandainya sebagai musuh sampai pada akhir.

Oleh karena itu, Ark sengaja meninggalkan sebuah celah untuk Andel dalam kondisi kritisnya. Setelah dia memperhitungkan timingnya, dia melepaskan Deimos dari bentuk pedangnya.

Andel telah tertangkap dalam perangkap Ark!

 

“Jadi sekarang janji itu sudah tidak berlaku?”

 

“Brengsek, apa kau percaya padaku sejak awal?”

 

“Orang ini tidak masuk akal. Kau masih mengatakan hal seperti itu dalam situasi ini?”

 

“Sialan, lihat saja nanti. Apapun yang dibutuhkan, aku akan memaksamu ke neraka!”

 

Kata Andel sambil mengeluarkan sebuah scroll.

Itu adalah scroll [Warp] yang sudah menjadi keahlian Andel.

 

“Oh, itu, orang itu lagi…!”

 

JusticeMan dan anggota rehab bergerak sedikit.

Ark hanya tersenyum ketika dia mengeluarkan sebuah scroll dan menggunakannnya.

 

“Scroll [Magnetic], target: Andel!”

 

Disaat yang sama, tubuh Andel menjadi samar-samar sebelum dia ditarik kembali oleh Ark.

 

“Apa? Apa ini?”

 

“Bukankah sudah kukatakan? Aku tidak hanya bermain.”

 

Ark mengklik lidahnya dan bergumam sambil pura-pura kasihan.

Ketika dia keluar dari Underground World, Ark tidak menunggu pasukan rakun dan sudah mulai membuat persiapan.

Hal yang paling Ark sesalkan dari diserang oleh Andel adalah tidak mengetahui bagaimana menggunakan scroll dengan benar dalam pertarungan. Ketika Ark merebut kembali desa-desa di Underground World, dia langsung mengumpulkan informasi tentang scroll dari spesialis di tiap-tiap desa.

Satu hal menarik yang dia pelajari adalah scroll [Magnetic]. Meskipun itu akan menarik targetnya ke depan, ada satu fungsi lain dari [Magnetic].

Jika timing [Magnetic] digunakan dengan tepat pada [Warp], maka efek [Warp] bisa dibatalkan.

Alasan kenapa [Magnetic] memiliki rating lebih tinggi dari [Warp] adalah karena fungsi tersembunyi ini.

Itu adalah apa yang disebut resistansi terhadap scroll.

Oleh karena itu, untuk melawan atau meniadakan efeknya, harus ada sebuah counter attack.

Inilah manfaat sesungguhnya dari penggunaan scroll.

 

“Kau bilang aku akan lihat nanti? Apakah sekarang waktunya?”

 

Ark tertawa disaat dia menghampiri Andel yang ketakutan. Namun, pada saat itu dia merespons dengan suara putus asa.

 

“Heung, bunuh saja aku kalau begitu. Aku telah menggunakan scroll [Lie]. Karena aku tidak chaotic, maka kau akan menjadi chaotic jika kau menyerangku. Levelmu sudah diatas 100, jadi apa kau berani mengambil resiko seperti itu? Paling-paling, semua NPC akan diperintahkan untuk membunuhmu. Dan setelah aku mati, aku tidak akan mendapatkan kesulitan dari NPC. Kau tidak mendapatkan apa-apa, he he he.”

 

“……..Bajingan menjijikkan ini…”

 

JusticeMan bergumam dengan suara marah.

 

‘Apakah dia pikir kami akan takut pada sesuatu seperti itu?’

 

“Ark, kau tidak perlu mengambil bagian. Kami akan membunuh orang ini.”

 

“Tunggu dulu. Hyung-nim.”

 

Ark mengeluarkan sebuah scroll lain. Ketika dia menggunakannya, bentuk sebuah pedang besar terbentuk di atas kepala Andel. Ketika pedang itu mengenai Andel, darahnya langsung berkurang 50%.

 

“Huk, tidak mungkin, ini….?”

 

“[Sword of Truth]!”

 

Sid meledak dengan kegembiraan.

 

[Sword of Truth]…….Itu adalah sebuah scroll yang hanya aktif ketika lawannya menggunakan scroll [Lie]. Itu memberikan damage besar juga menghapus efek dari scroll [Lie]. Di tambah lagi, itu juga merubah alignment menjadi chaotic selama periode tertentu.

Dengan kata lain, tidak akan ada masalah dalam membunuh Andel.

 

“Ohu, itu bagus sekali.”

 

“Ini artinya aku punya kesempatan tidak terbatas untuk membunuhmu?”

 

Anggota rehab itu mengelilingi Andel saat mereka menyiapkan tinju mereka.

Namun, Ark menggelengkan kepalanya.

 

“Masih belum.”

 

“Apa?”

 

“Hyung-nim, bukankah kalian sudah banyak dirugikan? Silahkan ambil ini.”

 

Ark menyerahkan beberapa scroll kepada anggota rehab.

Setelah melihat sekilas pada penjelasannya, mata anggota rehab itu bersinar lebih terang dari sebelumnya.

 

“Oh, Ark. Kalau kau yang memberikannya, kami tidak bisa menolak.”

 

“Hu hu hu, malahan, pada titik ini, kami harus meminta maaf.”

 

“Tetap saja, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Karena sudah merupakan kebijakan kita untuk menginjak siapapun yang mencoba menginjak kita.”

 

“Tentu saja. Kita mengerti sejauh itu. Karrena dia adalah orang yang mengajak kita bertarung lebih dulu. Kita tidak perlu bersikap adil.”

 

“Apa, apa yang kalian lakukan….!”

 

Andel bergumam dengan nada tidak tenang.

JusticeMan dan kelompok rehab, Ark, dan bahkan Roco merobek scrolls itu dengan sebuah senyuman.

 

– Scroll [Peek] telah diaktifkan. Ketika tas seorang pemain ditargetkan, dapat mengintip pada sebuah item.

 

– Scroll [Robbery] telah diaktifkan. Dapat menunjuk sebuah item pada tas target. Ketika pemain itu mati, 100% kemungkinan item yang ditunjuk itu akan dijatuhkan. Item ganda akan dianggap sebagai satu item.

 

Scrolls digunakan non-stop pada Andel.

Dia telah membawa berbagai macam scrolls untuk diberikan kepada assassins, yang dapat digunakan kapanpun untuk menghasilkan gold, dan dia meninggalkan semuanya di dalam tasnya bersama dengan equipment… Tujuan dari scroll [Robbery] adlaah untuk mendapatkan item apa saja yang bisa menghasilkan uang.

Tapi itu hanyalah bagian awal.

 

“Bukankah sudah kukatakan? Aku akan terus menyerangmu sampai kau kehilangan segalanya.”

 

– Scroll [Seize] telah diaktifkan. Ketika target yang ditunjuk telah mati, ada 50% kemungkinan sebuah item yang ter-equip akan dijatuhkan.

 

Ark dan anggota rehab itu menggunakan scroll [Seize] sebanyak empat kali.

Karena Andel itu Chaotic, setelah kematiannya, kemungkinan untuk menjatuhkan item equipmentnya akan meningkat dramatis. Setelah menggunakan [Seize] empat kali, dia bahkan tidak perlu melihat hasilnya lagi.

 

“B-brengsek!”

 

“Ara? Apa itu? Mulai dari sekarang, ini hanya permulaan.”

 

– Scroll [Misfortune] telah diaktifkan. Luck target yang ditunjuk akan menjadi 0 untuk sementara. Kemungkinan untuk menjatuhkan item equipment dalam berbagai situasi akan dimaksimalkan. Jika seorang pemain chaotic mati dalam kondisi ini, pengurangan stats akan bertambah 2, membuat mereka kehilangan 4 stats sekaligus.

 

Kata Ark dengan sebuah senyuman puas.

 

“Setelah kalah dalam pertarungan ini, aku akan menginjakmu sekali lagi. Itulah teoriku.”

 

Dengan sebuah tampang ketakutan, Andel mati.

 

“Ugh, Master! Wanita ini, hentikan wanita ini!”

 

Dedric menjerit sebelum melarikan diri.

Setelah menginjak Andel dengan senang hati, Ark bergabung dengan JusticeMan dan anggota rehab yang akhirnya dia temui setelah waktu yang lama. Dan setelah Dedric berubah menjadi bentuk anak-anak, dia menemui dirinya dikejar-kejar oleh Roco dengan kasih sayang (?) besar.

 

“Ho hoho, dia……..Senang bertemu denganmu.”

 

“Tidak senang, tidak senang!”

 

“Jangan lakukan itu, ayo bermain dengan noona (kakak).”

 

“Siapa yang noona ? Sudah kubilang, aku berumur 300 tahun!”

 

“Kkalkkalkkal! Aku mengerti, aku mengerti. Kamu adalah anak berumur 300 tahun. Senang?

 

“Aku bukan anak-anak!”

 

Dedric menjerit kesakitan.

Namun Roco tidak menghiraukannya dan memeluk Dedric lebih erat lagi. Lalu Deimos tiba-tiba muncul di sampingnya.

 

“Oh? Kamu adalah….. Skull?”

 

Deimos merasa senang dan langsung menganggukkan kepalanya. Tidak seperti Dedric, Roco telah menghabiskan beberapa hari bersama Skull. Tapi, kening Roco mengerut ketika dia bergumam sesuatu.

 

“Kamu……. terlihat sedikit menyeramkan.”

 

Ddang! Pada kata-kata Roco itu, Deimos terkejut dan dia menunjukkan sebuah ekspresi merajuk. Setelah dia berubah, ini adalah bentuk yang ingin dia banggakan. Tapi hanya dalam sekejap.

Gemerincing, gemerincing.

Deimos berbalik, lalu pergi menuju tubuh Andel.

Mata Deimos menyala untuk sesaat disaat dia meraba-raba.

Dan seperti seorang dokter psikis, dia meletakkan tangannya melalui pundak Andel. Dan mengejutkan, tangan berdarahnya keluar sambil membawa sebuah scapula.

 

‘Jangan katakan kalau dia juga bisa mengumpulkan tulang dari pengguna.’

 

Ketika Ark memikirkannya, itu adalah hit besar.

Deimos langsung mengganti scapulanya dengan milik Andel.

 

Deimos telah menggunakan skill ‘Bone Collecting’nya untuk menysun ulang scapulanya. Jika dia menukar tulang dengan seorang pemain, stats dan kemampuannya juga akan ditukar.

<Deimos: Strength +5, Stamina +5, Wisdom -5, Intelligence -5>

<Andel: Strength -5, Stamina -5, Wisdom +5, Intelligence +5>

 

Andel adalah seorang Warrior di dalam game. Karena pertukaran tulang itu, STR dan Stamina-nya berkurang, sedangkan milik Deimos ditingkatkan. Andel benar-benar tidak beruntung.

Deimos menukar bentuk scapulanya dengan favoritnya.

Dia tersenyum sambil mengutak-atik pundak barunya. Tidak, dia memang tampak tersenyum, tapi dia jelas sedang tertawa.

Ark juga diam-diam tertawa.

 

‘Meskipun sangat bagus statsnya meningkat…. tapi ini benar-benar seperti film horror.’

 

Aa, Deimos ……..apa karaktermu sesungguhnya?

Tengkorak yang dulu berguling dengan manis di sepanjang jalan tidak bisa terlihat lagi sekarang. Memang hal yang bagus statsnya meningkat berkat bone collecting, tapi caranya memperoleh tulang baru itu sangat mengerikan.

Kelompok rehab itu menatap dengan heran pada tingkah laku mengerikan Deimos. Ark juga memiliki ekspresi yang sama, dan harus menjelaskan situasinya dengan sebuah senyuman.

 

“Ha ha, jangan khawatir. Anak ini memiliki hobi aneh.”

 

Dan di tengah situasi ini, anggota rehab semuanya sudah bangkit kembali. Lalu pemimpin pasukan artileri rakun memberi hormat kepada Ark dan berkata.

 

“Komandan, kami harus pergi sekarang.”

 

“Yah, terima kasih. Sampaikan salamku kepada para tetua.”

 

“Ya! Ayo pergi!”

 

Artileri itu memberi hormat sebelum kembali ke tempat yang ditentukan. JusticeMan dan kelompok rehab itu melihat pada rakun dengan takjub sebelum bertanya.

 

“Apa? Apakah rakun-rakun itu melarikan diri dari kebun binatang dalam kelompok?”

 

“Mereka adalah teman-temanku dari Underground World.”

 

“Underground World?”

 

Ark menceritakan beberapa terakhir kepada JusticeMan yang penasaran. JusticeMan menghela nafas dengan wajah terheran.

 

“Kedengarannya tempat yang hebat, sialan, jika kami tau, kami juga akan masuk ke sana….”

 

“Maafkan aku. Tapi aku tidak punya cara untuk masuk ke Underground World. Dan paman dan abang-abang tidak akan bisa bertahan hidup di bawah sana.

 

“Itu benar.”

 

“Ah! Ada seseorang yang ingin kuperkenalkan.”

 

Ark mengeluarkan sebuah benih kecil dari dalam tasnya.

JusticeMan dan anggota rehab menatap pada figur kecil yang muncul dari benih itu. Itu adalah Popo, pahlawan dari clan racoon. Popo menggaruk kepalanya karena perhatian yang diberikan oleh para orang asing sebelum menyapa mereka.

 

-Ha, ha, Halo? Aku Popo, adik Ark-hyung.

 

“Aw!”

 

Kemudian Roco yang mengganggu Dedric langsung berlari datang.

 

“Woo………! I….. imut. Itu adalah rakun seukuran jari….”

 

-Ah, kakak Roco? Ark-hyung banyak bercerita tentangmu.

 

“Apa? B-benarkah? Apa yang dia katakan?”

 

-Kalau dia mempunyai seorang gadis cantik sebagai adiknya. Kamu benar-benar cantik, seperti yang aku dengar. Apakah aku bisa memanggilmu kakak mulai dari sekarang?

 

Popo lebih baik dalam hal memuji dari yang dia pikirkan.

 

“Ho ho ho, kamu manis sekali. Hanya di mata yang melihatnya…. adik-adikku tidak seperti ini. Ya, panggil saja aku kakak. Jika kamu adalah adik Ark-oppa, maka kamu juga adikku. Popo kamu bilang? Apakah kita bisa berbicara sebentar? Ceritakan sedikit lagi tentang apa yang Ark-oppa katakan tentang aku.”

 

Roco membawa benih itu ke suatu tempat tak jauh dari sini.

 

“Che!”

 

Kemudian Dedric yang ditinggalkan menendang sebuah batu yang mendarat di samping Skull. Meskipun dia mengeluh, dia sebenarnya menikmati perhatian dari Roco. Jika dia benar-benar membencinya, dia sudah akan berubah menjadi kelelawar dan terbang pergi….

 

“Aku hidup dengan cukup bahagia.”

 

Anak rakun itu lumayan ramah. Roco yang tertarik pada Ark, meninggalkan dua summonsnya…. bentuk yang dia sukai ini benar-benar berbeda di mata orang lain.

 

“Apa… itu benar.”

 

“Ngomong-ngomong, menurutmu apa yang akan dilakukan Andel itu?”

 

“Biarkan saja. Untuk sekarang, dia tidak akan online untuk beberapa saat.”

 

“Tapi bagaimana jika dia mencoba untuk mengganggumu lagi?”

 

“Benar. Aku tidak keberatan. Di kota chaotic disini akan menjadi masalah sulit, tapi di wilayah lain tidak akan ada penalty terhadap kebangkitan. Jadi jika dia menyerangku sekali, aku bisa membalasnya dua kali lipat. Tapi itu juga tidak mudah.”

 

“Tampaknya kau tidak perlu mengkhawatirkan kemampuanmu berdasarkan apa yang sudah kami lihat.”

 

“Andel mungkin akan mencoba menyewa lebih banyak assassin lagi sebelum online. Meskipun Lorenzo dan para penjahat akan mendapat bantuan dari NPC Guard, kita berbeda. Jadi aku pikir kita sebaiknya meninggalkan Cairo sebelum muncul masalah baru.”

 

“Bagus. Waktu kita lebih berharga dibanding orang itu.”

 

“Tapi ada yang harus aku selesaikan dulu.”

 

Mata Ark berubah emas setelah waktu yang lama. Dia sudah melupakan Andel dan berubah menjadi mode penghasil uang.

 

“Sid. Apa kau bisa mengatur semua ini?”

 

Ark menyerahkan semua japtem yang dia peroleh di Underground World.

 

“Woah, ini, ini…..!”

 

Mata Sid melebar di depan tumpukan japtem yang besar. Tapi itu bukan karena japtemnya. Itu karena ore, mata uang di Underground World. Semua 1,600 Daun Nurunma yang diperoleh di tempat persembunyian pencuri telah digunakan untuk membuat Warrior’s Cookie dan terjual kepada pasukan rakun.

1L pada awalnya. Tapi tak lama kemudian harganya dinaikkan ke 2L karena dia kehabisan bahan. Untung saja, para rakun sudah terlanjur kecanduan dan tidak punya pilihan lain selain membeli kue itu dengan harga yang lebih tinggi. Berkat itu, Ark berhasil memperoleh 2,400 ore!

500L digunakan untuk membayar biaya forging, sehingga hanya tersisa 1,900 ore saja di dalam tasnya.

 

“Dari mana kau dapatkan ore sebanyak ini…?”

 

Ark yang tidak nampak untuk waktu yang lama akhirnya muncul bersama item mengesankan.

Sid masih tidak bisa mengerti pemain aneh yang bernama Ark.

 

“Tidak, kau ingin aku mengatur semuanya disini? Tapi jika kita menjualnya di Giran, kita tidak bisa mendapatkan harga 20% lebih tinggi.”

 

“Aku tidak peduli. Urus saja. Dan tukar semua item yang kita rampok dari Andel dengan gold, kecuali scroll dari Cairo. Kau sebaiknya membawa Jjak-tung agar kau tidak membuat kesalahan.”

 

“Aku mengerti.”

 

Kemudian Sid dan Jjak-tung menuju Cairo membawa semua items itu.

Alasan kenapa dia mengirim Jjak-tung adalah untuk memanfaatkan skill ‘Fraud’nya. Berkat Ark, Sid telah meningkatkan skill ‘Sale’nya tapi masih tidak memungkinkan baginya untuk memperoleh keuntungan diatas 15%. Di sisi lain, jika skill Fraud Jjak-tung digunakan, maka dia bisa mendapatkan keuntungan 15% tanpa syarat.

 

“Oke, sekarang mari kita selesaikan urusan di Cairo.”

 

Ark membawa kelompok rehab menuju Cairo. Itu adalah untuk menyelesaikan quest [Bersihkan Nama Lorenzo] yang tertunda. Sebelumnya, JusticeMan telah menyerahkan kepadanya kunci gudang sebelum pergi ke Wolkosu. Kemudian, dia membuatnya duduk sambil Lorenzo menjelaskan situasinya.

 

“… … Jadi itu yang terjadi.”

 

“Aku mengerti….. aku telah menyalahkanmu dengan buta tanpa menyadarinya…. maafkan aku.”

 

Wolkosu berkata dengan nada menyesal kepada puteranya. Lorenzo tampaknya juga berlinang air mata disaat dia menggeleng.

 

“Tidak, ini adalah kesalahanku semua ini terjadi. Ayah, maafkan aku.”

 

“Ayah? Sekarang aku ayahmu?”

 

“Ya, ayah. Maafkan aku karena tidak memanggilmu seperti itu.”

 

“Aku mengerti. Jadi berhentilah berbicara seperti ini. Dihadapkan pada kesalahanmu pastilah berat bagimu. Aku tidak mengira aku tidak akan punya anak, jadi aku membesarkanmu tampa pamrih. Itu pasti sangat sakit bagimu dan aku tidak tau. Tidak, ayo berhenti. Aku akan melupakan masa lalumu. Jika kau memutuskan untuk menjadi orang baru, maka semuanya selesai.

 

“Ayah!”

 

Wolkosu dan Lorenzo menangis sambil berpelukan.

Anggota rehab sudah memiliki air mata di mata mereka, disaat mereka melihat pada dua NPC itu. Meskipun mereka adalah NPC, jalan yang dilalui oleh Lorenzo itu tampak seperti hidup mereka sendiri.

 

“Hyung-nim, keadilan (justice) itu benar-benar hal yang bagus.”

 

“Hum, ya.”

 

JusticeMan mengangguk dengan ekspresi puas.

Namun, tidak ada air mata di mata Ark.

 

“Sekarang, paman Wolkosu. Mari lakukan perhitungan secara pelan-pelan.”

 

“Perhitungan?”

 

“Kenapa seperti ini? Apakah kamu sudah melupakan janjimu?”

 

“Janu…. Ah, bukan seperti itu. He he he, bagaimana mungkin aku lupa? Ya, aku ingat. Bukankah aku berjanji untuk menjualkan kepadamu item yang aku peroleh kembali dengan harga diskon 40%? Ok, jika kau membutuhkan apapun, katakan saja padaku. Aku akan melakukan apapun untuk orang yang menyelamatkan puteraku. Karena aku adalah seseorang yang berbisnis di ibu kota. Aku adalah generasi kedua. Meskipun toko lain menginginkannya, aku akan menyimpannya untukmu.”

 

“Ah, ayah.” Apa itu! Itu…….

 

Pada saat itu, Lorenzi sangat terkejut dan menutupi mulut Wolkosu. Namun, sudah terlambat. Pada akhir perkataan Wolkosu, mata Ark menyala seolah dia telah memaku ke dalam.

 

“Tak salah lagi, kamu sudah berjanji. Kau jelas mengatakan jika item yang kuinginkan ada di tempat lain, kamu akan menyimpannya untukku?

 

“Eh? I-itu benar. Kenapa? Ada masalah apa?”

 

“Tidak. Tidak sama sekali. Mari mulai berbisnis.”

 

Ark mengeluarkan dompetnya ke meja dan tersenyum. Wajah Wolkosu langsung berubah ketakutan.

Dompet di meja itu berisi jumlah uang yang tak terbayangkan.

 

“5…………..5, 500 gold?”

 

Ark tertawa dan menganggukkan kepalanya.

Ya, dalam waktu yang singkat disini, Ark telah mengumpulkan 5,500 gold.

Ketika Ark pertama kali ke Cairo, dia hanya memiliki 1,000 gold. Ketika dia berada di Underground, tanpa henti-hentinya, dia mengirim item kembali ke Sid untuk dijual, yang menghasilkannya 300 gold.

Tapi sumber pendapatan paling besar adalah menjual narkotik kepada rakun. Caranya menghasilkan uang memang buruk. Ketika ore dijual oleh Sid menggunakan skillnya, dia menghasilkan 30 gold untuk satu ore. Totalnya adalah 570 gold.

Berkat hal itu, total gold Ark adalah 1,870.

Tapi apakah hanya itu saja? Juga ada item-item yang Ark dapatkan dari Andel. Scroll ada dijual di Cairo, jadi mereka diabaikan karena tidak ada alasan untuk menjualnya….. Namun sisa equipment dan consumable (item habis pakai) yang lain terjual seharga 500 gold. Dengan begitu, dia berakhir dengan 2,370 gold.

Tentu saja, rencana Ark tidak berhenti disana.

 

‘Aku harus memaksimalkan pendapatan!’

 

“Paman JusticeMan, hyung-nim, aku menjaminnya. Sekali aku membeli dan menjualnya ke pemain lain, maka pendapatan dari bisnis ini setidaknya adalah 50%.”

 

“Tentu………..”

 

Setelah mendengarkan penjelasan Ark dan menghitung di kepala mereka, mereka mengangguk.

Ketika seseorang membeli sebuah item, sudah jelas dia akan mendapatkan keuntungan. Tidak ada yang yang akan menolak penawaran seperti ini hanya untuk menghemat uang.

 

“Ok, semuanya juga akan berinvestasi.”

 

“Kecuali aku tidak tau bagaimana hasil akhirnya ketika kita membagi hasilnya.”

 

“Meskipun kamu hanya memiliki beberapa ribu gold, itu sudah cukup untuk transaksi bisnis…”

 

“Apa boleh buat. Sudah bagus semuanya bisa datang.”

 

“Hu hu hu, kamu adalah berkat bagi kelompok ini. Kamu adalah orang yang menghasilkan uang paling banyak.”

 

Kelompok rehabilitasi berkata dengan sebuah senyuman hangat sambil mereka mulai mengumpulkan uang mereka. Mereka hanya level 60, tapi mereka tidak miskin. Lagipula, semua anggota rehab dulunya bagian dari profesi gelap. Meskipun ini hanya sebuah game, mereka tetap menggunakan keahlian mereka untuk memperoleh uang.

Sejak awal game, pemain bisa membeli gold dari rumah lelang. Dengan mengosongkan dompet mereka, 4000 gold langsung didapatkan. Namun, Ark tidak menginvestasikan semua uang itu.

Ark menyarankan mereka untuk menggunakan 2000 gold untuk membeli equipment.

 

“Hyung-nim, sekarang adalah kesempatan untuk mengganti equipment. Di Underground World, ada banyak item yang sulit ditemukan. Harganya harga tapi aku jamin performanya.”

 

Anggota rehab itu sangat tersentuh oleh pujiannya dan langsung berpisah dengan 2000 gold mereka.

Ark meraih kantong uang itu dan langsung kembali ke Underground World melalui Yggdrasil.

Ark adalah pahlawan yang menyelamatkan Underground World dari krisis.

Oleh karena itu, intimasinya berada pada tingkat tertinggi. Di Underground World, dia mendapatkan diskon 30% atas item apapun yang dia beli.

 

“Wow, ini bukan main!”

 

“Bukankah pisau ini memiliki damage tambahan ketika menusuk?”

 

Anggota rehab itu melihat item yang dibawa kembali oleh Ark lalu bersorak.

Mereka ada item-item dari desa craftsman, dimana rasio performa per harga berada pada titik tertinggi. Performa item ini juga langka untuk item harga pertengahan.

Drop dari assassin juga dibagi dan setelah mereka memakainya, damage dan defense mereka meningkat.

Namun, mengupgrade anggota rehab bukan satu-satunya alasan kenapa Ark menyarankan untuk mengganti equipment. Ark memperhatikan anggota yang senang itu sebelum berkata dengan nada kecil.

 

“Jjak-tung hyung, sebenarnya aku mendapat sedikit diskon karena menyelesaikan quest. Jadi ada sedikit kembalian yang tersisa….”

 

“Kau bisa mengambilnya, anggap saja tip.”

 

“Ya, aku punya masalah dengan itu. Meskipun itu adalah uang dari luar, aku membutuhkannya.”

 

“Simpan saja tanpa bilang apa-apa. Nak, karena kau terlalu bagus untuk menutupinya.”

 

Seperti yang diduga, meskipun mereka mantan napi, para anggota rehab itu berhati besar. Ini juga alasan kenapa dia tidak menambahkan Sid dan keahlian menjualnya. Karena dia sudah banyak pengalaman bekerja paruh waktu, Ark benar-benar mengerti sifat alami anggota rehab ini.

 

“Wow, hyung-nim, terima kasih banyak!”

 

“Nak, hal seperti ini….. kami hyung-nim tidak akan memperhitungkan jumlah segini. Ngomong-ngomong, berapa banyak sisanya?

 

“600 gold.”

 

“Eeek? 600 gold?”

 

Anggota rehab itu langsung meledak tertawa. Karena Ark tidak memiliki skill berdagang, mereka mengira dia hanya akan mendapatkan diskon 5% dan tersisa dengan 100 gold.

Jika mereka tau kalau sisanya adalah 600 gold, anggota rehab itu tidak akan berkata seenteng ini.

Tapi bus sudah terlanjur jalan. Karena anggota rehab hidup dengan kehormatan, mereka tidak bisa menarik kembali kata-kata mereka.

Ini juga salah satu motif Ark!

 

“Hyung-nim benar-benar dermawan.”

 

“Ha haha. Itu, tidak seperti itu. Kemurahan hati kami hanya sedikit lebih besar.”

 

“Tapi 600 gold….”

 

Anggota rehab itu langsung berkeringat disaat mereka gemetaran sambil berpura-pura. Dengan begitu, 600 gold ditambahkan ke kekayaan Ark yang berjumlah 3,000 gold.

2,000 gold dari anggota rehab juga masih ada. Jika mereka menambahkan Sid dan Roco, maka totalnya ada 5,500 gold.

 

“Kau, kau akan membeli semua itemnya dengan uang ini?”

 

“Ya, apakah kamu berasumsi aku tidak akan punya cukup uang untuk semuanya?”

 

“Meskipun toko lain akan membeli item ini….”

 

“Sebuah janji adalah sebuah janji…”

 

“Kau benar-benar…”

 

Wolkosu pada akhirnya mendesah dan mengangguk.

 

“Baiklah. Aku akan mendiskonnya, tapi kamu sepertinya benar-benar salah memilih profesi. Kamu pasti akan sukses sebagai Merchant. Karena kamu tidak akan meneteskan air mata diatas persahabatan.”

 

“Terima kasih untuk pujiannya.”

 

“Ha haha! Ok, aku akan atur semuanya.”

 

Wolkosu meledak tertawa.

Sebagai seorang pedagang, dia telah rugi, tapi sebagai seorang ayah, dia memperoleh kembali anaknya. Oleh karena itu, masalah untung atau rugi itu bukan masalah.

Wolkosu rela menyerahkan semua item yang dia peroleh kembali kepada Ark. Itu adalah item-item mahal yang hanya dijual di Cairo dan tidak ada yang bisa ditemukan di tiko lain. Nilai dari scroll disana itu juga mahal, jadi dia membeli 10 set dulu sebelum 6 tas Sid dan 1 tas cadangannya penuh sampai hampir meledak.

 

“Ah, Ark-nim, tasnya sudah penuh.”

 

Sid menggoyangnya dengan sebuah wajah bahagia memikirkan keuntungan yang akan mereka dapatkan.

 

“Sid-nim. Kontrak.”

 

“Apa? Oh, ya!”

 

Sid menulis kontrak dengan tangan gemetar.

 

[Perjanjian Merchant.

<Perjanjian: Penjualan kembali item anggota party saat ini. Kontrak berlaku sejak item diserahkan kepada Sid di Cairo. Semua keungungan dari penjualan item harus dibagikan oleh Sid sesuai dengan saham mereka masing-masing.>]

 

Itu adalah sebuah perjanjian bernilai 5,500 gold!

Tidak peduli bagaimanapun, dia seblumnya tidak akan percaya pada Sid tanpa sebuah kontrak. Tapi sekarang Ark mempercayai Sid 100%.

 

“Aku tidak bisa percaya aku benar-benar menulis sebuah kontrak 5,500 gold.”

 

Sid mengkonfirmasi kontrak dengan air mata.

Menurut aturan pembagian, Ark akan mendapatkan 58%,JusticeMan dan yang lain 30%, Roco 5%, dan Sid 7%. Investasi Roco dan Sid dari awal memang tidak banyak.

Sid hanya berkonsentrasi untuk meningkatkan skillnya, jadi pendapatan yang dia hasilkan tidak begitu banyak.

Dan Roco hanyalah seorang bonus maskot jadi uang investasinya tidak besar.

Ketika berurusan dengan beberapa ribu gold, 5% itu bukan jumlah yang kecil.

5% dari 5,500 gold adalah 275 gold. Karena ekspektasi keuntungan penjualan adalah 40%, itu artinya akan ada keuntungan sebesar 385 gold.

Meskipun jika Sid hanya mendapatkan 7%, itu masih 577 gold. Itu sudah cukup untuk membayar utangnya dan memperoleh uangnya kembali sebagai seorang Merchant.

Ditambah lagi, Merchant juga meningkatkan karakteristik mereka dengan berdagang. Jika dia berdagang dengan pemain lain di luar sebuah toko, skillnya akan meningkat dan dia akan memperoleh exp.

40% keuntungan pada semua item berarti dia akan memperoleh jumlah exp yang besar. Penalti yang dia terima akibat kemerosotan pasar sutera sudah tidak menjadi masalah lagi.

 

‘Tidak rugi bermain peran menjadi tas Ark-nim untuk sekarang!’

 

Perasaan sedihnya memudar dengan cepat.

Ark membuat sebuah ekspresi hangat dan bertanya kepada Wolkosu.

 

“Tapi paman, apa yang akan kamu lakukan sekarang?”

 

“Aku…. karena aku tidak bisa kembali ke ibu kota, aku harus tinggal disini. Tapi aku ingin mengatur untuk kembali ke ibu kota.”

 

“Itu benar.

 

“Kamu khawatir kalau orang-orang yang bergaul dengan Lorenzo akan muncul…”

 

“Jangan khawatir.”

 

JusticeMan maju ke depan dan berkata.

 

“Kami bisa urus masalah itu karena kami juga akan pergi ke ibu kota.

 

“Apakah benar-benar bisa melakukan itu?”

 

“Tentu saja. Aku sudah menanyakan kepada para penjahat itu dimana lokasi para hyung yang mencoba membullymu.”

 

“Tapi kenapa kalian mau melakukan sejauh ini? Kalian bahkan akan kehilangan hidup kalian.”

 

Wolkosu melihatnya dengan mata khawaitr, sementara JusticeMan tertawa dan menggelengkan kepalanya.

 

“Ha haha. Bagaimana aku bisa mencapai keadilan jika aku selalu khawatir pada hidupku?”

 

“Itu benar. Alasan kenapa kami kesini juga adalah untuk keadian.”

 

“Ditambah lagi, hanya penjahat yang bisa berbicara dengan penjahat lain.”

 

“Itulah kenapa aku harus mengajari mereka kewajiban sesungguhnya dari seorang penjahat.”

 

Anggota rehab itu menekan secara bersama-sama.

 

“Terima kasih, aku sangat menghargainya.”

 

“Hanya inilah yang bisa kami lakukan setelah kamu menderita kerugian atas penjualanmu.”

 

Kata JusticeMan dengan tanpa sadar.

JusticeMan kembali bergabung pada Ark yang sedang menyusun semua yang dia dapatkan di Caro di luar.

 

“Jadi sekarang tujuannya sudah ditentukan.”

 

“Ya, karena itu adalah tujuan kita dari awal.

 

“Bisakah aku ikut denganmu?”

 

Pada saat itu, Sid memotong mereka.

 

“Sid-nim?”

 

“Ya, item dari Cairo akan lebih mahal di ibu kota daripada di Giran. Dan di ibu kota memiliki lebih banyak pemain level tinggi yang sanggup membelinya.

 

Ketika mengatur gold, ini bukan 100 atau 200 gold, tapi 5,500 gold. Bahkan 1% saja akan mendapatkan 55gold! Namun, ibu kota akan membuat keuntungan kita meningkat semakin cepat yang akan membuat kita bahagia. Jika aku bersama dengan kelompok rehab, maka itu tidak akan begitu berhaya.

 

 

“Aku mau seperti itu. Karena aku juga ingin pergi ke ibu kota.”

 

“Kamu juga?”

 

“Ya, aku juga harus menyinggah kesana.

 

Ark mengangguk dan menjawab.

Akhirnya, kelompok mereka meninggalkan wilayah Cairo.

Ini adalah waktunya untuk pindah ke wilayah baru. Dan Ark masih ingat dengan janji untuk bertemu dengan Shambala di Arena di ibu kota.

Dia terlibat dengan events yang tidak dia duga dan tertunda oleh itu, tapi dia masih mengingatnya.

 

“Tapi aku harus mengunjungi Giran dan melaporkan questku kepada Magic Institute.”

 

“Well, karena Giran memiliki sebuah gateway, tidak akan menjadi masalah. Aku mengerti.”

 

“Jadi kita pergi bersama-sama.”

 

Di ujung kata-kata Ark, Roco merasa senang.

 

“Bukankah ini pertama kalinya kita semua melakukan perjalanan bersama-sama?”

 

“Ya, Well, menyenangkan sekali kau dan Ark bisa bersama-sama seperti yang kau inginkan.”

 

“Jjak-tungoppa!”

 

Roco berteriak dengan wajah merah.

Untung saja, wajah Ark juga merah tanpa alasan. Sebuah angin segar bertiup dari suatu tempat.

 

‘Bagus. Aku senang aku bisa tertawa bersama orang-orang yang seperti saudara.’

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *