TDG – Chapter 36

Chapter 36 – Numerologi

Silverium : Sebelum memulai, saya ingin memberitahu kalau saat ini saya telah mengganti software terjemahan, yang tadinya OmegaT, sekarang memakai MateCAT. Dengan menggunakan MateCAT, terdapat bantuan terjemahan mesin, sehingga dapat membantu saya untuk menerjemahkan lebih cepat. Tentu saja, seperti yang kita tahu, terjemahan mesin tidak selalu bagus, meskipun saya tetap melakukan proof-reading, terkadang saya menerima hasil terjemahan mesin (jika masih sesuai dengan konteks) dan saya pakai dalam chapter terjemahan.

JIka pembaca merasa kurang sreg atau tata bahasa tidak baik / tidak konsisten, bisa menginfo ke saya melalui komentar atau WA / Email. Akan saya kembalikan ke terjemahan dengan OmegaT.

Terima kasih.

Sambil berlari bersama Ye Ziyun, dan menghindari Giant Blue Armed Apes biasa, malam semakin gelap. Jika mereka terus bergerak maju, akan mudah bagi mereka untuk menemui bahaya.

“Mari berkemah di tempat ini!” Kata Nie Li sambil menatap Ye Ziyun.

Meski gelap di malam hari, Ye Ziyun masih menunjukkan keberanian jauh diatas gadis biasanya. Matanya yang bening menatap ke arah hutan lebat yang jauh, sebuah bayangan tertangkap di matanya.

“Apa itu?” Tanya Ye Ziyun, bingung.

“Sepertinya sebuah bangunan!” Nie Li berkata dengan sedikit cemberut. Itu pasti bangunan yang bobrok.

“Mari kita lihat,” saran Ye Ziyun saat ia melangkah ke arah itu. Sendirian bersama Nie Li, membuatnya sedikit gugup. Lagi pula, ini pertama kalinya dia bermalam bersama seorang anak laki-laki. Meski dia percaya bahwa Nie Li tidak akan melakukan apapun padanya, jantungnya masih berdetak kencang. Makanya, dia mencoba mengalihkan arah mereka. Nie Li mengikuti Ye Ziyun dari belakang dan menuju ke arah itu.

“Ini tampak seperti sebuah patung.” Kata Nie Li. Dia tidak bisa memastikan pahatan apa itu karena sudah runtuh.

Di tempat ini, terdapat sisa-sisa peninggalan peradaban sebelum Zaman Kegelapan.

“Apa kata-kata ini?” Ye Ziyun menatap Nie Li dan bertanya.

Ada tablet batu di bawah patung itu. Nie Li menyingkirkan debu di permukaan dan, dengan bantuan sinar bulan, dia bisa dengan jelas mengucapkan kata-kata di atasnya.

“Ini adalah bahasa Sacred Empire (Kekaisaran Suci),” dia menjelaskan, “Berbunyi: Orang-orang yang mengikuti saya, akan dihormati. Mereka yang menentang saya, akan binasa. Sungguh kata-kata besar! ”

Kata-kata ini mungkin ditinggalkan oleh seorang tiran. Kekuatan dan posisi tiran itu pasti sangat tinggi. Tapi meski begitu, memangnya kenapa ? Dia dan kekaisarannya akhirnya dilanda oleh gelombang demon beast. Orang yang dulunya hebat berakhir menjadi debu, dan meninggalkan sebuah patung rusak.

“Nie Li, bagaimana kamu bisa mempelajari bahasa Sacred Empire?” Tanya Ye Ziyun, penuh rasa ingin tau tentang hal ini. Hanya ada beberapa orang saja yang tau sebagian kecil bahasa Sacred Empire.

“Bagaimana Aku mempelajarinya?” Nie Li tersenyum. Dia tidak bisa benar-benar mengatakan bahwa dia telah mempelajari semua bahasa dan teknik kultivasi di zaman Divine Continent, kan?

“Jika kau tidak mau memberitahu, lupakan saja!” Kata Ye Ziyun, cemberut.

Nie Li mengangkat bahunya. Bukannya dia tidak mau mengatakannya, hanya saja kalau dia memberitahunya, Ye Ziyun tidak akan bisa mengerti.

Ye Ziyun melewati patung itu. Tepat saat dia sedang bersiap untuk memeriksa reruntuhan, dia tiba-tiba menjerit.

Nie Li baru menyadari bahwa tempat Ye Ziyun berdiri sedang tenggelam. Wajahnya berubah, dan dia langsung bergegas menuju Ye Ziyun. Namun, tanahnya seakan semakin tenggelam. Sesuatu yang kuat menyedot mereka berdua ke bawah. Bagian bawah nampaknya jurang tak berdasar.

‘Kenapa Ancient Orchid City memiliki tempat seperti ini?’ Nie Li diam-diam bertanya pada dirinya sendiri saat memeluk Ye Ziyun erat-erat, dan mengeluarkan pedangnya, memakunya ke tebing di samping mereka.

Ketika dia mencoba memaku pedang itu ke dinding batu, *snap* pedang itu patah. Dinding batu itu terlalu keras.

‘Tempat apa ini?’

Dia melihat ke bawah untuk melihat apa yang ada di bagian bawah dan dia menyadari bahwa di bawah mereka gelap gulita, tidak dapat melihat apapun.

Pada saat ini, Ye Ziyun memanfaatkan momen itu, karena kecepatan turunan mereka untuk sementara telah berkurang. Dengan cepat dia mengeluarkan seutas tali dari cincin interspasialnya, dan mengaitkannya ke area yang menonjol di tebing. *Peng* keduanya menarik tali itu, dan berhasil menghentikan kejatuhan mereka.

‘Icy Snow Spider Demon silk. Tidak heran kuat seperti ini! ‘ Pikir Nie Li, lega. Meski mereka masih merasakan kekuatan sedotan dari bawah, mereka berhasil berhenti.

“Nie Li, di mana tempat ini?” Tanya Ye Ziyun gugup. Baik Nie Li dan dia tergantung di udara. Namun, karena tebingnya begitu mulus, tidak mungkin memanjat dan mereka tidak dapat melihat apa yang ada di bagian bawah.

“Aku tidak tau!” Nie Li menjawabnya dengan pahit, sambil tersenyum. Dia tidak tau ada tempat seperti ini di Ancient Orchid City ataupun mendengarnya dari Ye Ziyun di kehidupan sebelumnya. Mereka secara tidak sengaja memasuki area rahasia di dalam Ancient Orchid City.

Mengingat hal-hal yang baru saja terjadi, Nie Li tiba-tiba mengerti. Kata-kata yang baru saja dia baca, pastilah “kunci” untuk memasuki tempat ini!

“Kita hanya bisa pergi ke bawah!” Kata Nie Li, karena mereka tidak bisa memanjat ke atas karena dinding tebing terlalu licin.

Nie Li mengangkat kepalanya. Di bawah sinar bulan, dia dapat dengan jelas melihat pupil mata Ye Ziyun, bulu mata yang sedikit condong dan kulit putih yang tak bercela. Pemandangan ini memiliki pesona yang tak terlukiskan. Bibirnya yang merah jambu seolah memiliki lapisan tipis pemerah pipi padanya. Pada saat ini, mereka berdua saling menempel erat. Nie Li bisa merasakan sedikit kelembutan di depan dada Ye Ziyun, dan aroma seorang gadis datang darinya.

Ye Ziyun juga merasakan postur penuh sayang mereka dan pipinya tiba-tiba memerah.

“Jangan bergerak, aku akan turun dulu!” Kata Ye Ziyun dengan cepat.

Melihat wajah Ye Ziyun yang pendiam, Nie Li tidak dapat menahan diri untuk memikirkan kembali kehidupan sebelumnya saat dia dan Ye Ziyun baru saja bertemu dan memiliki kasih sayang yang lembut untuknya dari hatinya yang paling dalam.

Dia meraih pinggang Ye Ziyun, tersenyum dan berkata, “Berpeganglah padaku dengan erat, kita akan turun bersama-sama!”

‘Nie Li terlalu berlebihan!’ Pikir Ye Ziyun ketika dia merasa tangan kanan Nie Lie tiba-tiba menyentuh bokongnya. Dia marah, tapi, jika dia mencoba melawan, mereka berdua pasti akan jatuh.

‘Nie Li bajingan ini, nakal!’ Ye Ziyun mengutuk dalam hatinya. Dia tahu dia tidak berdaya.

Melihat tampang Ye Ziyun yang marah, Nie Li tersenyum enteng. Kelembutan dari tangannya menyebabkan jantungnya berdebar kencang dan tidak bisa menahan diri untuk mencubit sedikit. Pinggul Ye Ziyun sudah sangat melengkung, dan dalam beberapa tahun lagi bukankah akan lebih mantap?

“Nie Li, jika kau tanpa malu-malu menyentuhku lagi, aku tidak akan mengampunimu. Paling parah, kita akan jatuh bersama!” Katanya sambil merajut alis matanya dan menatap Nie Li. Bahkan Ye Ziyun yang elegan pun tak tahan lagi.

“Oke, oke, aku tidak akan menyentuhmu lagi!” Nie Li tertawa. Mengingat kembali kehidupan sebelumnya. Kapan pun Ye Ziyun marah, dia memiliki temperamen yang persis sama. Dia perlahan melepaskan tali itu, dan keduanya perlahan bergerak ke bawah.

Setelah sekitar sepuluh menit, Nie Li akhirnya sampai di tanah dengan kakinya. Merasa kecewa, dia tidak punya pilihan selain melepaskan Ye Ziyun.

Menggertakkan giginya, Ye Ziyun tidak mengatakan apapun dan mulai menjelajahi sekitar. Sejak masih muda, dia tidak pernah dimanfaatkan oleh orang lain seperti ini. Dan yang paling menyebalkan adalah, Nie Li bersikap seolah tidak ada yang terjadi dan mulai melihat-lihat sekitarnya. Ketika dia memikirkannya, dia menjadi semakin marah, lalu menginjak kaki Nie Li dengan keras.

“Ouch!!” Teriak Nie Li, menghirup udara dingin dan melompat-lompat sambil memegang kakinya yang diinjak itu.

Melihat reaksi Nie Li yang berlebihan, Ye Ziyun tidak bisa menahan tawa.

“Jika kau tidak bersikap sopan lagi, hati-hati saja. Aku mungkin tidak memaafkanmu! ”

Adegan Ye Ziyun tertawa membuatnya semakin cantik dan menawan, dan menyebabkan Nie Li tercengang.

Setelah merasakan tatapan aneh Nie Li, Ye Ziyun segera berhenti tertawa. Pipinya terasa agak panas, entah mengapa, dan detak jantungnya menjadi agak dipercepat.

“Cepat dan cari jalan keluar, kalau tidak kita tidak akan bisa keluar!” Kata Ye Ziyun dengan tergesa-gesa.

“Oke!” Jawab Nie Li sambil mengeluarkan obor dari cincin interspasialnya dan lalu menyalakannya. Dengan cahaya itu, dia memeriksa sekeliling mereka. Tampaknya mereka telah jatuh ke dalam istana bawah tanah. Seperti sebuah labirin dalam, terdapat lima sampai enam jalan yang bisa mereka ambil, tapi mereka tidak tau jalan itu menuju kemana.

“Aku tidak bisa membayangkan seberapa besar struktur internal maze ini.” Pikir Nie Li.

Dia menemukan sebaris teks di dinding batu di sampingnya.

“Tempat peristirahatan Kaisar Kong Ming,” gumam Nie Li, lalu tiba-tiba terkejut. “Ini adalah makam Kaisar Kong Ming dari Sacred Empire!”

“Kaisar Kong Ming?” Tanya Ye Ziyun, penuh rasa penasaran.

“Benar” Nie Li sedikit mengangguk dan melanjutkan, “Dia adalah kaisar paling misterius dalam sejarah Sacred Empire. Sebagai Kaisar Sacred Empire, dia benar-benar menggunakan gelarnya sebagai nama panggilan, yang merupakan hal yang aneh. Kaisar ini meninggalkan Sacred Empire di tengah pemerintahannya dan mewariskan tahtanya kepada putranya. Dikatakan dia sudah berkembang sampai tingkat yang menakutkan, sampai bisa hidup abadi. Bahkan keturunannya sendiri tidak bisa menemukan makamnya. Aku tidak menyangka dia akan dikuburkan disini.”

“Apakah ada orang yang benar-benar ber-kultivasi sampai tingkat hidup abadi?” Ye Ziyun bertanya, sambil menatap Nie Li.

“Tidak, itu hanya mitos. Bahkan jika seseorang berkultivasi ke alam di atas Legend Rank, mereka hanya bisa hidup selama dua-tiga ratus tahun. Mereka masih tidak bisa lepas dari siklus langit!” Nie Li tertawa.

“Alam di atas Legend Rank? Alam apa itu?” Tanya Ye Ziyun, penuh keraguan sekarang. Dalam pola pikirnya, Legend Rank sudah menjadi eksistensi terkuat.

“Kamu akan tau nanti.” Nie Li tersenyum, menggelengkan kepala dan melanjutkan.

Ye Ziyun menjadi bingung. Mungkinkah Nie Li telah melihat eksistensi yang lebih kuat dari pada Legend Rank? Tapi Nie Li sama saja dengan dia. Dia belum pernah keluar dari Glory City. Apakah dia melihatnya di buku? Meskipun Ye Ziyun sedikit meragukannya, dia tidak mencari tau lebih jauh.

“Ini pasti sebuah maze. Oleh karena itu, pasti ada perangkap berjenis lubang jebakan. Kita harus hati-hati. Kau hanya boleh menginjak tempat dimana aku menginjak!” Kata Nie Li sambil menatap Ye Ziyun.

Meskipun dia merasa tertekan bahwa Nie Li selalu berbicara dengannya dengan nada memerintah, terdengar seolah dia jauh lebih tua darinya, dia dengan patuh menganggukkan kepalanya dan menjawab, “En!”

Bahkan Nie Li tidak menyadari karena Ye Ziyun masih muda, dia memiliki semacam pola pikir protektif terhadapnya. Oleh karena itu, nada suara yang mereka gunakan berbeda dibanding kehidupan sebelumnya.

“Ada lima-enam jalan disini, yang mana yang harus kita ambil?” Tanya Ye Ziyun, sambil melihat ke jalan di sekitar yang dalam.

“Sederhana saja, kita harus bergerak ke arah utara. Karena takdir Kaisar Kong Ming, makamnya dibangun menghadap ke selatan. ”

“Kenapa>?” Ye Ziyun bertanya, bingung, “Mengapa makam Kaisar Kong Ming dibangun menghadap ke selatan?”

“Karena itu tertulis dalam Buku Numerologi Sacred Empire. Setiap takdir memiliki sesuatu yang akan menguntungkan dan juga yang menyakiti mereka. Salah satunya adalah lokasi makam. Orang-orang dari Sacred Empire percaya pada hal ini.” Nie Li berkata sambil tersenyum ringan.

‘Buku Numerologi Sacred Empire,’ Ye Ziyun tidak bisa tidak mengucapkan kalimat ini, ‘Berapa banyak buku yang sudah Nie Li baca?’

“Lalu, yang mana arah utara? Kita saat ini berada di bawah tanah. Bagaimana kita bisa mengetahui arah? ” Tanya Ye Ziyun.

Nie Li tersenyum dan berkata, “Ini sangat mudah dibedakan. St. Ancestral Mountains terbetang dari utara ke selatan. Dengan melihat garis vena di bebatuan, kita akan bisa mengetahui arahnya. Disini!” Nie Li berjalan menuju salah satu lorong.