TDG – Chapter 4: Jutaan Koin Demon Spirit?

Bagian 4 – Jutaan Koin Demon Spirit?

Nie Lie melirik kearah Xiao Ning’er. Ia memiliki tubuh yang langsing, memakai baju yang pendek, rok kuning, dan sepasang sepatu boot bertumit. Rambut hitam yang menutupi bahu. Ia memiliki mata yang bening, alis yang melengkung, dan bulu mata yang lentik serta panjang. Kulitnya yang putih cerah menyerupai warna pink, dan bibirnya bagai kelopak mawar yang merekah.

Selain parasnya yang mempesona, ia memiliki hal lain yang tidak dapat terlukiskan. Kecantikan dan ekspresi dingin diwajahnya memperjelas bahwa ia memiliki nilai tersendiri.

Pikiran Nie Li kembali menerawang, Xiao Ning’er adalah anak pertama dari keluarga Winged Dragon. Ia bagian dari tujuh keluarga ningrat. Bakat kekuatan jiwa yang ia miliki hanya mampu dikalahkan oleh Ye Ziyun. Sebelum Kota Glory hancur, ia telah mencapai tingkatan perak iblis petarung. Bersama Ye Ziyun, mereka menjadi generasi termuda dari twin gemini.

Dalam rangka ingin menaikkan derajat keluarga menjadi keluarga terpandang, Keluarga Winged Dragon memaksa Xiao Ning’er untuk menikahi salah satu anak dari keluarga Sacred Family. Ia dipaksa untuk menikah dengan kakak tertua Shen Yue. Namun ia menolak, dan meninggalkan keluarganya dan pergi ke dalam hutan Black Devil di pegunungan St. Ancestral dan tak pernah kembali. Ia gadis yang keras kepala.

Nie Lie merasa kasian pada Xiao Ning’er. Ia ingin membantu Xiao Ning’er di kehidupan ini, jika diberi kesempatan. Namun jika ia ditanya soal ketertarikan pada Xiao Ning’er, tak ada sama sekali, hanya ada Ye Ziyun di hati Nie Li.

“Dalam ujian prajurit dan iblis petarung dua bulan kedepan, saya berharap akan ada iblis petarung tingkat perunggu dengan 1 bintang. Aku dan institut akan merasa bangga pada kalian!” Shen Xiu tertawa.

Perunggu, perak, emas, emas hitam, legenda, kelima tingkatan tersebut dibagi menjadi 1 sampai 5 level bintang. Dan tingkat perunggu dengan satu bintang merupakan sebuah awal.

Saat kekuatan seorang prajurit atau kekuatan jiwa iblis petarung mencapai 100, mereka di pertimbangkan untuk sebuah tingkat perunggu dengan level 1 bintang. Sangat sulit untuk masuk ke tahap ini. Banyak orang tidak dapat memasuki level tersebut untuk menjadi seorang prajurit atau iblis petarung yang sebenarnya.

Mendengar kata Shen Xiu, para murid mulai berbisik satu sama lain. Untuk menjadi seorang petarung dengan tingkatan perunggu level 1 bintang kalian harus bisa mengangkat seratus batu, dan memotong kayu setebal lengan dengan kepalan tangan. Untuk anak-anak seperti mereka, hal itu akan sulit. Terkecuali mereka telah meminum ramuan sejak kecil. Untuk menjadi seorang iblis petarung, dibutuhkan kekuatan yang kuat dari jiwa dan tubuh mereka. Ini jauh lebih sulit dibandingkan untuk menjadi seorang prajurit.

Jiwa dibagi kedalam tujuh warna: merah, jingga, kuning, hijau, cyan, biru dan nila. Manusia pada umumnya memiliki sebuah jiwa berwarna merah. Hal ini hampir tidak mungkin untuk dapat menjadi iblis petarung. Mereka hanya akan memilih untuk menjadi seorang prajurit. Sedangkan mereka yang memiliki warna jingga dan kuning, mereka dapat dilatih untuk memiliki kekuatan jiwa. Orang yang memiliki warna hijau dan cyan memiliki bakat yang sangat luar biasa

Para murid melihat ke arah Ye Ziyun, Shen Yue dan Xiao Ning’er. Mereka iri karena hanya mereka yang dapat meraih tingkatan perunggu satu bintang kurang dari setengah tahun.

Setelah mendapatkan peringkat tersebut, mereka dapat masuk ke kelas prajurit atau iblis petarung yang resmi. Dan mereka tidak akan berada dikelas yang sama lagi.

Merasakan tatapan dari murid lainnya, Shen Yue membusungkan dada dengan bangganya. Sebagai anggota dari Sacred Family, ia memiliki semua ramuan sejak ia masih kanak-kanak. Sejak dahulu ia telah melampaui teman-temannya. Ini merupakan hal yang mudah untuk mendapatkan tingkatan 100 dalam dua bulan. Ia telah menantikan tes tersebut.

Shen Yue melihat ke arah Ye Ziyun. Hanya aku yang pantas untuk Ye Ziyun, Nie Li bukanlah siapa-siapa! Nie Li telah berani bertaruh dengan bibinya bahwa ia akan berada ditingkatan perunggu level 1 bintang dalam dua bulan. Sangat sombong dan bodoh! Pikirnya itu mudah? Sampah dengan jiwa yang merah berani membuat pernyataan yang bodoh? Ha!

Ye Ziyun dan Xiao NIng’er saling bertatapan. Mereka berdua merupakan keturunan yang tangguh, yang berarti sangat diuntungkan. Ye Ziyun selalu ingin berteman dengan Xiao Ning’er, tapi Xiao Ning’er melihatnya sebagai seorang pesaing. Ia melihatnya sebagai target dan ingin mengunggulinya.

Shen Xiu memandang Nie Li dengan penuh penghinaan dan berkata dengan nada meremehkan, “dan bagi kalian yang mengatakan dapat mencapai tingkatan perunggu level 1 bintang dalam waktu 2 bulan, aku akan mengawasi sampai dimana kalian mencapainya.”

Jiwa dan kondisi fisik menentukan kekuatan seseorang. Pada normalnya Situasi Nie Li membutuhkan waktu 5 tahun untuk dapat meraih level tersebut. Bahkan jika ia telah meraihnya, tingkatan iblis petarung dengan memiliki jiwa yang berwarna merah merupakan hal yang mustahil. Nie Li tidak dendam kepada Shen Xiu.

“Dua bulan? Masih ada waktu tersisa,” kata Nie Li dengan senyum kecil penuh percaya diri.
“lihatlah nanti bagaimana aku akan meraih tingkat itu dalam waktu 2 bulan!”

Nie Li, Lu Piao dan Du Ze berbincang-bincang.

“Nie Li, kau menyukai Ye Ziyun? Tanya Lu Piao
“Ya!” jawab Nie Li jujur.

Lu Piao melihat ke mata Nie Li, lalu menghela napas, “Ye Ziyun memang cantik, dan aku menganggapmu sebagai saudaraku, aku tak boleh berkelahi denganmu. Namun sebagai seorang saudara, aku harus memperingatkanmu. Status keluarga Ye Ziyun sangat tinggi. Ia tidak cocok dengan kau”.

Walaupun keluarga Nie Li merupakan salah satu dari 12 keluarga aristokrat, status Ye Ziyun sangat jauh berbeda.

“kalian berdua, terimalah kenyataannya. Ye Ziyun gadis yang pandai dengan jiwa cyan! Ia akan meraih peringkat iblis petarung perunggu level 1. aku yakin dalam dua bulan ia akan mengikuti kelas iblis petarung yang resmi. Setelah bergabung dengan kelas resmi, prestasinya akan melambung. Ia tidak akan mengingatmu. Yang aku tidak suka kalian hanya berpikir untuk mengejar para gadis hanya karena kalian memiliki garis keturunan keluarga ningrat, kau bahkan tidak tahu apa itu bekerja keras dan berlatih!” kata Du Ze sambil mendengus tanpa henti.

“Apa maksudmu kami hanya mengejar para gadis? Kau menghina kami! Aku selalu bekerja keras oke? Paling-paling hanya setengah dari hariku memikirkan para gadis!”
“Astaga! Mengapa aku terlibat dengan mereka ini?” kata Du Ze.

Du Ze memiliki bakat yang tidak buruk. Ia memiliki jiwa kuning dan selalu berlatih. Plus, ia akan mengalami pertemuan yang misterius suatu hari nanti, yang membuatnya mencapai tingkatan iblis petarung emas level 1. ia akan membawa keluarganya menjadi salah satu keluarga aristokrat. Prestasi yang luar biasa.

Du Ze adalah orang yang sangat loyal, namun sedikit kuno dalam hal penampilan dan selalu serius. Sebaliknya, Lu Piao adalah tuan muda yang mempesona. Meskipun hanya memiliki jiwa merah, ia memiliki bakat petarung yang hebat. Jika ia berusaha lebih keras, pencapaiannya akan membuat orang tercengang. Namun, ia sangat malas, dikehidupan sebelumnya, ia hanya mampu mencapai tingkat perak, perbedaan yang sangat jauh jika dibandingkan dengan Du Ze.

Namun jalan kehidupan sangat menarik. Meskipun mereka sangat berbeda, tapi di kehidupan sebelumnya mereka menjadi saudara. Di kehidupan sebelumnya mendengarkan mereka berargumen membuat Nie Li merasa itu bukanlah hal yang baik. Tapi sekarang, Nie Li merasa tersentuh. Ia memiliki mereka sebagai saudara, sangat menyenangkan!.

“Nie Li, aku menyarankanmu untuk berhenti mengejarnya, lalu fokus latihan,” kata Du Ze, mencoba menasihati Nie Li dengan bijak. Jika Nie Li sampai gagal hanya karena Ye Ziyun, ini akan sangat mengecewakan.

Di kehidupan sebelumnya, Nie Li tidak bisa berhenti mencintainya. setelah mengetahui pertunangan Shen Yue dan Ye Ziyun, ia patah hati. Namun di kehidupan kedua ini, jika ia tetap tak berguna bagai kepingan kayu sisa, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

“jangan khawatir, aku tahu apa yang aku lakukan dan pasti akan tercapai!” kata Nie Li penuh percaya diri.

Mendengarkan perkataan Nie Li, Du Ze dan Lu Piao terdiam. Mereka tak dapat membayangkan darimana kepercayaan diri itu berasal. Setelah melihat ekspresi Nie Li, mereka yakin jika ia dapat mencapainya. Mereka tidak bisa menbantu dengan tenaga tapi hanya hanya dapat menyemangatinya.

Setelah berpikir sejenak, Du Ze berkata, “oke, apapun yang akan kau lakukan, kami akan selalu mendukungmu!” Di hukum dan berdiri bersama, melahirkan ikatan persaudaraan yang kuat.

“Du Ze, Lu Piao, aku akan membiarkan kalian menjadi iblis petarung terkuat!” dengan santainya Nie Li menjawab. Di kehidupan sebelumnya, Du Ze and Lu Piao berbagi hidup dan mati bersamanya. Mereka bertarung dan menyelamatkannya berkali-kali dan sekarang ia kembali, ia akan membantu Du Ze dan Lu Piao mencapai mimpi mereka.

“lupakan itu. Aku hanya memiliki kekuatan jiwa merah. Dengan ramuan dari keluargaku, aku dapat menjadi seorang petarung. Namun menjadi iblis petarung sangatlah sulit!” kata Lu Piao.

“Apa gunanya menjadi seorang prajurit? Semakin tinggi yang ingin kau capai, semakin berat latihan yang kau lakukan dan seorang prajurit bukan tandingan iblis petarung. Dalam pertempuran, seorang prajurit dengan tingkat legenda tidak berarti dibanding iblis petarung dengan tingkatan emas hitam. Kau harus tahu jika iblis petarung merupakan pasukan tempur yang kuat!” bantah Du Ze. Ia berharap dapat menjadi seorang iblis petarung. Ia akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan sesuatu. Itulah prinsipnya.

“Tidak penting menjadi seorang prajurit legenda. Aku merasa puas jika  dapat mencapai tingkat prajurit emas,” kata Lu Piao jujur sambil bergeming.

Du Ze hanya dapat terdiam. Tak ada yang dapat disampaikan pada orang yang tak punya tujuan.

“Kau punya jiwa merah, lalu? Aku juga punya jiwa merah,” kata Nie Li memandang Lu Piao.

Lu Piao dan Du Ze semakin bingung. Nie Li hanya mempunyai jiwa merah, tapi dengan percaya dirinya ia berkata jika akan meraih tingkatan perunggu level 1 bintang dalam dua bulan. Apakah ia memiliki trik khusus?

“Nie Li, metode apa yang akan kau gunakan untuk meraih tingkatan iblis petarung?” tanya Du Ze. Ia sangat penasaran. Ia tahu tidak ada jalan pintas untuk bisa melatih kekuatan jiwa.

“Dengarkan aku, selama kau tak menyerah, kau bisa menjadi iblis petarung terkuat”.
“Menyerah? Tidak akan pernah!” kata Du Ze dengan lantang. Ia akan menjadi kuat untuk merubah nasib keluarganya; ia tidak akan mundur.

Lu Piao sangat senang seandainya menjadi iblis petarung bukan hanya impian. Jika ia bisa mencapainya, ia tidak akan dipukuli ayahnya karena alasan malas. Lu piao merupakan sosok yang takkan menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

“apakah itu sulit?” gumam Lu Piao.

Du Ze menatap Lu Piao. Kawan kita ini ingin menjadi seorang iblis petarung dengan mudah. Tidak akan semudah itu untuk menjadi seorang petarung iblis. Du Ze akan melakukan apapun untuk meraihnya sesulit apapun itu!.

“Tidak sulit,” balas Nie Li sambil menggelengkan kepala. Ia terlihat normal saat melanjutkan ucapannya, “hanya di butuhkan uang yang banyak”.

“Jika uang adalah jalan keluarnya, itu terlalu mudah,” kata Lu Piao sambil menghela napas, “berapa banyak yang kau butuhkan? Aku punya banyak. aku punya simpanan 2 ribu koin demon spirit. Aku akan memberikan semuanya jika dapat menjadi seorang iblis petarung”.

Jika 2 ribu koin demon spirit sebanding dengan gelar iblis petarung, bukankah itu terlalu mudah. Nie Li menatap Lu Piao, ia cukup berani untuk berpikir bahwa 2 ribu koin merupakan uang yang banyak.

“2 ribu koin tidak cukup, setidaknya di butuhkan jutaan bahkan puluhan juta koin!” kata Nie Li lesu. Puluhan juta koin demon spirit? Du Ze dan Lu Piao menarik napas yang dalam. Satu juta koin hampir sama dengan pendapatan keluarga aristokrat dalam setahun! Darimana mereka akan mendapatkan uang sebanyak itu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *