TKA – Chapter 198

Chapter 198 – Seorang Bro di Dasar Sumur

Di luar Congee City: Hades Village. Di dalam sebuah sumur yang kering. Steamed Bun Invasion berdiri tegak dan menunjukkan sedikit badannya untuk mengintip ke sekitarnya.

Awalnya, Steamed Bun Invasion hanya secara acak melompat turun ketika dia melarikan diri. Alasannya melakukan itu adalah: karena dekat. Tak disangka, sumur yang jarang dikunjungi ini memberinya sebuah tempat bersembunyi. Steamed Bun Invasion dengan berani memulai permainan petak umpet dengan pengejarnya.

Desa yang tadinya tenang menjadi berisik karena kedatangan Steamed Bun Invasion. Para NPC masih dengan tenang mengikuti rutinitas mereka yang sudah diset, tapi jejak kaki puluhan pemain, yang mengejar Steamed Bun Invasion, bergema di seluruh desa. Komunikasi antara mereka juga sampai ke telinga Steamed Bun Invasion dari waktu ke waktu.

Steamed Bun Invasion dengan cepat menunduk dan mendengarkan apa yang pengejarnya katakan.

“Dimana dia pergi?”

“Dia tidak bisa lari jauh. Dia pasti masih di dalam desa.”

“Dasar orang licik, berlari ke tempat seperti ini.”

Beberapa langkah kaki lumayan jauh. Yang lainnya dekat. Mereka jelas mencari kemana-mana. Steamed Bun Invasion mendengarkan mereka dan merenung apakah dia perlu berdiri dan mengintip sebentar, ketika sebuah cahaya tiba-tiba bersinar di depannya dan seorang karakter muncul. Tidak menunggu sampai Steamed Bun Invasion membuka mulutnya, karakter itu menjerit ketakukan: “Siapa kau?”

“Diam!” Steamed Bun Invasion langsung menghentikan orang itu dari berbicara.

“Sungguh kebetulan! Aku tidak menyangka aku akan bertemu seseorang di tempat ini.” Orang ini jelas tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan terus berbicara.

Steamed Bun Invasion mendengar suara kaki datang semakin dekat dan dekat. Dia tidak tau apakah itu karena suara yang datang dari sini. Meskipun tempat sembunyi seperti ini sulit ditemukan, jika dia ketahuan, maka akan sulit untuk lari lagi. Steamed Bun Invasion mengerti ini, jadi seketika dia mendengar suara langkah kaki itu semakin dekat, dia tidak akan mengambil resiko dan langsung melompat keluar untuk lari.

Ketika dia baru saja akan melompat keluar, dia tiba-tiba mendengar orang di depannya berteriak dengan nyaring: “Huh? Steamed Bun Invasion? Apa kau Steamed Bun Invasion yang berada dalam tim rekor dungeon Lord Grim?”

“Yup, itu aku, tapi saat ini, aku tidak punya waktu untuk menerima interviewmu. Saat ini aku sedang bersembunyi dari pengejaran intens. Aku akan lari keluar!” kata Steamed Bun Invasion dengan suara kecil ketika dia tiba-tiba melompat keluar dari sumur itu. Dia melihat ke sekitarnya dan benar saja, orang-orang sedang bergerak menuju ke sumur itu. Melihat dia keluar, mereka langsung berteriak: “Dia disini!”

Steamed Bun Invasion tidak berhenti. Ketika dia mendarat ke tanah, dia langsung berlari.

“Hey, tunggu!” orang yang berada di dalam sumur itu berteriak dan kemudian juga ikut melarikan diri. Namun, dia tidak menggunakan cukup tenaga dan tidak melompat cukup tinggi. Kedua kaki karakternya mengenai ujung sumur, dan dia tersandung olehnya.

Tidak ada satupun dari pengejar yang mengetahui siapa orang ini, jadi mereka juga berkata, “Ada satu lagi yang menunggu untuk menyergap kita disini!”

“Uh oh! Pasti sebuah jebakan!” kata seseorang. Beberapa pemain langsung berhenti, takut kalau ada pasukan yang bersembunyi di dalam sumur itu.

Jumlah pemain yang mengejar Steamed Bun Invasion tidak sebanyak jumlah orang yang mengejar Su Mucheng dan Qiao Yifan, meskipun begitu oleh karena ini, mereka lebih kompak. Ada belasan pemain disini, dari total dua guild dan mereka bukan musuh bebuyutan seperti Tyrannical Ambition dan Excellent Dynasty, jadi mereka masih bisa bekerja sama.

Dalam moment ragu-ragu singkat ini, karakter yang berada di dalam sumur itu menggunakan cukup tenaga kali ini dan melompat keluar dari sana. Karakter ini mengenakan sebuah armor kain dan tangannya menggengam sebuah tongkat sihir, menandakan kalau dia adalah seorang Mage. Setelah melompat keluar dari sumur, dia mengabaikan para pengejar dan mengikuti Steamed Bun Invasion.

Melihat dia lari, para pemain disana menyadari kalau ini tidak terlihat seperti sebuah penyergapan. Peluangnya sangat kecil, jadi mereka mulai mengejar lagi.

Masing-masing dari dua guild itu memiliki pemimpin, jadi tidak ada banyak kebingungan. Para pengejar itu mengejar mereka dengan dekat. Steamed Bun Invasion dengan cepat melihat ke sekitarnya untuk melihat apakah ada tempat bersembunyi, seperti sebelumnya. Ketika dia melihat, dia mendengar seseorang berteriak di belakangnya: “Lari ke kiri.”

Suara itu terdengar familiar. Steamed Bun Invasion tidak terlalu memikirkan siapa yang mengatakan itu dan bergerak ke kiri. Tidak ada hal spesial di sebelah kiri, hanya sebuah pondok jerami. Steamed Bun Invasion berlari ke belakang pondok jerami itu dan keluar dari jarak pandang pengejarnya untuk sementara.

“Lompat ke dalam melalui jendela itu.” Pada saat ini, suara itu datang lagi. Steamed Bun Invasion mencari ‘jendela’ yang dimaksud ketika dia menyadari siapa orang yang menuntunnya. Itu adalah orang yang dia temui di dasar sumur.

“Kau benar-benar orang baik!” Kata Steamed Bun Invasion dan melihat jendela yang dia maksud dan melompat ke dalam. Orang itu juga dengan cepat menyusul dan menunduk untuk melompat seperti Steamed Bun Invasion. Pertama kali, dia menabrak ke jendela dan jatuh. Kedua kali, dia menabrak lagi dan jatuh. Ketiga kali…. Steamed Bun Invasion heran: “Apa yang kamu lakukan!”

“Aku melompat ke dalam.” kata orang itu.

“Aku benar-benar tidak bisa melihatnya.” kata Steamed Bun Invasion.

Orang itu mengerti dengan baik kalau dia tidak cukup ahli. Gerakannya tidak cukup presisi. Setelah jatuh tiga kali, dia menyerah dan terus berlari ke kiri.

“Hey, kau mau kemana?” Steamed Bun Invasion mejulurkan kepalanya keluar dan bertanya kepadanya.

“Masukkan kepalamu! Tambahkan aku sebagai teman dan kita bisa bicara.” Orang itu berlari sambil memalingkan kepalanya untuk mengatakan ini.

Steamed Bun Invasion menarik kembali kepalanya dan mendapat sebuah pemberitahuan sistem: Concealed Light ingin menjadi temanmu.

Setelah menerima invite itu, dia mendapat pesan dari Concealed Light, “Setelah 8 detik, keluarlah dari pintu.”

Meskipun Steamed Bun Invasion tidak tau apa yang terjadi, dia melakukan apa yang dia diperintahkan. Dia menghitung, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, dan lalu berlari keluar melalui pintu pondok jerami, menabrak Concealed Light, yang baru saja masuk dari pintu masuk.

“Sebelah sini!” Concealed Light memimpin jalannya, Steamed Bun Invasion mengikuti. Keduanya berjalan mengitari Hades Village. Awalnya, mereka masih dapat mendengar suara langkah kaki dan suara para pengejar, tapi pelan-pelan, suara itu lenyap dan telah kembali pada suara langkah kaki NPC yang pelan.

“Apa kita sudah lolos?” Steamed Bun Invasion mengintip ke sekitar.

“Diam!” Setelah memastikan situasinya, sekarang giliran Concealed Light yang memperingati Steamed Bun Invasion.

Salah satu kekuatan Steamed Bun Invasion adalah dia bisa mendengar saran orang lain dan langsung menutup mulutnya. Pada saat ini, garis pandang Concealed Light jatuh pada Sandstorm Claw yang Steamed Bun Invasion gengam, sebuah senjata Brawler.

“Senjatamu bukan senjata Orange?” tiba-tiba Concealed Light bertanya.

“Yeah.”

“Kenapa kau tidak pakai?”

“Aku tidak punya.”

“Apa maksudmu kau tidak punya?”

“Terlalu mahal. Senior tidak mau membelikannya padaku.”

Keduanya berbicara seperti ini, satu bertanya, satu menjawab, tapi mereka tidak nyambung. Concealed Light ini adalah penulis guide Seri Idiot, Concealed Light, Summoner Lv 32, dan sangat percaya diri dengan penilaiannya. Dia sangat yakin kalau Tim Lord Grim semuanya memiliki equipment Orange, tapi melihat Steamed Bun Invasion tidak memiliki satu, dia menolak untuk percaya kalau penilaiannya salah. Maksudnya tidak dikorek oleh Steamed Bun Invasion, yang menjawab pertanyaannya dengan jujur.

“Senior? Maksudmu Lord Grim?” kata Concealed Light.

“Yeah! Kau kenal dia?” Steamed Bun Invasion terkejut.

“Tidak…” kata Concealed Light, tapi masih bingung bagaimana penilaiannya bisa salah: “Kenapa kalian tidak punya senjata Orange?”

“Karena kami tidak punya cukup uang.” Steamed Bun Invasion menjawab sama seperti sebelumnya.

“Langkah kaki mereka semakin dekat.” Steamed Bun Invasion tiba-tiba mendengar suara langkah kaki.

“Ayo pergi sepanjang jalan ini! Kita pasti bisa kembali ke kota sebelum mereka menyusul.” Concealed Light mulai berlari ke depan.

“Aku tidak kembali ke kota.” kata Steamed Bun Invasion.

“Lalu kemana kau pergi?”

“Aku bersiap untuk bertemu dengan senior.” kata Steamed Bun Invasion, “Apa kau akan kembali ke kota? Sempurna! Kau bisa membawa mereka pergi, dan aku akan baik-baik saja.”

Concealed Light muntah darah. Bukankah dia yang seharusnya tidak memiliki masalah? Dia masih tidak mengerti kenapa Steamed Bun dikejar. Alasan kenapa dia membantu Steamed Bun Invasion adalah karena dia adalah anggota tim rekor dungeon, salah satu subyek penelitiannya, sebuah karakter yang equipmentnya dia deduksikan.

Sebuah tim mewah dengan equipment orange. Ini adalah sebuah argumen tidak realistis dan Concealed Light mengerti hal ini.

Dibanding dengan guide Idiot yang lain, dia menghabiskan lebih banyak waktu untuk rekor Boneyard. Sayangnya, ini adalah satu-satunya kesimpulan yang bisa dia ambil. Dia sangat percaya diri, tapi dia hanya tidak bisa meyakinkan orang lain. Dia benar-benar berharap dia bisa memastikan penilaiannya, tapi dia tidak pernah bisa.

Setelah mengetahui bahwa Steamed Bun Invasion tidak memiliki senjata Orange, Concealed Light menolak untuk menyerah.

Saran Steamed Bun Invasion yang sangat kasual untuk membawa para pengejar pergi membuatnya ingin muntah darah, tapi dia tidak akan berdebat atas hal seperti ini. Dia memutar kepalanya untuk melihat pada Steamed Bun Invasion dan tiba-tiba berteriak, “Wow! Kau sudah level 31 sekarang? Kau pasti menukar equipment! Kau sebelumnya menggunakan senjata orange Lv 28, kan?”

“Tidak. Aku tidak pernah menggunakannya sebelumnya.” kata Steamed Bun Invasion.

“Mustahil.” Concealed Light mengkhawatirkan soal ini.

“Kenapa kau tidak kembali ke kota! Mereka sudah semakin dekat.” Steamed Bun Invasion mengkhawatirkan soal ini.

“Mereka tidak mengejarku, kenapa aku harus memikirkannya? kata Concealed Light.

“Apa? Lalu kenapa kau lari?” Steamed Bun Invasion bertanya karena penasaran.

“……..” Concealed Light tercengang.

“Jika kau tidak lari, maka aku akan lari.” Ketika Steamed Bun Invasion melihat kalau dia tidak akan memancing mereka pergi, dia tidak bisa berdiam di tempat yang sama terlalu lama, dia langsung berlari lagi.

“Tidak! Tidak! Kau tidak bisa kesana!” Melihat kemana Steamed Bun Invasion berlari, Concealed Light berteriak keluar.