TKA – Chapter 199

Chapter 199 – Anggota Melarikan Diri: Concealed Light

Concealed Light dan Steamed Bun Invasion bukanlah teman. Hanya saja ketika dia melihat Steamed Bun Invasion berlari ke rute yang akan membuatnya mudah ditemukan, fungsi auto-correctnya langsung aktif dan dia berteriak keluar.

“Oke, kalau begitu kemana aku harus pergi” Steamed Bun Invasion langsung kembali.

“Kesini.” Concealed Light melanjutkan untuk membawa jalan.

“Dimana kalian akan bertemu?” tanya Concealed Light. Dia mungkin lebih baik mengirimnya kesana.

“Aku tak tau.” kata Steamed Bun Invasion blak-blakan.

Concealed Light tampaknya tersandung di tanah rata. Tampaknya dia tidak sengaja menekan tombol menunduk. Ketika itu, jarinya jelas menekan tombol yang salah.

“Jika kau tidak tau, kemana kau akan lari?” kata Concealed Light.

“Mana aku tau? Kau yang memimpin.” kata Steamed Bun Invasion.

Concealed Light muntah darah: “Katakan saja tempatnya, dan aku akan membawamu kesana.”

“Tunggu! Aku tanya dulu!” Steamed Bun Invasion mengirim pesan ke Lord Grim.

“Dimana kau sekarang?” Tanya Ye Xiu.

“Hades Village.”

“Apa? Kau masih disana? Apa kau sudah lolos?” tanya Ye Xiu.

“Belum.”

“Berapa banyak pengejar disana?” tanya Ye Xiu.

“Uh… aku tanya dulu.” jawab Steamed Bun Invasion.

Tanya? Ye Xiu bingung.

“Hey, berapa orang disana?” Steamed Bun Invasion bertanya kepada orang yang memimpin, Concealed Light.

“Mana aku tau? Mereka bukan mengejarku. Mungkin belasan!” kata Concealed Light.

“Belasan.” Steamed Bun Invasion menjawab pertanyaan Ye Xiu.

“Bagaimana kau bisa tau?” Ye Xiu kesulitan untuk mengerti.

“Aku bertemu dengan seorang bro di dasar sumur dan dia memberitahuku.” jawab Steamed Bun Invasion.

Seorang bro di dasar sumur? Ye Xiu menjadi semakin dan semakin bingung, tapi mengingat otak Steamed Bun Invasion, dia tidak bertanya lagi.

“Datanglah ke Congee Forest!” jawab Ye Xiu.

Map Glory tidak hanya terdiri dari area leveling. Ada juga beberapa map tempat transisi. Sama halnya dengan beberapa desa yang tersebar di luar Congee City, tempat-tempat ini sebagian besar digunakan untuk quest.

Congee Forest adalah tempat seperti itu. Di luar Congee City, sebuah hutan tidak jauh dari Line Canyon. Ketika tidak ada pemain yang mengerjakan quest, tempat ini bahkan lebih sepi lagi daripada desa-desa kecil.

“Kami akan bertemu di Congee Forest.” Steamed Bun Invasion langsung melapor kepada Concealed Light.

“Sini!” Concealed Light langsung mengetahui kemana mereka harus bergerak. Steamed Bun Invasion tidak mengatakan apa-apa dan langsung mengikutinya.

Concealed Light merasa sedikit kesepian dan juga bingung.

Bukankah Steamed Bun Invasion tampaknya terlalu sederhana? Kami tidak saling mengenal, bagaimana bisa dia mengikutiku begitu saja tanpa banyak bertanya?

Concealed Light bingung atas pertanyaan ini, tapi yang lebih penting lagi : dia ingin mendapatkan pengakuan. Semua guide yang ditulis oleh Concealed Light dianggap omong kosong oleh para pembaca, membuatnya sangat marah. Semua guidenya itu benar. Kenapa orang-orang itu mengatakan guidenya tidak realistis? Kenapa mereka mengatakan kemampuan mereka tidak cukup baik?

Pada saat ini, dia sedang memimpin Steamed Bun Invasion pergi dari pengejar dengan mudah. Namun Steamed Bun Invasion ini malah sama sekali tidak bertanya bagaimana dia bisa melakukannya. Concealed Light merasa sangat kesepian. Dia akhirnya tidak bisa menahannya lagi: “Apa kau tau kenapa kita harus berlari kesini?”

“Kenapa?” Steamed Bun Invasion menceplos keluar.

“Karena para pengejar berada di sekitar 5 koordinat dari kita. Dengan bergerak ke arah ini, posisi kelima koordinat di belakang kita tertahan oleh empat rumah-rumah yang menghalangi penglihatan mereka. Jika kita pergi ke arah kemana kau akan pergi tadi, mereka akan menemukanmu dalam kurang dari 10 detik.” Concealed Light menjelaskan dengan senang. Dia menanti-nanti pertanyaan Steamed Bun Invasion berikutnya. Misanya: bagaimana kau bisa tau mereka lima koordinat di belakang kita?

“Oh.” kata Steamed Bun Invasion.

Jari-jari Concealed Light menyelip lagi. Kali ini adalah tangan kanannya. Dia tidak sengaja mengklik dan mengayunkan tongkat sihirnya.

“Jadi maksudmu orang-orang di belakang kita tidak bisa melihat kemana kita pergi?” kata Steamed Bun Invasion.

“Ya! Ya! Rute dimana aku akan membawamu akan membuat para pengejar tidak bisa menebak kita dimana. Inilah alasan kenapa kita bisa lolos dari mereka dengan mudah.” kata Concealed Light.

“Tapi tampaknya ada orang-orang di depan kita.” kata Steamed Bun Invasion tiba-tiba.

“Di depan?” Concealed Light melihat ke depan tapi tidak melihat siapapun.

“Aku mendengar langkah kaki. Pendengaran 1.5-ku.” kata Steamed Bun Invasion.

Pendengaran 1.5… Concealed Light bingung, tapi pada saat ini, seperti yang Steamed Bun Invasion katakan, seorang pemain tiba-tiba melompat keluar dari belakang sebuah batu.

“Mungkin dia hanya lewat… Jika dia bersama dengan orang-orang di belakang kita, maka posisi kita sudah ketahuan. Dari rute yang akan dipilih oleh orang-orang itu, kita sebaiknya…”

“Bunuh dia!” Steamed Bun Invasion sudah maju untuk membunuhnya.

Benar saja, orang di belakang batu itu bukan hanya lewat. Ketika dia melihat Steamed Bun Invasion, dia langsung mengeluarkan pedangnya dan berlari maju, seorang Blade Master.

Concealed Light tidak punya pilihan lain selain masuk ke dalam pertarungan. Sambil dia bergerak, dia mulai bergumam: “Brawler dan Blade Master memiliki skill CC jarak menengah. Kedua pihak akan membutuhkan beberapa waktu untuk mendekat ke satu sama lain. Karena mereka akan membatasi satu sama lain, aku sebaiknya men-summon setelah bergerak mengitari Blade Master itu, ke belakangnya. Brawler memiliki Brick Buster dan Sand Toss, dua skill jarak menengah. Jika skill itu digunakan berurutan, maka dia bisa mengendalikan Blade Master itu selama 10 detik. Dengan kecepatan pergerakanku, aku hanya bisa memilih untuk bergerak ke posisi jam 10. Meskipun aku akan cukup dekat dengan Blade Master itu,ada sebuah dinding batu disana, yang bisa kugunakan untuk menahan Sword Draw dari Blade Master, jadi aku tidak benar-benar berada di dalam jarak serangnya. Kemudian, setelah aku di belakang dinding itu, aku akan berada di belakang si Blade Master. Pertama, aku akan mensummon Thunder Spirit, efek stun dari serangan itu dapat digunakan untuk menandingi….”

“Hey! Apa yang kau ocehkan?” Steamed Bun Invasion mendengar Concealed Light membisikkan sesuatu tapi tidak dapat mendengar dengan jelas. Ketika dia menanyakan itu, dia berlari maju, mengirim sebuah Brick ke depan.

“Sialan! Bagaimana bisa kau sia-siakan Brick seperti itu!” Concealed Light melihat ini dan langsung berteriak.

“Memangnuya kenapa?” Steamed Bun Invasion menjawabnya dan menggunakan kesempatan itu untuk mendekat sementara lawannya sedang menghindar. Blade Master ini tidak lemah. Setelah menghindari Brick itu, dia menarik pedangnya, “Sword Draw”.

Steamed Bun Invasion berguling untuk menghindari cahaya pedang dan sampai ke depan Blade Master. Dia mengangkat tangannya dan menggunakan sebuah Uppercut.

Blade Master itu bergerak ke belakang dan menghindar. Dia kemudian menyusul dengan sebuah Lunge untuk membalas. Orang ini jelas memasukkan beberapa skill poin pada skill ini. Skill ini tidak hanya terdiri dari dua tusukan lagi, tapi empat.

Empat cahaya pedang menusuk ke depan menuju Steamed Bun Invasion. Disaat masing-masing bergerak ke depan, Steamed Bun Invasion melompat ke belakang. Ujung pedang itu menyala di depannya, tapi tidak mengenainya. Pada saat ini, Steamed Bun Invasion mengayunkan tangannya dan melemparkan Sand Toss padanya.

Sand Toss itu dianggap sebuah serangan sihir, jadi Guard Blade Master itu tidak berguna, tapi damage rendah dari skill ini dapat ditahan selama dia tidak terkena Blind.

Blade Master ini tidak menghindari Sand Toss ini tapi malah memutarkan kepalanya ke arah lain. Disaat yang sama, dia menyusul dengan sebuah serangan dan sebuah Triple Slash langsung pada Steamed Bun Invasion. Hanya dengan skill ini, sudah terlihat kalau Blade Master ini tidak sembarangan.

Concealed Light memprediksi kedua sisi tidak bertemu satu sama lain dalam pertarungan jarak dekat selama sepuluh detik, tapi Steamed Bun Invasion telah menggunakan sebuah Brick dan berguling ke depan langsung ke depan lawannya. Concealed Light masih bergerak berdasarkan rencana awalnya, tapi sementara dia berputar, karena Sand Toss Steamed Bun Invasion, kepala Blade Master tiba-tiba berpaling ke arahnya, menyadari keberadaannya.

Concealed Light panik, tapi melihat kalau pedang Blade Master itu masih diarahkan kepada Steamed Bun Invasion.

Steamed Bun Invasion menggunakan waktu ini untuk menyelesaikan pergerakannya. Ketika Triple Slash Blade Master itu terbang lewat, Steamed Bun Invasion mengangkat tangannya dan mencakar, menggengam pada leher Blade Master itu dan mendorongnya ke dinding.

Knee Strike, Slap, Inject Poison……

Steamed Bun Invasion mengabaikan perjuangan Blade Master itu dan menggunakan waktu yang dia punya sementara defense lawannya berkurang akibat Strangle, untuk mengirimkan beberapa serangan dengan cepat.

Setelah Strangle selesai, Steamed Bun Invasion melayang ke samping badan Blade Master itu dan dengan akurat menghantamkan sebuah Brick pada kepala Blade Master itu, menghasilkan efek Dizzy. Steamed Bun Invasion dengan mulus meng-Apply Poison pada senjatanya dan mengikuti dengan sebuah combo. Blade Master itu terjebak diantara dinding dan tidak memiliki jalan keluar. Kemanapun dia mencoba untuk menghindar selalu dicegat oleh Steamed Bun Invasion. Kedua belah pihak saling bertukar pukulan, tapi jelas, Steamed Bun Invasion berada di posisi unggul.

Tak lama kemudian, Steamed Bun Invasion menghabisi setengah dari darah Blade Master itu dan memukul Blade Master itu ke dinding. Darah Blade Master itu terus berkurang sampai dia gugur. Steamed Bun Invasion melihat ke sekitar dan mendapati Concealed Light sedang melompat lagi dan lagi di belakang sebuah dinding rusak dan terus menabrak padanya.

“Bro, apa yang kau lakukan? Apa kau mencoba untuk memperkosa dinding itu?” tanya Steamed Bun Invasion.

Concealed Light merasa sangat suram. Dia hanya perlu melompat melewati dinding itu, tapi dinding itu terlalu tinggi dan dengan kekuatan melompatnya, dia harus memahami jarak dan timing untuk sukses. Tapi disaat dia mencoba, tak disangka, Blade Master itu sudah dikalahkan oleh Steamed Bun Invasion namun dia masih belum melompat melewati dinding.

“Cepat lari. Mereka sudah disini.” Pada saat mereka selesai mengalahkan Blade Master itu, para pengejar akhirnya muncul di jarak pandang mereka dan dengan cepat menyusul.

Concealed Light tidak mencoba untuk menghadapi dinding itu lagi dan dengan cepat bergerak memutarinya.

“Arah mana?” tanya Steamed Bun Invasion.

“Uh, ke sebelah sana…” Setelah melihat dari mana para pengejar itu datang, Concealed Light terus memimpin jalan mereka. Kecuali kali ini, dia tidak sebangga sebelumnya.

“Kau benar-benar punya selera yang aneh. Apa zodiakmu?” kali ini, Steamed Bun Invasion yang mengambil inisiatif untuk bertanya.