Emperor – Chapter 26: Puncak Heavenly Crow (2)

Emperor – Chapter 26: Puncak Heavenly Crow (2)

Li Qiye tersenyum semeringah setelah mendengarkan cerita Nan Huairen tentang asal muasal puncak Heavenly Crow. Nama itu, di buat oleh jenderal Min Ren untuk mengingat Li Qiye.

Bangunan segitiga kuno di atas puncak tidak besar ukurannya, tapi seluruh bangunannya berwarna hitam; itu seperti dibuat dengan besi hitam. Kenyataannya, tidak satupun di sekte Cleansing Incense Ancient tahu di buat dari apa bangunan itu.

Saat Li Qiye dan Nan Huairen sampai di depan bangunan hitam, Li Qiye jantungnya bergetar. Banyak tahun terlewati, tapi bangunannya masih berdiri kokoh; rahasia asal muasal melebihi imaginasi zaman sekarang.

Saat ini dia mengenang, matanya tertarik dengan kuil besar di depan bangunan hitam. Dari ingatannya, kuil ini tidak ada di sini saat bangunan hitam di buat.

Di depan kuil, seorang pria yang tinggi duduk di bawah dengan posisi cultivating. Seseorang tidak bisa mengira umurnya karena rambut panjang berantakan dan janggut tak terawat yang menutupi seluruh wajahnya. Ada rumput liar yang tumbuh di sekitar tubuhnya; siapa tahu berapa lama pria itu duduk di sana?

Matanya tetap tertutup; jika bukan karena nafas tetap dan konsistennya, orang-orang akan mengira itu adalah mayat yang sudah kering.

Bagaimanapun, hal paling mengejutkan adalah tangan dan kakinya terikat oleh rantai besi besar. Orang lain mungkin tidak menyadari, tapi Li Qiye menyadari rantai itu terbuat dari baja konsolidasi laba-laba hitam, baja yang sangat langka kelas immortal.

Siapa orang yang pantas untuk di rantai dengan rantai dari baja laba-laba hitam? Tidak hanya itu, tampaknya orang di hadapannya ingin di penjarakan bukan di paksa.

Melihat Li Qiye tertarik dengan pria di depan kuil, Nan Huairen dengan lembut berbisik:

“Itu adalah pelindung bangunan segitiga; tidak ada seorang pun yang tahu latar belakang atau asal usulnya.”

“Kenapa dia dirantai di sini?”

Li Qiye bertanya ketika menatap pria itu.

Nan Huairen menggelengkan kepalanya dan menjawab:

“Tidak ada seorangpun yang tahu; aku takut tidak ada seorang pun di sekte yang tahu jawaban tentang pertanyaan mu. Dikatakan dia sudah terantai sudah cukup lama; guru ku bahkan tidak tahu alasannya. Beberapa orang berkata dia murid dari sekte; dia melakukan pelanggaran berat, dan itu mengapa dia di rantai disana.”

Li Qiye memiringkan kepalanya dan berhenti berbicara. Dia malah, pergi ke bangunan segitiga bersama Nan Huairen.

Saat dia sampai di bangunan, pria yang di rantai membuka matanya. Pandangannya memiliki atmosfir sangat menakutkan; itu seperti dia bisa melihat melewati kosmos zaman kuno tak terbatas dan merobek untuk membukanya. Pandangan ini membuat  Royal Noble dan Enlightened Being gemetar ketakutan. Lalu dia menutup matanya; seperti tidak terjadi apa-apa.

Dari luar, bangunan segitiga terlihat kecil. Saat masuk itu besar dan merupakan tempat terbuka berkisar ratusan hektar. Tiga pagoda agung di bangun bersama saling berdekatan membentuk formasi segitiga. Tak perlu di ragukan, bangunan ini di bangun oleh ahli dengan teknik tak tertandingi dan memiliki sihir ruangnya sendiri.

“Disebelah sana adalah perpustakaan buku, disana adalah gudang persenjataan, dan di sebelah sana adalah rumah harta. Tiga pagoda bangunan segitiga ini di bagi menjadi tiga bagian, tiap teknik, tiap senjata, dan tiap harta.”

Setelah memasuki bangunan, Nan Huairen menjelaskan:

-Tiap pagoda di jaga oleh seorang pelindung. Semua murid yang menginginkan suatu benda harus melewati inspeksi yang dilakukan seorang pelindung.

Dia bertanya pada Li Qiye:

“Kemana senior ingin pergi pertama kali?”

“Ayo mulai dari perpustakaan buku.”

Li Qiye dengan cepat menatap pada tiga pagoda dan membuat keputusannya.

Disana ada delapan murid bagian dalam sekte yang melindungi perpustakaan buku bersama seorang pelindung. Sekali Nan Huairen dan Li Qiye menunjukkan mereka order tetua, mereka segera membolehkan masuk.

Lalu, perasaan yang tak bisa di jelaskan dari masuk ke perpustakaan agung. Di dalam, seseorang tak bisa melihat akhir dari tiap bagian perpustakaan. Perpustakaan yang sangat luas ini tanda kejayaan masa lalu sekte Cleansing Incense Ancient.

Ada beberapa murid di sana, mencari teknik yang cocok. Nan Huairen adalah orang yang mudah bergaul, lalu dia pergi bercakap-cakap dengan tiap muridnya.

Li Qiye berbeda; dia murid baru, dan murid-murid tidak suka dengannya dari awal. Walaupun sekte sudah merosot, ini masih keturunan Immortal Emperor; itu tidak normal untuk manusia biasa di terima di sekte, apalagi menjadi murid utama.

Hal yang paling menyakitkan hati adalah dia sampah dengan  Physique manusia biasa,  Life Wheel manusia biasa, dan Fate Palace manusia biasa. Murid utama harusnya yang terkuat dan di hormati oleh angkatannya. Posisi ini di dambakan oleh banyak orang, orang yang menghabiskan waktu dan bakatnya untuk berkontribusi demi sekte. Bagaimanapun, mereka tidak di pilih oleh ketua sekte. Ini membuat marah para murid untuk melihat orang yang tak pantas mendapatkan tenpat itu.

Walaupun mereka tidak berani mempertanyakan keputusan tetua, mereka pastinya tidak akan bersikap sopan pada Li Qiye.

“Orang itu adalah  Li Qiye.”

Seorang murid melihat Li Qiye dari atas ke bawah; itu seperti dia melihat seprang monster. Kenyataannya, banyak orang yang ingin mencuri Cleansing Incense Ancient Order, bahkan di dalam sekte, tapi tidak satupun orang yang berhasil. Bagaimanapun, tiba-tiba, pria tua itu memutuskan untuk memberikan pada Li Qiye; tidak ada seorang pun yang tahu sebabnya.

“Itu dia. Aku mendengar dia mengajak San Gui Ye ke pelacuran untuk sepuluh hari dan sepuluh malam.”

Seorang murid berkata.

Seorang murid berlagak seperti dia lebih  tahu hal itu dan menggelengkan kepalanya:

“Kamu salah; itu bukan hanya sepuluh hari dan sepuluh malam. Dia juga membelikan pak tua itu sepasang gadis kembar masih perawan yang baru saja bergabung dengan pelacuran. Dia membeli mereka untuk tiga tahun melayani pak tua; itu kenapa pak tua mesum itu setuju memberikan  Order.”

Beberapa cerita pelan-pelan semakin di lebih-lebihkan. Seseorang bahkan berkata Li Qiye membayar pelacuran untuk pelayanan San Gui Ye selama sepuluh tahun; dan membolehkan dia untuk melakukan apapun yang dia inginkan. Walaupun ada perbedaan kecil, inti kisahnya seputar Li Qiye menggunakan trik licik untuk membodohi San Gui Ye demi mendapatkan order.

Leave a Reply