ARK – Volume 6 Chapter 1

ACT 1 Dark Wolf

“Tak bisa dipercaya.”

Kata Shambala dengan dingin sambil melangkah melalui jalan yang ramai. Sejak dia bertemu dengan Shambala di luar stadium sampai sekarang…. sebuah kerutan terus muncul di keningnya. Kejengkelan tertanam di dalam pandangan dan suaranya. Karena dia ketiduran, dia terlambat atas janji bertemu. Dia telah membuat sebuah kesalahan. Dia benar-benar telah membuat dosa yang layak untuk mati. Tapi dia tidak begitu terlambat sampai melewati pertandingan, jadi bukankah itu terlalu berlebihan untuk terus marah? Ark memikirkannya sambil cemberut.

“Aku tau dan aku minta maaf. Aku bilang aku minta maaf.”

“Apa yang kau katakan?”

“Bukankah kau marah aku terlambat? Aku akan lebih hati-hati lagi, jadi berhentilah.”

Shambala berhenti berjalan lalu menatapnya.

“Itu benar, akan lebih baik berhati-hati terhadap apa yang kau bicarakan. Lagipula, tidak ada kesempatan kedua. Karena aku akan menusukkan pisauku jika kau melakukannya lagi di turnamen.”

Itu bukan lelucon. Dia sempat melupakannya, tapi pertama kali dia bertemu dengan Shambala, dia menusuk Ark pada punggungnya disaat dia baru terhubung. Setelah dia tidak menyukainya, dia adalah seorang pemain yang dapat menyelinap dan menusuk orang itu sambil tertawa. Dia berhasil menjadi teman seseorang seperti ini. Tidak, apakah mereka sudah akrab?

“Ya, ya. Apa kau yakin? Sudah, berhentilah untuk sekarang.”

“Kau mau main-main?”

“Aku mengerti, aku tidak ingin terjebak dengan seorang partner pemarah yang bisa menusukku dnegna pisau.”

GUmam Ark sambil tertawa. Shambala memberinya tatapan tajam sebelum menghembuskan nafas dalam.

“Kau benar-benar…. baiklah, aku mengerti. Lebih baik untuk rileks sebelum sebuah pertandingan daripada tegang. Karena turnamen ini mungkin saja lebih sulit dari yang kita pikirkan.”

“Huh? Lebih sulit?”

“Seperti yang aku katakan sebelumnya, jumlah peserta di turnamen Silrion Jahat biasanya sekitar 200 orang. Tapi dalam turnamen ini… ada yang aneh. Dari yang aku dengar, jumlah peserta yang mendaftar ada 5 kali lebih banyak. Itu artinya sekitar 1000 orang.

“1,000 orang? Maka jika satu pertandingan memiliki 2 orang, maka ada 500 pertandingan?”

Mulut Ark melebar. Namun, Shambala menggelengkan kepalanya dan berkata.

“Jumlah tidak begitu penting.”

“Ada satu hal yang bertambah ketika ada banyak peserta.”

“Kurasa. Tapi meskipun ada beberapa kali dimana banyak peserta yang muncul, mereka hanya menambah jumlah turnamennya. Jika ada lebih dari 100 orang yang mendaftar, maka turnamennya akan diperpanjang hingga 2-3 turnamen.”

Well, dia mencoba memikirkannya. Itu adalah metode turnamen dimana setengah pesertanya akan gugur. Jadi jika 100 orang mendaftar, maka turnamen akan terus berlangsung sampai hanya ada satu pemenang. Namun, jika ada lebih dari 500 orang yang mendaftar, maka turnamen akan diperpanjang menjadi beberapa turnamen.

“Masalahnya bukan jumlah turnamennya, tapi level pemain itu.”

Shambala menekankan dengan nada serius.

“Sebenarnya, turnamen ini tidak signifikan. Apa kau mendengarkanku? Karena perbatasan Tiga Kerajaan telah dibuka beberapa saat yang lalu, banyak guild sudah berbondong-bodong pergi menuju Nagaran. Oleh karena itu, pemain dengan kesempatan menang lebih besar di Silrion Jahat mungkin yang berasal dari guild. Oleh karena itu, jumlah peserta dalam turnamen dengan kemampuan rendah akan sangat sedikit.”

“Lalu semua pemain dengan kemampuan tinggi telah berkumpul?”

“Itu benar, nama dalam daftar peserta itu adalah nama yang diketahui oleh semua orang. Oleh karena itu, beberapa orang menjauhkan diri dan berharap untuk mendaftar di turnamen lain, namun masih ada 1000 peserta yang tersisa. Apa kau bisa menebak apa maksudku?”

Nama peserta di Silrion Jahat tidak diungkapkan sampai pada saat pendaftaran terakhir. Ketika pemain tidak percaya diri dalam kemampuan mereka, mereka mengundurkan diri ketika daftarnya ditampilkan. Alasannya sederhana. Di Silrion Jahat, terdapat sebuah sistem ‘Victory Point’. Dengan kata lain, peringkat ditentukan oleh jumlah Victory Point, sama seperti dalam olahraga tinju. Dan tentu saja, semakin tinggi peringkatnya, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan kompensasi yg lebih baik. Contohnya, di turnamen spesial yang memiliki hadiah tambahan, hadiahnya adalah item yang hanya dijual di toko eksklusif. Atau ada juga hadiah berupa hak untuk membeli informasi game dengan harga yang lebih terjangkau… tujuan para pemain datang ke Silrion Jahat adalah untuk memperoleh hadiah seperti itu. Alasan Shambala bergabung dengan Silrion Jahat adalah karena quest job.

“Oleh karena itu, skormu dari turnamen akan jatuh. Dan jika kau mengundurkan diri setelah pertarungan pertama dimulai, akan dianggap kalah dan poinmu akan turun. Tapi jika kamu mengundurkan diri setelah daftar peserta diumumkan, kamu tidak akan bisa mendaftar pada turnamen lain, tapi skormu tidak akan jatuh. Jika kamu mengurangi pemain yang tidak percaya diri dalam kemampuan mereka dari daftar peserta, maka hanya ada pemain level tinggi yang tersisa.”

“Benar juga.”

Ark menyusun kembali kata-kata Shambala.

“Karena guild besar pergi menuju Nagaran, banyak orang yang bergabung dengan turnamen ini mengharapkan pendapatan besar. Apa mereka mencoba menabung uang dari ini?”

Shambala mengangguk.

“Tapi daftar pemain peringkat top yang diumumkan masih tidak menjelaskan kemana 200 orang itu mengundurkan diri. Ada dua alasan yang bisa aku pikirkan. Pertama adalah mereka yang masih bertahan dan yang tidak percaya diri akan bersatu. Dan yang kedua adalah… mereka ingin hadiah tambahan, meskipun harus mempertaruhkan poin mereka.”

“Itu benar.

“Apakah Silrion Jahat jarang memberikan peta harta sebagai hadiah tambahan?”

Ark bertanya kepada Shambala yang menggelengkan kepalanya.

“Itulah yang tidak aku mengerti. Peta harta adalah hadiah yang biasa di Silrion Jahat. Dan belum ada satu orangpun yang mendapatkan jackpot menggunakan peta harta itu, ini adalah hadiah yang tidak populer. Itulah kenapa aku tidak mengerti kenapa ada begitu banyak orang yang berkumpul untuk hadiah ini.”

Sebuah ide datang pada Ark setelah dia melipat tangannya sesaat. Ark telah membeli peta harta beberapa kali tapi tidak pernah menemukan apa-apa. Peta harta dapat menuntun penggunanya kepada item.

Tapi item apa? Dan seberapa banyak item yang ada di dalam kotak itu? Dia tumbuh besar menyaksikan sebuah kartun dimana mereka mencari harta karun berdasarkan peta dan menemukannya setelah banyak kesulitan dan kematian. Tapi disaat mereka membuka kotak harta besar itu, ekspektasi mereka berubah menjadi keputusasaan. Di dalamnya paling-paling hanya ada 3~4 guci tua, yang harganya tidak sampai 3 gold. Namun, ini adalah hal yang baik untuk Ark dengan caranya sendiri. Dia tau kalau peta harta dapat membawanya ke item yang bernilai tinggi. Tapi jika harta itu membawanya ke tempat hunting level tinggi dan jika dia pada akhirnya menemukan sebuah kotak koson, maka itu akan banyak masalah. Bahkan monster level 300 dapat disamarkan menjadi kotak harta, seperti pada suatu kali dia dikejutkan oleh Mimic…. Kata beruntung dan tidak beruntung sering digunakan belakangan ini. Tentu saja, ada kemungkinan item yang benar-benar besar akan ditemukan, tapi peluangnya sangat kecil untuk menggantungkan mimpi mereka padanya. Jadi meskipun mereka menemukan sebuah peta harta, hampir tidak ada yang akan menginvestasikan waktu mereka dan mencarinya. Tapi orang-orang telah berkumpul di turnamen ini dimana hadiahnya adalah sebuah peta.

“Rumor Peta Magaro menuntun ke lokasi sebuah harta yang hebat atau informasi kalau ini adalah item quest mungkin sudah tersebar.”

“Itu juga apa yang aku pikirkan.”

“Ya, tapi ini pasti akan menjadi menyusahkan.”

Ark menghela nafas dan bergumam. Tapi dia menggelengkan kepalanya dan menambahkan nada tegas.

“Tapi tidak ada yang berubah. Tidak peduli seberapa banyak lawan kita, kita hanya perlu melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Untuk menang, benar kan?”

“Apa kau percaya diri?”

“Apa kau tidak percaya diri? Apa kau ingin keluar?”

Ark tersenyum sambil memandang Shambala.

“Kalau kau merasa berani sementara bodoh….. Biar bagaimanapun, aku baik-baik saja. Karena lebih baik begini daripada memiliki partner yang depresi dari awal. Dan kau benar. Kita hanya perlu menang dengan menggunakan segala cara. Aku tidak akan membiarkan mereka menangkap kakiku dengan mudah.”

“Tidak peduli bagaimana, kita akan mengembalikannya.”

Turnamen pasangan akan dimulai sebentar lagi, jadi silahkan daftar secepat mungkin. Jika kamu tidak mendaftar 10 menit sebelum dimulai, maka kamu akan didiskualifikasi secara otomatis. Kami ulangi. Turnamen akan dimulai setelah 5 menit. Peserta silahkan mendaftar…..

Pada saat itu, suara NPC bergema dimana-mana melalui loudspeaker.

“Ayo, kita masih harus mendaftar.”

 

 

 

Kantor manajemen sudah dipenuhi oleh banyak orang. Di depan mereka terdapat sebuah meja besar yang menunjukkan turnamen. Ada 5 menit yang tersisa sampai deadline terakhir. Namun, lebih dari setengah masih belum mendaftar. Namun setelah kamu mendaftar, poinmu akan dipotong jika kamu tidak menang. Oleh karena itu, orang-orang menunggu sampai waktu terakhir untuk memastikan saingan mereka dan memutuskan apakah mereka mau berpartisipasi atau tidak.

‘Apakah pemain yang memiliki equipment kualitas rendah juga menahan diri?’

Ark melihat pada semua peserta yang berada dalam jarak pandangnya. Semua orang masuk ke dalam syarat level 100. Hanya dengan melihat sekilas, dia bisa melihat kalau ada beberapa yang kuat. Secara khusus, ini adalah jarak level equipment yang mereka bawa yang membuat mulutnya berair. Dan itu adalah equipment yang dapat menjadi faktor penentu atas hasilnya. Di Silrion Jahat, level tidak penting dalam pertarungan. Alasannya adalah level semua peserta akan diatur menjadi syarat level turnamen yaitu level 100. Sementara terdengar seperti peraturan yang adil, sebenarnya sebaliknya. Di Silrion Jahat, ‘hanya’ level saja yang disesuaikan. Namun, tidak ada pengaruh terhadap equipment dan skill. Dan jika skill dan equipment mereka berada pada level yang sama, maka tanpa diragukan lagi, mereka akan sangat kuat. Oleh karena itu, menang atau kalah di turnamen biasanya ditentukan oleh efisiensi skill dan equipment. Tentu saja, bukankah seorang pemain dengan skill tinggi dan equipment yang lebih baik akan memiliki peluang yang lebih tinggi? Antara seorang pemain yang baru mencapai level 100 dan seorang pemain level 200 dengan pedang langka, perbedaan mereka akan seperti sebuah pedang bambu dengan pedang asli. Dalam sebuah pertarungan, perbedaan skill juga sangat penting.

‘Standar mutlak dalam sebuah game adalah level dan equipment.’

Itulah kebenaran mutlak.

“Sheesh, lihat para figur menyedihkan yang memeriksa pemberitahuan itu….”

Shambala tampak mencemooh sebelum berbalik melihat pada Ark.

“Bagaimanapun, kita tidak akan pernah menyerah hanya karena lawan kita. Ayo daftar dan lakukan pemanasan sebelum kita didorong. Karena mata akan terpusat pada kita ketika mendaftar, ayo pakai topeng dulu untuk sekarang.”

“Topeng?”

Ark mengulang dengan tidak percaya. Kemudian kening Shambala mengerut.

“Kau, jangan katakan…. kau tidak menyiapkan topeng?”

“Apa maksudmu topeng?”

“OMG, aku tak mengira kau sebodoh ini!”

Shambala menggelengkan kepalanya dengan tampang lelah. Ark melihat ke sekitar dengan sebuah wajah yang menunjukkan kalau dia tidak mengerti. Kalau dipikir-pikir, dia memiliki perasaan aneh sejak dia masuk ke dalam kantor ini. Itu sangat aneh ketika dia masuk, tapi dia tidak terlalu memperhatikannya.

Tapi ketika dia mendengar kata-kata Shambala, dia akhirnya mengerti perasaan aneh itu. Selain para petugas, semua orang yang berkumpul disini mengenakan topeng. Sekarang, Ark bertanya dengan tampang khawatir.

“Ho, apakah sebuah topeng itu dibutuhkan untuk ikut dalam turnamen?”

“Tidak, penampilanmu tidak ada hubungannya dengan hal itu. Tapi lebih baik untuk menyiapkan diri jika bisa. Khususnya dalam turnamen ini…”

Shambala menggaruk kepalanya.

“Hadiah untuk pemenang dan hadiah tambahannya biasanya dicampur dengan item langka. Ada banyak orang yang menginginkan item itu. Kau mengerti maksudku? Contohnya, ada banyak peserta yang kalah menyaksikan diantara para penonton yang menginginkan item itu.”

“Ah, aku mengerti!”

Kata Ark dengan cepat. Kenapa dia tidak memikirkan hal itu? Salah satu alasan pemain berpartisipasi dalam turnamen meskipun itu hanya buang-buang waktu adalah karena mereka menginginkan hadiah tambahan. Ada ribuan item diantara itu semua… yang mungkin adalah item yang diinginkan para pemain itu. Tidak, itu akan menjadi target. Dan sebuah hidup yang tidak mudah akan dimulai setelah hadiah itu diberikan. Harta membawa darah. Itu bukanlah kata-kata yang hanya diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

“Kau ini antara benar-benar berani atau benar-benar bodoh… apa kau tidak memikirkannya sama sekali? Orang-orang yang muncul di Silrion Jahat adalah expert dalam hal PVP. Kecuali kalau 1 vs 1. Kau mungkin masih bisa bertahan. Namun jika mereka adalah anggota guild, ada 100% kemungkinan akan menyergapmu dalam kelompok. Itulah kenapa semua orang menyembunyikan wajah mereka dengan topeng.”

Ark yang berani dan bodoh mengajukan keberatan.

“Tapi mereka akan tau namaku.”

“Dasar bodoh, apa kau tidak melihat kalau daftar pemain yang sudah mendaftar masih belum ditampilkan? Pendaftaran terakhir adalah dimana kamu membuat keputusan untuk partisipasi, tapi itu juga prosedur untuk mendaftar nama panggung untuk kontestan.”

“Nama panggung?”

“Ya, itu adalah nama lain yang hanya digunakan di Silrion Jahat.

Dengan begitu, ketika pertarungan dimulai, keramaian tidak bisa mengganggu dengan cara apapun. Ini artinya tidak ada cara untuk mencari informasi untuk menggunakan scroll atau magic lainnya. Jadi jika kau pakai sebuah topeng dan nama panggung, maka informasi pribadimu akan tersembunyi. Ketika dia mendaftar dalam pertarungan itu, dia langsung disconnect, jadi Ark tidak mengerti situasinya.

“Tak bisa dipercaya. Para pemain yang datang ke turnamen ini semuanya tertarik dengan hadiah tambahannya…. jadi jika kau menjadi pemenang tapi menutup wajahmu, pemain chaotic akan mengerumunimu seperti lebah.”

‘Itu akan menjadi masalah…’

Sekarang wajah Ark menjadi serius. Kenapa dia tidak memikirkan hal itu? Itu bukan masalah memenangkan hadiah lagi. Ark tidak ingin menarik perhatian pemain lain. Bukankah itu alasan kenapa dia tidak mendaftarkan dungeon baru yang dia temukan di Hall of Fame? Dan bukan hanya 1~2 orang, bukankah ribuan penonton akan datang ke arena menyaksikan turnamen itu? dan mereka semua mengincar hadiah tambahan?

‘Aku sudah punya masalah karena hubungan burukku dengan Andel, tapi jika aku menang dan mendapatkan peta rahasia Magaro…..”

Dia bisa langsung membanyangkannya. Shambala melihat ke jam pasir yang menunjukkan deadline pendaftaran dan langsung merasa kesal.

“Apa kau tidak peduli terhadap penampilanmu ketika mendaftar? Jika kau menunjukkan wajahmu ketika bertarung, maka identitas aslimu akan ditampilkan. Sialan, sekarang sudah tidak cukup waktu untuk pergi membeli topeng karena kau terlambat… kau tidak punya sesuatu yang bisa kau gunakan untuk menutup wajahmu?”

“Hal seperti itu…”

Ark mengeluarkan nafas lega. Sebuah ide muncul di dalam benaknya.

‘Ya, jika aku punya itu, maka tidak perlu pakai topeng lagi!’

“Shambala, tunggu sebentar. Aku akan segera kembali.”

“Apa? Apa kau akan membelinya sekarang? Sudah kubilang, tidak ada waktu lagi.”

“Aku bukan pergi membeli topeng. Tunggu saja 1 menit.”

“Tunggu sebentar! Hey, Ark!”

Ark meninggalkan kantor itu dengan suara Shambala menlayang di belakangnya. Hampir semua peserta sudah berkumpul di kantor manajemen, jadi lorong disana sangat tenang. Setelah masuk ke sudut, Ark melihat ke sekitarnya.

‘Oke, tidak ada siapa-siapa?’

“Transformation!”

Sebuah aura hitam muncul dari topinya. Sebuah tinta hitam terasa seperti slime disaat benda itu merayap di seluruh tubuh Ark dan menutupinya.

 

-Skill khusus The Raccoon’s Pith, ‘Transformation’ telah diaktifkan.

 

Ya, Ark mengenakan helmet yang dia peroleh dari Underground World! Itu adalah Raccoon’s Pith yang membuatnya bisa menggunakan ‘Transformation’ yang merupakan bagian dari clan racoon selama berabad-abad.

‘Ini adalah pertama kalinya aku menggunakan ‘Transformation’ sejak aku mendapatkannya….’

Meskipun demikian, dia entah kenapa tau bagaimana cara menggunakannya. Slime hitam itu menutupi Ark dan sebuah jendela muncul. Itu tampak seperti setup ras, jenis kelamin dan penampilan seperti yang pertama kali muncul ketika baru memulai game.

‘Haruskah aku membuat penampilanku tampak bagus? Lagipula, aku tidak terlalu peduli. Tapi mendapatkan kesan yang baik ketika bertarung itu tidak buruk.’

Tidak ada waktu untuk mendemonstrasikan rasa artistiknya. Ark memberi sebuah jawaban setiap kali menu keluar dan membuat sebuah karakter baru. Sebuah karakter yang terlihat seperti setan kecil telah diciptakan, tapi itu tidak penting. Ketika dia menyelesaikan setup itu, slime hitam langsung mulai mengubah penampilannya. Ark berubah dan dia melihat pada bentuknya. Wajahnya menonjol keluar dan tangan dan kakinya tebal. Tingginya lebih dari 30cm dan tangannya membengkak seperti balon sedangkan kakinya sekeras batu.

‘Ini dibuat secara kasar, tapi setelah jadi, tampaknya lumayan…’

Ark mengangguk puas dan kembali ke dalam kantor. Kemudian dia masuk melalui pintu.

“Huk, apa, apa ini?”

Seorang pemain secara tidak sengaja memutar kepalanya ke belakang dan langsung mencoba bersembunyi ketika dia lewat. Orang-orang di depannya juga memutar kepala mereka.

“Apa, apa itu? Orang itu?”

“Tidak mungkin… itu pasti bukan monster… kalau begitu, spesies beast?”

“Tidak, itu pasti lelucon. Bagaimana bisa ada beast di ibu kota Kerajaan Schudenberg?”

“Apa kau tidak dengar soal dibukanya perbatasan?”

Mata semua orang itu terkonsentrasi pada satu orang. Orang yang berjalan melalui kerumunan yang terbelah seperti Laut Merah itu adalah Ark! Dia dua kali lebih tinggi dari tinggi rata-rata orang biasanya dan dada dan lengannya dua kali lebih tebal, dan setiap kali dia bergerak, ototnya itu tampak seperti batu. Itu jelas adalah presensi yang luar biasa! Namun, orang-orang tidak begitu terkejut oleh karena hal itu. Tubuh setinggi 2 meter itu semuanya tertutup oleh rambut hitam. Tapi apakah hanya itu saja? Saat ini, matanya menyala seperti darah mengapung diatasnya. Taring panjang menonjol dari mulutnya dan matanya juga menonjol keluar. Nama yang terpikir ketika melihat penampilannya adalah Lycan…. juga dikenal sebagai werewolf. Namun, tidak mungkin bagi monster seperti werewolf muncul di tengah Selebrid. Kalau begiu, maka jawabannya adalah clan beast. Diantara mereka, suku Wolf (serigala) adalah salah satu yang bisa dipiliih oleh pemain. Namun, suku Wolf hanya bisa memulai di Sinius Principality. Oleh karena itu, pemain dari Kerajaan Schudenberg masih belum pernah melihat siapapun dari clan Wolf.

‘Tak buruk…’

Biasanya Ark tidak suka dengan ketertarikan pemain lain. Tapi merasakan ketertarikan seperti itu ketika dia sedang menyamar tidaklah buruk. Pada perhatian ribuan pemain itu, Ark mulai tertawa.

“Kkurururu”

Itu adalah sebuah suara menakutkan yang muncul dari mulutnya. Dia pikir itu adalah sebuah senyuman atraktif, tapi orang-orang yang melihatnya tidak berpikir begitu. Wajah para pemain disana menjadi kaku. Beberapa pemain wanita bahkan menghindari matanya.

‘Huhu, apakah senyumanku sekuat itu?’

Ketika Ark merubah penampilan, tampaknya sebagian otaknya menghilang. Bagaimanapun, tidak ada waktu untuk bermain-main. Dia melihat ke sekitar mencari Shambala yang juga memandang Ark dengan mata terkejut. Lalu dia tersentak dan melangkah mundur disaat Ark menghampirinya.

“Kkururu, apa kau menunggu lama? Ayo cepat selesaikan pendaftaran.”

Ketika dia membuka mulutnya, sebuah geraman muncul secara natural. Shambala memiringkan kepalanya dengan ekspresi bingung dan bertanya.

“Apa kau…..?”

Shambala tergagap sebelum menutup mulutnya. Silrion Jahat adalah seorang veteran di Silrion Jahat. Bahkan ketika dia sedang bingung, dia tidak menyebutkan nama asli di tempat dimana perhatian semua orang ditujukan pada mereka. Ark menyadari situasinya dan mengangguk.

“Itu benar.”

“Benar-benar…. kau benar-benar punya kemampuan untuk membuat orang terkejut. Meskipun kau hanya menghilang sebentar, kau menjadi ini…. tidak, itu tidak penting. Aku tidak tau bagaimana kau melakukannya, aku akan mendengarnya pada waktu yang lebih santai nanti, setelah kita selesai mendaftar.

Shambala menyeret Ark ke NPC. NPC itu juga terkejut melihat penampilan Ark sebagai spesies serigala. Ketika sebuah senyuman terbentang di wajahnya, itu adalah sebuah ekspresi yang menyebabkan intimidasi. Tapi setelah informasi Ark dikonfirmasi, sebuah nafas lega dilepaskan.

“Uh, kamu memiliki hak untuk berpartisipasi. Tidak masalah bagaimana bentuk yang kamu gunakan untuk mendaftar karena peserta memiliki kebebasan….. tapi ini sangat unik. Ya, pendaftaran telah selesai. Ngomong-ngomong, tampaknya ini adala penampilan pertamamu. Apa nama panggung yang kau inginkan? Mohon perhatikan bahwa kamu tidak bisa mengganti nama panggung setelah didaftarkan di Silrion Jahat.”

“Dark Wolf.”

Nama panggungnya telah muncul ketika dia menyelesaikan penampilannya.

“Dark Wolf. Ya, sudah selesai didaftarkan. Dan partnermu….. Ah, kamu adalah Blue Sword.

“Blue sword!”

Pada kata NPC itu, perbincangan langsung terjadi diantara pemain yang menyaksikan. Kerusuhan itu menyebar melalui kerumunan seperti api.

“Bukankah Blue Sword adalah pahlawan di rumor itu?”

“Orang yang langsung masuk ke peringkat top 10 dalam pertandingan individu?”

“Bukankah dia yang memiliki rekor 37 kemenangan berturut-turut?”

“Sialan, dia sudah lama tidak muncul di turnamen…”

Tak disangka, Shambala adalah seorang seleb di Silrion Jahat. Tapi memang, itu tidak mustahil. Ark juga tau kemampuan Shambala. Di New World, tidak ada banyak pemain yang bisa menghadapi Shambala 1 lawan 1 dan menang. Apalagi, di Silrion Jahat pemain bertanding dengan aturan penyesuaian level. Sudah wajar kalau Shambala dikenal oleh publik. Tapi ketika ketertarikan terhadap Shambala meningkat, ketertarikan terhadap Ark langsung jatuh.

“Ya, serigala itu mungkin tidak begitu berarti dibanding penampilannya.”

“Itu benar, karena dia bukan siapa-siapa jika dibandingkan dengan Blue Sword. Tidak mungkin bisa menang dalam turnamen pasangan dengan itu.”

“Kalau begitu ini cukup layak dicoba.”

“Kalau ini pertadingan solo, maka aku tidak akan percaya diri, tapi karena ini adalah pasangan…”

Kenyataan bahwa dia kenal dengan Shambala membuatnya semakin buruk. Tampak seolah dia hanya mengisi tempat kosong agar Shambala bisa ikut berpartisipasi dalam turnamen. Oleh karena itu, mereka yang tau kekuatannya mengabaikan Ark. Kerutan Ark terlihat semakin jelas dan membuat Shambala tertawa dan membisik.

“Apa kau benar-benar mendengarkan pembicaraan ini?”

“Kkururu, aku tidak peduli. Hasilnya akan terlihat tidak lama lagi.”

“Itu benar. Tapi waspadalah karena turnamen Silrion Jahat itu bukan sebuah permainan dimana kau bisa ceroboh.”

Ark merasa marah pada kata-kata Shambala. Ketika PVP 1v1, Ark sangat percaya diri. Shambala masih belum melihat kemampuannya sejak mereka bertemu lagi. Namun, Shambala memperlakukannya seperti dia adalah seorang newbie, dan itu menyinggung harga dirinya. Dengan sebuah tempramen, Ark membuka mulutnya.

“Hmm, apakah Blue Sword sehebat itu?”

Tiba-tiba sebuah suara ejekan muncul dari belakang ruangan. Shambala memutar kepalanya dan tersentak sambil mengerut.

“Kau…………Jewel!”

Peserta lain tersentak pada suara Shambala dan memperhatikannya. Dua orang itu mengenakan pakaian seorang magician dan archer. Mereka juga menutup wajah mereka dengan topeng yang memiliki desain lima bintang. Orang-orang menggunakan topeng dan nama panggung untuk menamarkan penampilan mereka, tapi sesungguhnya di turnamen, topeng dan nama panggunglah yang membuat peserta mengenali satu sama lain. Meskipun item equipment sering berubah, sangat jarang topeng mereka diganti. Shambala juga menggunakan bentuk dan pola yang terukir untuk mengetahui nama lawan mereka itu. Jewel tertawa dan mengangguk.

“Kau ingat.”

“Tidak mungkin aku melupakannya.”

“Aku pikir itu tidak mungkin ketika aku mendengar nama Blue Sword, tapi ternyata memang kau. Apa kau sudah mengembangkan keahlianmu ketika aku di wilayah lain? Atau apakah orang lain yang memang menyedihkan?”

“……….”

Shambala menatapnya tanpa suara. Kemudian Jewel berbalik dan melihat ke meja turnamen sebelum bicara secara sarkastik.

“Mari lihat, kau bilang Blue Sword dan Dark Wolf? Pertandingan ke-14? Jadi kalian akan bertemu dengan kami di final. Kalian beruntung. Paling tidak, kalian bisa menjadi runner up.”

“Kkururu, anak-anak ini, apa yang mereka bicarakan?”

Ark meraung. Biasanya ketika seseorang berubah bentuk, bahkan karakter mereka akan langsung berubah. Tapi Shambala hanya menarik lengan Ark dan menggelengkan kepalanya.

“Dark Wolf, tidak perlu mengurus mereka.”

Jewel tertawa dan mengangguk.

“Seseorang dengan pengalaman tentu saja lebih baik. Mereka tau setelah menjadi lawanku.”

“………..Jangan pikir aku sama seperti sebelumnya.”

“Tentu saja. Tapi aku harap mendapatkan kesenangan sama seperti sebelumnya. Datanglah ke final dengan kemampuanmu yang sudah berkembang. Aku akan senang untuk menginjakmu kali ini.”

Jewel tertawa sebelum kembali ke spot awalnya.

“Sialan, apa tadi barusan? Desain lima bintang. Jewel memiliki sebuah pola lima bintang pada topengnya.”

“Sialan, seorang pelopor berpartisipasi.”

“Dan hilanglah kesempatan menangku. Aku akan menunda pendaftaranku.”

Para peserta itu mendesah sebelum pelan-pelan pergi. Ark merasa bingung terhadap kata-kata tidak biasa itu dan bertanya.

“Apa? Kenapa semua orang melakukan itu? Dan apa pelopor itu?”

“Mereka adalah beta tester.”

Kata Shambala. Ark juga tau kata beta tester. Di masa lalu, demi untuk memeriksa berbagai sistem game online sebelum dikomersilkan, mereka biasanya memilih sekelompok orang untuk melakukan closed beta test (CBT). Dan New World juga memiliki sebuah beta test sebelum komersil. Seorang pelopor adalah nama yang dimiliki oleh pemain yang mengikuti beta test itu. Beta test New World berlangsung selama dua bulan. Tentu saja, karakter yang dibangun selama beta testing akan dihapus sebelum komersialisasi. Itu adalah tindakan yang diambil untuk keadilan bagi pemain baru. Namun, mereka berada di depan karena apa yang sudah mereka tau dan informasi yang terakumulasi tidak bisa dihapus. Mereka mengkomersilkan informasi eksklusif mereka dan pemain baru sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan kecepatan perkembangan mereka.

“Setelah satu bulan, perbedaan antara pelopor dan pemain lain itu lebih dari 40 level. Dan tentu saja, mereka memonopoli semua quest dan item langka diawal. Tapi sebagian besar dari mereka mulai berkumpul di wilayah hunting level tinggi…”

“Apakah kau pernah menghadapi seorang pelopor?”

Shambala menjawab pertanyaan Ark dengan nada jengkel.

“Rekorku di Silrion Jahat adalah 37 menang dan 2 kalah. Dari 2 kekalahanku di Silrion Jahat, yang pertama adalah kepada Jewel.”

“Apakah kemampuannya begitu hebat?”

“Kemampuannya lumayan tapi…”

Shambala menghela napas dan menggelengkan kepalanya.

“Masalah paling besar adalah perbedaan equipment. Mereka adalah orang-orang dengan paling banyak item unik. Tingkat serangan dan defense dasar mereka itu benar-benar berbeda. Juga ada banyak option khusus, jadi kau tidak tau yang mana yang akan mereka gunakan. Itu membuat mereka menjadi lawan yang menantang.”

“Orang-orang ini tiba-tiba muncul. Situasinya menjadi semakin sulit.”

Benar-benar, tidak ada hal yang mudah diatasi. Jumlah peserta tiba-tiba meningkat tajam dan pelopor juga mendadak muncul… dia tidak tau apa yang harus dia lakukan agar situasinya menjadi lebih baik. Tapi Shambala bergumam dengan suara termotivasi.

“Ini lebih baik. Aku tidak mau menemui orang lemah lagi.”

Shambala mengatakannya seperti itu. Tiba-tiba sebuah terumpet berbunyi dan sebuah siaran terdengar.

-Itu adalah deadline untuk pendaftaran akhir. Turnamen pasangan 186 akan segera dimulai.

Ekspresi tekad para pemain untuk menunggu pertandingan berikutnya sudah dapat terlihat, dan ada suasana berat di ruang tunggu. Dan kadang-kadang Ark akan mendengar suara teriakan dan jeritan dari jalan masuk, membuat mata cemas berpaling ke dinding pembatas arena turnamen. Apakah ini yang atlet rasakan sebelum mereka bertanding dalam pertarungan seni bela diri campuran? Dia hanya perlu duduk dan menunggu sampai pertandingan berikutnya, meskipun badannya tegang dan penuh keringat. Itu sampai dia tidak bisa mendengar ketika mereka mengumumkan nama panggungnya di lorong. Dia merasakan hal yang aneh untuk pertama kalinya. Sebenarnya, Ark tidak merasa tegang sama sekali sampai pada saat pendaftaran akhir. Ini adalah sebuah game. Ini hanya sebuah kejadian di dalam game. Inilah yang dia pikirkan. Tapi ketika dia masuk ke ruang tunggu, itu semua langsung berubah.

Ekspresi tekad para pemain untuk menunggu pertandingan berikutnya sudah dapat terlihat, dan ada suasana berat di ruang tunggu. Dan kadang-kadang Ark akan mendengar suara teriakan dan jeritan dari jalan masuk, membuat mata cemas berpaling ke dinding pembatas arena turnamen. Apakah ini yang atlet rasakan sebelum mereka bertanding dalam pertarungan seni bela diri campuran? Dia hanya perlu duduk dan menunggu sampai pertandingan berikutnya, meskipun badannya tegang dan penuh keringat. Itu sampai dia tidak bisa mendengarnya ketika mereka mengumumkan nama panggungnya di lorong.

“Apa yang kalian lakukan? Cepat keluar!”

Hanya ketika Ark menengar suara Shambala, dia berdiri terkejut. Dia kemudian berjalan dengan kaku menuju aula, jantungnya berdebar semakin kencang.

Clink, Kkiiik!

Pintu besi besar itu kemudian terbuka ke kanan dan kiri. Ark keluar melalui pintu itu dengan mata penuh tekad. Tapi apa yang dia lakukan hanya melihat ke sekitar. Meskipun dia sudah mendengarnya, dia tidak mungkin bisa membayangkan yang asli. Jarak pandangnya menjadi sempit dan dia merasa seperti berada di dalam kegelapan. kemudian, tiba-tiba dia mendengar suara seperti guntur di langit.

-Sekarang waktunya untuk pertandingan ke-7. Kali ini, pemain yang akan bertarung adalah tim ke-13, Justin dan Dior, melawan tim ke-14, Dark Wolf dan Blue Sword.

Ark melompat dan mengangkat kepalanya. Disana terdapat obyek yang melayang di atas stadium. Puluhan bola mata terhubung membentuk obyek bundar melingkar. Itu adalah mata sihir yang memberikan komentar terhadap pertandingan. Suara bergema keluar ke stadium dari mulut dibawahnya.

Mari sambut dan tepuk tangan bagi pejuang pemberani ini!

Ketika penyiar selesai melakukan perkenalan, stadium kemudian dipenuhi dengan teriakan keras. Itu bukan untuknya jadi Ark hanya bisa mengambil nafas dalam sebelum melangkah ke samping. “Wah ah ah!”

Popularitas Shambala itu bukan main. Di Silrion Jahat, kebanyakan pemain yang mempertaruhkan uang mereka pada menang atau kalah akan menyaksikan pertandingan ini. Mereka pada dasarnya tertarik dengan para pejuang dengan peluang menang tinggi, tapi semakin besar kemungkinan mereka, semakin kecil penghasilan yang bisa mereka peroleh. Namun, itu adalah rasio kecil jadi banyak orang yang akan bertaruh. Ini artinya pemain yang akan menghasilkan uang sudah jelas. Tapi itu bukan satu-satunya alasan untuk popularitas Shambala. Meskipun ini adalah pertandingan seni bela diri, sistem di Silrion Jahat berarti pertandingan mengandalkan equipment dan skills. Namun tidak seperti pemain lain, Shambala terkenal dengan menunjukkan seni bela diri yang hebat. Oleh karena itu, ada banyak fans murni diantara mereka. Mereka semua bangkit dari tempat duduk mereka dan bersorak pada kemunculan Shambala.

“Blue Sword, kali ini aku juga berjalan padamu!”

“Selesaikan pertarungan ini!”

“Blue Sword oppa, lihat kesini!”

Bahkan placard yang bertuliskan pasukan Oppa dapat terlihat. Di sisi lain, komentar sinis mengalir pada Ark.

“Hey, Blue Sword. Apa kau membawa anjing untuk bertarung kali ini?”

“Kalau kau sampai membuat Blue Sword kesulitan, aku akan menghabisimu!”

“Dark Wolf, jangan pedulikan omong kosong yang diteriakkan penonton.”

“Eh? Uh-huh.”

Ark menjawab begitu saja, tapi dia tidak bisa mengerti apa yang Shambala katakan. Alasannya adalah dia tidak bisa mendengar suara Shambala diantara keributan penonton.

Itu masuk akal. Sebenarnya, Ark tidak pernah berada di depan begitu banyak orang seumur hidupnya. Di sekolah, dia menghabiskan waktunya sebagai petugas kebersihan dan meskipun dia mempelajari taekwondo, dia tidak pernah ikut dalam pertandingan. Dia bahkan tidak pernah bermimpi untuk membuat pengumuman di depan pemain lain. Oleh karena itu, dia sangat malu-malu di sudut. Kemudian Ark tiba-tiba dijatuhkan ke stadium dimana ribuan penonton telah berkumpul. Berkat hal itu, Ark merasa sangat tegang sampai seperti serangan panik. Ark bahkan tidak menyadari kelemahan ini dan sekarang dia sudah disini. Selama quest event dia hanya memimpin puluhan orang dan hanya ratusan rakun di Underground World. Tapi mereka adalah NPC, sedangkan penonton disini adalah pemain.

Meskipun penampilan mereka mirip, perbedaan mereka sangat besar.

‘Ini buruk.’

Tapi karena Shambala tidak tau itu, sebuah seruan muncul di dalam hatinya.

‘Dia berubah menjadi seorang veteran Perang Korea. Dan dia tampak tidak mendengar suaraku atau suara penonton lagi. Apa dia berkonsentrasi sampai seperti itu?’

Meskipun dia pikir Ark hanya khawatir dan gugup akibat sekelilingnya, situasi yang sebenarnya terjadi sangat berbeda dengan apa yang dipikirkan Shambala. karena Shambala tidak berpikir Ark akan terkena serangan panik. Sementara itu, dua pemain lawan muncul dari sisi berlawanan. Justin dan Dior. Justin adalah seorang Warrior yang mengenakan armor besi sedangkan Dior adalah seorang magician dengan jubah khas penyihir. Mereka adalah pasangan yang cukup kuat di Silrion Jahat, jadi mereka juga mendapat banyak sorakan.

-Okay, sekarang kita akan mengundi!

Kemudian mata yang melingkar itu berguling-guling. Dan setelah sesaat, semua biji mata itu berubah menjadi hijau.

-Rawa telah terpilih untuk pertarungan turnamen ini! Ayo mulai!

Ku-Kung!

Disaat yang sama, terdapat sebuah suara raungan dan arena turnamen berubah menjadi sebuah dunia yang sepenuhnya berbeda. Tanaman hijau mulai terbentuk ketika rawa mencapai pergelangan kaki mereka.

Bagaimana bisa seluruh stadium diganti? Well, dia tidak benar-benar ingin tahu. Lagipula, ini adalah game dinamis, jadi strategi pada berbagai macam medan itu sangat penting. Ini adalah sistem yang menarik, dan hal itu dengan cepat melepaskan Ark dari keadaan mentalnya.

“Apa, apa itu? Dimana kita?”

Ark menggaruk kepalanya dan melihat ke sekitarnya sambil terkejut. Dia tidak mengerti kenapa dia dikelilingi oleh hutan dengan kakinya berada di dalam rawa. Pada saat itu, suara magician terdengar dari sisi lain.

“Chain of delusion!”

Kkieeeeek! Terdapat sebuah suara yang tidak duniawi disaat obyek seperti hantu terbang keluar. Serangan magician itu langsung memulai komentar pertarungan.

-Magician telah menggunakan serangan jarak jauh sebagai serangan pembuka. Ketika terkena oleh Chain of Delusion, mereka tidak akan bisa bergerak untuk beberapa saat. Itu hanya beberapa detik, tapi itu bisa sangat mematikan ketika di dalam turnamen. Tapi karena itu adalah serangan yang lamban, kesempatan serangan ini untuk mengenai lawannya sangat kecil. Apakah ini hanya semacam serangan peringatan?

“Hung, bentuk seperti itu, bukankah itu kreatif?”

Shambala tertawa dan langsung menggerakkan badannya dengan cepat. Gerakan yang diulang itu sangat ringan dan terlihat seolah dia warping. Ini berkat skill evasion Shambala, Blink! Shambala menggunakan pergerakan itu untuk menghindari serangan sihir sambil mengeluarkan senjatanya. Sebuah aura biru keluar dari pisaunya, yang merupakan senjata profesi Saint Assassin ‘Black Frost Blade’ yang pernah Ark temui sebelumnya. Tampaknya, Shambala mendapat nama panggungnya, Blue Sword, dari pisau ini. Mulut Shambala memiliki senyuman dingin yang sama dengan pisau itu.

“Huhuhu, mencoba untuk mengalahkan kami dengan sihir tingkat rendah…. eeeekk?”

Senyuman menghilang dari mulut Shambala. Ketika dia menghindari serangan itu, Ark sedang berusaha melepaskan diri dari Chain of Delusion yang melilitnya.

“Ti-tidak mungkin, orang itu….”

Ketika itulah Shambala menyadari kondisi Ark. Namun, sudah terlambat. Ketika Ark tidak menduga serangan sihir, Dior merasa senang dan langsung mengeluarkan mantera panjang.

“Berhasil! Orang itu ternyata memang hanya figuran. Roh terkutuk yang terlantar di tempat gelap dan dalam, datang dan keluarkan kutukan amarah kalian pada semua yang ada di depan kalian!”

“Mantera itu…….Dior adalah necromancer?

Shambala dengan cepat berlari menuju Dior. Namun, ini adalah pertandingan pasangan dan Justin, partner Dior, tidak hanya menonton saja. Justin langsung mengangkat perisainya dan berlari pada Shambala. Dengan sebuah bentrokan intense, Shambala terdorong beberapa langkah ke belakang. Wajah Shambala menunjukkan frustrasi.

‘Sialan! Anak ini besar secara aneh… warrior doping (membius(?))!’

Seorang warrior dapat membius diri mereka sendiri dengan potion yang bisa meningkatkan stat mereka. Selama turnamen ini, ada satu aturan dimana item konsumsi dilarang. Namun, ada sebuah titik buta. Selama pertandingan, kamu tidak bisa menggunakan potion konsumsi, tapi bisa saja digunakan sebelum pertandingan dimulai! Justin telah mengobati dirinya sendiri dalam jumlah besar sebelum pertandingan dimulai. Dia meningkatkan staminanya sebesar 20% menggunakan ‘Troll Elixir’, STR-nya sebesar 15 dengan ‘Lion Power’, attack dan defensenya meningkat 30 karena ‘Troll Leap’, selama 5 menit darahnya pulih sebesar 10 setiap 20 detik berkat ‘Holy Water of Revival’. Jika dia berada dalam Olimpiade, dia pasti sudah langsung didiskualifikasi karena mengkonsumsi obat. Berkat obat seperti itu, level arena 100 Justin seolah-olah berada pada level 130~140. memang, efek dari obat itu sangat hebat. Setiap kali Justin mengangkat pedangnya, Shambala terdorong mundur beberapa meter. Sementara itu, sihir Dior telah selesai.

“Possession of Bing!

Pada saat itu, sebuah hantu besar mengenai Ark. Badannya menjadi kaku sebelum sebuah pesan muncul.

-Kamu telah terkena ‘Possession of Bing’.

<Selama 3 menit, kamu akan bergerak menurut kehendak penggunanya>

Ark mencoba untuk melawan roh-roh itu. Namun sudah terlambat dan suara mata sihir dapat terdengar.

-Ah, skill Necromancer Possession of Bing telah selesai! Itu adalah sihir yang jarang digunakan belakangan ini. Karena itu digunakan dengan combo Chain of Delusion, itu tidak bisa dihindari. Pada akhirnya, pemain Dark Wolf telah mempersulit Blue Sword seperti yang semua orang duga. Menyedihkan!

“Kau anak anjing hitam, Blue Sword itu kalah karena kau!”

Kerumunan itu meledak dengan makian. Namun, dalam situasi ini, bahkan tidak mungkin untuk menghubungi 100. Dibawah efek Possession of Bing, badan Ark bergerak tak terkendali. Dia menyerang Shambala dibawah perintah Dior, seperti sebuah boneka. Oleh karena Necromancer itu, Ark dan warrior yang ngobat, pertarungan ini menjadi 3 melawan 1. Darah Shambala terus berkurang disaat dia diserang oleh pedang dan sihir dari segala arah.

“Anak bodoh ini!”

“Maafkan aku.”

“Kau meminta maaf sambil mencoba membelahku?”

Shambala menghindari serangan Ark dan mulai menyerang lagi. Dia merasa seperti bersembunyi di lubang tikus yang dalam. Bagaimanapun juga, situasinya sangat buruk, Sementara badannya sedang digerakkan dengan seenaknya, Ark bisa melupakannya sejenak dan mulai memperhatikan sekelilingnya.

“Shambala, tunggu sebentar. Aku akan menebus Possession of Bing.”

“Bah, OK. Ini harus dilihat baru bisa dipercaya, Lebar!

Shambala menendang dengan keras ke tanah. Pada saat itu, air berlumpur di rawa itu terbang ke atas dan menghalangi penglihatan. Shambala menggunakan Blink secara berturut-turut untuk memperbesar jarak. Sementara Ark dirasuki oleh Bing, dia sudah menyerah untuk menyerang dari awal dan hanya berkonsentrasi pada mengurangi damage. Namun, bahkan Shambala tidak bisa menghindari segalanya dan darahnya berkurang sampai 40% pada saat rasukan Bing selesai.

“Apa kau sudah selesai menjadi bodoh?”

“Maafkan aku. Keadaanku sudah normal sekarang.

“Aku tidak ingin satupun dari seribu orang itu mendapat jatah hadiahnya.”

“Itu benar.

Ark menatap pada Dior sambil menyeka lumpur pada wajahnya. Amarahnya sudah ditahan selama 3 menit itu dan sekarang sedang meluap.